bukamata.id – Dinas Perhubungan Kota Bandung bersama kepolisian kembali menggelar Operasi Gabungan Sistem Derek Kota Bandung (Simdek) untuk menertibkan parkir liar di sejumlah titik rawan kemacetan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.
Operasi penertiban parkir liar di Kota Bandung ini menyasar delapan ruas jalan utama yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas, di antaranya Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman, Jalan Gardujati, Jalan Paskal, Jalan Pasteur–Djunjunan, Jalan Wastukancana, Jalan Purnawarman BEC, dan Jalan Otista.
Fokus Penertiban Parkir Liar di Titik Rawan Macet Bandung
Kepala Seksi Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh, mengatakan bahwa operasi ini dilakukan untuk menindak kendaraan yang parkir sembarangan dan mengganggu arus lalu lintas.
“Sesuai tupoksi kami, yaitu penertiban parkir liar di ruas jalan, terutama di trotoar, di bawah rambu larangan, dan di bahu jalan,” ujarnya.
Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menindak puluhan kendaraan dengan berbagai bentuk sanksi. Tercatat 9 sepeda motor diangkut, 14 kendaraan dikenai tilang manual oleh kepolisian, serta 25 kendaraan ditilang elektronik (ETLE mobile) menggunakan perangkat hand held.
“Tilang elektronik langsung jadi, ditempel di kendaraannya,” tambah Ulloh.
Pasteur–Djunjunan dan Purnawarman Jadi Titik Paling Rawan
Menurut Dishub Kota Bandung, kawasan Jalan Pasteur–Djunjunan dan Jalan Purnawarman BEC menjadi titik paling krusial dalam penertiban kali ini. Kedua lokasi tersebut dikenal sebagai kawasan dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi, terutama pada akhir pekan.
Aktivitas kendaraan travel yang kerap berhenti di bahu jalan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang juga menjadi salah satu penyebab utama kemacetan di kawasan tersebut.
“Imbauannya kepada travel, silakan menaikkan dan menurunkan penumpang, tetapi jangan terlalu lama di bahu jalan. Lebih baik masuk ke pool agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” tegasnya.
Lonjakan Kendaraan di Akhir Pekan Picu Kemacetan Bandung
Dishub Kota Bandung mencatat bahwa kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama meningkat signifikan saat akhir pekan. Hal ini dipicu tingginya mobilitas kendaraan yang keluar masuk Kota Bandung, terutama di jalur utama seperti Pasteur.
“Di hari weekend banyak kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung sehingga berpotensi menyebabkan kepadatan,” jelas Ulloh.
Upaya Berkelanjutan Tertibkan Parkir di Kota Bandung
Melalui operasi Simdek ini, Dishub Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam menciptakan ketertiban lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan. Penertiban parkir liar akan terus dilakukan secara berkala di titik-titik rawan kemacetan.
Pemerintah Kota Bandung juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan parkir dan menggunakan lokasi yang telah disediakan agar arus lalu lintas tetap lancar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










