Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap

Sabtu, 1 Agustus 2026 20:30 WIB

Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!

Sabtu, 1 Agustus 2026 20:21 WIB

Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize

Sabtu, 1 Agustus 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
  • Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
  • Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup
  • Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ini Lokasi 150 Lampu Lalu Lintas Bandung yang Dinilai Dedi Mulyadi Picu Kemacetan

By Aga GustianaSabtu, 12 Juli 2025 22:18 WIB3 Mins Read
lampu lalu lintas
Ilustrasi lampu lalu lintas. (Foto: Pixabay/GregMontani)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kota Bandung kembali menjadi sorotan setelah dinobatkan sebagai kota termacet di Indonesia berdasarkan survei TomTom Traffic Index 2024. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut salah satu penyebab utama kemacetan di kota ini adalah keberadaan lampu lalu lintas yang tidak efisien.

“Kita lagi membuat analisis tentang traffic light. Karena traffic light itu justru bikin macet. Bisa nggak ke depan sih traffic light itu membuat menjadi lancar?” ujar Dedi di Gedung Sate, Jumat (11/7/2025).

Menurut Dedi, penempatan dan durasi nyala lampu lalu lintas di berbagai titik di Bandung saat ini belum optimal. Ia menduga sistem pengaturannya masih belum akurat, sehingga justru memperparah kemacetan. “Kan bisa jadi ini penghitungan yang di sini, yang di sana belum tepat. Nah, ini kita lagi ngitung nih biar tepat,” lanjutnya.

150 Titik Lampu Lalu Lintas Tersebar di Kota Bandung

Data dari Dinas Perhubungan Kota Bandung tahun 2022 mencatat terdapat 150 titik Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) yang tersebar di berbagai wilayah kota. Sebagian besar berada di ruas-ruas jalan utama seperti Jalan Soekarno Hatta, termasuk simpang Soekarno Hatta-Gedebage, Soekarno Hatta-Buah Batu, Soekarno Hatta-Ibrahim Adjie, dan lainnya.

Menariknya, hampir semua titik tersebut telah menggunakan sistem ATCS (Area Traffic Control System), yang memungkinkan pengaturan lalu lintas secara otomatis dan terintegrasi dari pusat kendali.

Namun demikian, efektivitas ATCS ini masih dipertanyakan. Banyak titik lampu lalu lintas justru memiliki waktu tunggu yang panjang dan menyebabkan penumpukan kendaraan. Contohnya di simpang Soekarno Hatta-Ibrahim Adjie atau yang lebih dikenal sebagai lampu merah Samsat, waktu tunggu bisa mencapai 300 detik atau 5 menit. Waktu yang tidak jauh berbeda juga tercatat di beberapa simpang lainnya, seperti:

  • Pasteur: 200 detik
  • Soekarno Hatta – Buah Batu: 180 detik
  • Ujungberung & Cibiru: 190–200 detik

Simpang Padat dan Titik Kritis

Berikut beberapa simpang padat yang menggunakan sistem ATCS aktif dan terkoneksi:

  • Soekarno Hatta – Gedebage
  • Soekarno Hatta – Ibrahim Adjie
  • Soekarno Hatta – Buah Batu
  • Soekarno Hatta – M. Toha
  • Pasteur – Suryasumantri
  • Sudirman – Otista
  • Simpang Lima
  • Ahmad Yani – Laswi

Sebagian besar merupakan simpang empat, namun juga terdapat simpang lima, simpang tiga, hingga jalan tanpa persimpangan yang tetap dilengkapi lampu lalu lintas.

Evaluasi dan Rencana Perbaikan

Langkah evaluasi tengah dilakukan oleh Pemprov Jabar bersama Dishub. Gubernur Dedi Mulyadi berharap ke depannya pengaturan lampu lalu lintas bisa disesuaikan dengan pola lalu lintas sebenarnya di lapangan, bukan hanya berdasarkan jadwal atau sistem otomatis yang tidak fleksibel.

Dengan revisi sistem dan durasi lampu lalu lintas, diharapkan Bandung bisa keluar dari daftar kota termacet dan menghadirkan mobilitas yang lebih lancar bagi warganya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ATCS bandung Dedi Mulyadi dishub bandung kemacetan Bandung lampu lalu lintas traffic light bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.