Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Satu Masih Diperiksa, Tiga Pemain Persib Mulai Tunjukkan Progres Positif di Bali

Jumat, 14 Agustus 2026 04:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Agustus 2026 Masih Cair! Cek Status Bansos Rp600.000 Lewat HP

Jumat, 14 Agustus 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Langsung Cair ke Rekening! Klaim Link DANA Kaget Gratis Hari Ini 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan

Jumat, 14 Agustus 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Satu Masih Diperiksa, Tiga Pemain Persib Mulai Tunjukkan Progres Positif di Bali
  • BPNT Agustus 2026 Masih Cair! Cek Status Bansos Rp600.000 Lewat HP
  • Langsung Cair ke Rekening! Klaim Link DANA Kaget Gratis Hari Ini 14 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Kode Redeem FF 14 Agustus 2026: Dapatkan Bundle Keren, Emote Rare, dan Voucher Diamond Sekarang!
  • Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM
  • Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah
  • Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan
  • Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat

By Aga GustianaSenin, 29 Juni 2026 19:03 WIB3 Mins Read
Taufik Hidayat, tersangka pelaku penyekapan wanita di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyidikan kasus penyekapan serta penganiayaan brutal yang menjerat Taufik Hidayat (30) terhadap korbannya, YTR (29), kian diintensifkan. Guna mensinkronisasikan seluruh keterangan dengan fakta di lapangan, Polda Jawa Barat tengah merampungkan rangkaian agenda pra-rekonstruksi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa tim penyidik sejauh ini telah melangsungkan dua sesi pra-rekonstruksi. Langkah ini diambil karena luasnya sebaran lokasi kejadian dalam perkara ini.

“Pra-rekonstruksi ini akan kita lakukan terus karena mengingat TKP-nya juga cukup banyak ya, ada empat TKP. Dan juga ada beberapa TKP yang meyakinkan bahwa yang bersangkutan ini adalah saudara TH untuk pengambilan barang, barang utamanya adalah barang bukti,” kata Hendra, Senin (29/6/2026).

Pihak kepolisian perlu memverifikasi sejumlah pengakuan, termasuk mengenai kepemilikan aset seperti kulkas yang dibeli oleh tersangka. Barang tersebut nantinya dikorelasikan dengan deretan barang bukti lain yang digunakan selama penyekapan berlangsung.

“Nanti apabila sudah penyesuaian, baru ada konstruksi lengkapnya ini bersama dengan JPU. Karena JPU juga tentu saja akan paham betul bahwa oh kondisi penuntutan ini harus diyakinkan dengan hasil keterangan-keterangan dan juga di lapangan,” ungkapnya.

Demi memperkuat berkas perkara, penyidik juga akan menggandeng tim psikolog untuk membedah kondisi kejiwaan korban. Langkah komprehensif ini diharapkan dapat menutup celah keringanan bagi tersangka.

“Bahwa semua ini harapannya mengarah kepada bagaimana upaya untuk menyesuaikan dengan konstruksi hukum yang kita masukkan itu bisa memenuhi unsur semuanya. Harapan kita seperti itu ya, sehingga jangan meringankan kepada si tersangka harapan kita,” tuturnya.

Update Kondisi Medis Korban di RSHS Bandung

Mengenai perkembangan kesehatan YTR, Hendra menyebut kondisinya berangsur membaik. Namun, penanganan medis korban kini harus diisolasi di ruang khusus RSHS Bandung demi mencegah komplikasi sebelum tindakan bedah dilakukan.

“Untuk saat ini dipindahkan, karena ada beberapa faktor dari kesehatan yang bersangkutan bahwa itu harus ada inkubasi lah bahasanya ya biar virus yang ada di bersangkutan itu bisa segera sembuh,” katanya.

Proses pemulihan fisik ini juga krusial untuk kelancaran komunikasi selama pemeriksaan.

“Nanti manakala dilakukan operasi, utamanya terkait dengan bibirnya, kemudian giginya, sehingga bisa kembali mendekati normal. Sehingga untuk memudahkan juga, untuk proses penyidikan. Karena memang terkendala dari lukanya tadi itu sulit untuk bisa mendapatkan keterangan yang mudah bisa kita mengerti bahasa seperti itu,” tambahnya.

Bidik Pasal Turut Serta dan Posibilitas Korban Lain

Polda Jabar juga tidak menutup mata terhadap potensi adanya pihak lain yang terlibat. Berdasarkan pelacakan rute pelarian Taufik, polisi mengendus adanya indikasi keterlibatan jejaring pertemuannya, termasuk dugaan tindak pidana lain di tempat kerjanya.

“Jadi sampai saat ini kita masih dalami, karena dari keterangan saksi kemarin, ada beberapa yang berkali-kali berkunjung ke tempat kos-kosan itu dengan banyak temannya. Tapi yang kami dapatkan informasi juga bahwa di tempat pekerjaannya yang bersangkutan, TH ini ada beberapa hak orang lain yang diambil oleh dia, sehingga kemungkinan dia juga sebagai terlapor di kasus yang lain,” ujarnya.

Sanksi tegas pun menanti siapa saja yang terbukti menyembunyikan tersangka selama masa buron.

“Tapi manakala ada bukti bahwa yang bersangkutan itu dibantu dalam pelariannya, sembunyinya, kita akan siap untuk kenakan Pasal 55 ya, turut serta membantu melakukan dan hukumannya hampir mirip dengan pelaku,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Hendra meminta warga masyarakat yang pernah merasa dirugikan atau menjadi korban kejahatan Taufik Hidayat untuk segera melapor ke markas kepolisian terdekat.

“Apabila ada korban-korban lain yang dilakukan oleh TH ini segera melapor saja. Karena manakala ada korban-korban lain yang dilakukan oleh TH terhadap penganiayaan ini, nanti akan menambah konstruksi hukum yang bisa memberatkan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hendra Rochmawan Penganiayaan YTR Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Agustus 2026 Masih Cair! Cek Status Bansos Rp600.000 Lewat HP

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.