Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Sudirman Street Food

Rekomendasi 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Bandung yang Pas Buat Nongkrong Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 02:00 WIB

Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 01:00 WIB

Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 21:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Bandung yang Pas Buat Nongkrong Akhir Pekan
  • Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
  • Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat

By Aga GustianaSenin, 29 Juni 2026 19:03 WIB3 Mins Read
Taufik Hidayat, tersangka pelaku penyekapan wanita di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyidikan kasus penyekapan serta penganiayaan brutal yang menjerat Taufik Hidayat (30) terhadap korbannya, YTR (29), kian diintensifkan. Guna mensinkronisasikan seluruh keterangan dengan fakta di lapangan, Polda Jawa Barat tengah merampungkan rangkaian agenda pra-rekonstruksi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa tim penyidik sejauh ini telah melangsungkan dua sesi pra-rekonstruksi. Langkah ini diambil karena luasnya sebaran lokasi kejadian dalam perkara ini.

“Pra-rekonstruksi ini akan kita lakukan terus karena mengingat TKP-nya juga cukup banyak ya, ada empat TKP. Dan juga ada beberapa TKP yang meyakinkan bahwa yang bersangkutan ini adalah saudara TH untuk pengambilan barang, barang utamanya adalah barang bukti,” kata Hendra, Senin (29/6/2026).

Pihak kepolisian perlu memverifikasi sejumlah pengakuan, termasuk mengenai kepemilikan aset seperti kulkas yang dibeli oleh tersangka. Barang tersebut nantinya dikorelasikan dengan deretan barang bukti lain yang digunakan selama penyekapan berlangsung.

“Nanti apabila sudah penyesuaian, baru ada konstruksi lengkapnya ini bersama dengan JPU. Karena JPU juga tentu saja akan paham betul bahwa oh kondisi penuntutan ini harus diyakinkan dengan hasil keterangan-keterangan dan juga di lapangan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kasus Perdagangan Bayi ke Singapura: Orang Tua Tergiur Uang, Polda Jabar Ungkap Fakta Baru

Demi memperkuat berkas perkara, penyidik juga akan menggandeng tim psikolog untuk membedah kondisi kejiwaan korban. Langkah komprehensif ini diharapkan dapat menutup celah keringanan bagi tersangka.

“Bahwa semua ini harapannya mengarah kepada bagaimana upaya untuk menyesuaikan dengan konstruksi hukum yang kita masukkan itu bisa memenuhi unsur semuanya. Harapan kita seperti itu ya, sehingga jangan meringankan kepada si tersangka harapan kita,” tuturnya.

Update Kondisi Medis Korban di RSHS Bandung

Mengenai perkembangan kesehatan YTR, Hendra menyebut kondisinya berangsur membaik. Namun, penanganan medis korban kini harus diisolasi di ruang khusus RSHS Bandung demi mencegah komplikasi sebelum tindakan bedah dilakukan.

“Untuk saat ini dipindahkan, karena ada beberapa faktor dari kesehatan yang bersangkutan bahwa itu harus ada inkubasi lah bahasanya ya biar virus yang ada di bersangkutan itu bisa segera sembuh,” katanya.

Baca Juga:  Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Proses pemulihan fisik ini juga krusial untuk kelancaran komunikasi selama pemeriksaan.

“Nanti manakala dilakukan operasi, utamanya terkait dengan bibirnya, kemudian giginya, sehingga bisa kembali mendekati normal. Sehingga untuk memudahkan juga, untuk proses penyidikan. Karena memang terkendala dari lukanya tadi itu sulit untuk bisa mendapatkan keterangan yang mudah bisa kita mengerti bahasa seperti itu,” tambahnya.

Bidik Pasal Turut Serta dan Posibilitas Korban Lain

Polda Jabar juga tidak menutup mata terhadap potensi adanya pihak lain yang terlibat. Berdasarkan pelacakan rute pelarian Taufik, polisi mengendus adanya indikasi keterlibatan jejaring pertemuannya, termasuk dugaan tindak pidana lain di tempat kerjanya.

“Jadi sampai saat ini kita masih dalami, karena dari keterangan saksi kemarin, ada beberapa yang berkali-kali berkunjung ke tempat kos-kosan itu dengan banyak temannya. Tapi yang kami dapatkan informasi juga bahwa di tempat pekerjaannya yang bersangkutan, TH ini ada beberapa hak orang lain yang diambil oleh dia, sehingga kemungkinan dia juga sebagai terlapor di kasus yang lain,” ujarnya.

Baca Juga:  Sengketa Dago Elos, Polda Jabar Resmi Tetapkan Duo Muller Jadi Tersangka

Sanksi tegas pun menanti siapa saja yang terbukti menyembunyikan tersangka selama masa buron.

“Tapi manakala ada bukti bahwa yang bersangkutan itu dibantu dalam pelariannya, sembunyinya, kita akan siap untuk kenakan Pasal 55 ya, turut serta membantu melakukan dan hukumannya hampir mirip dengan pelaku,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Hendra meminta warga masyarakat yang pernah merasa dirugikan atau menjadi korban kejahatan Taufik Hidayat untuk segera melapor ke markas kepolisian terdekat.

“Apabila ada korban-korban lain yang dilakukan oleh TH ini segera melapor saja. Karena manakala ada korban-korban lain yang dilakukan oleh TH terhadap penganiayaan ini, nanti akan menambah konstruksi hukum yang bisa memberatkan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.