Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap! Isi Sebenarnya Video Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ yang Ramai Dicari

Senin, 29 Juni 2026 20:15 WIB

Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Makin Aneh? Akuntansi Dilewati, Senjata Api Dipelajari?

Senin, 29 Juni 2026 20:07 WIB

Big Match Piala Dunia 2026: Jadwal Siaran Langsung Brasil vs Jepang di Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 19:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Isi Sebenarnya Video Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ yang Ramai Dicari
  • Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Makin Aneh? Akuntansi Dilewati, Senjata Api Dipelajari?
  • Big Match Piala Dunia 2026: Jadwal Siaran Langsung Brasil vs Jepang di Babak 32 Besar
  • Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat
  • Tak Mau Buru-buru Soal Mariano Peralta, Persib Minta Bobotoh Nikmati Proses Transfer
  • Resmi Gabung Persib, Ini Profil Gabriel Mutombo Bek Modern Jebolan Akademi Lyon
  • Bandara Husein Segera Dibuka Kembali, Dedi Mulyadi Sebut Negosiasi dengan Kertajati Masih Berjalan
  • Taufik Hidayat Sempat Datangi Lembur Pakuan Sebelum Ditangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Pelaku Ingin Bertemu Gubernur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat

By Aga GustianaSenin, 29 Juni 2026 19:03 WIB3 Mins Read
Taufik Hidayat, terduga pelaku penyekapan wanita di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyidikan kasus penyekapan serta penganiayaan brutal yang menjerat Taufik Hidayat (30) terhadap korbannya, YTR (29), kian diintensifkan. Guna mensinkronisasikan seluruh keterangan dengan fakta di lapangan, Polda Jawa Barat tengah merampungkan rangkaian agenda pra-rekonstruksi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa tim penyidik sejauh ini telah melangsungkan dua sesi pra-rekonstruksi. Langkah ini diambil karena luasnya sebaran lokasi kejadian dalam perkara ini.

“Pra-rekonstruksi ini akan kita lakukan terus karena mengingat TKP-nya juga cukup banyak ya, ada empat TKP. Dan juga ada beberapa TKP yang meyakinkan bahwa yang bersangkutan ini adalah saudara TH untuk pengambilan barang, barang utamanya adalah barang bukti,” kata Hendra, Senin (29/6/2026).

Pihak kepolisian perlu memverifikasi sejumlah pengakuan, termasuk mengenai kepemilikan aset seperti kulkas yang dibeli oleh tersangka. Barang tersebut nantinya dikorelasikan dengan deretan barang bukti lain yang digunakan selama penyekapan berlangsung.

“Nanti apabila sudah penyesuaian, baru ada konstruksi lengkapnya ini bersama dengan JPU. Karena JPU juga tentu saja akan paham betul bahwa oh kondisi penuntutan ini harus diyakinkan dengan hasil keterangan-keterangan dan juga di lapangan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hadapi Gugatan Praperadilan Pegi Setiawan, Polda Jabar Siapkan Tim Hukum Khusus

Demi memperkuat berkas perkara, penyidik juga akan menggandeng tim psikolog untuk membedah kondisi kejiwaan korban. Langkah komprehensif ini diharapkan dapat menutup celah keringanan bagi tersangka.

“Bahwa semua ini harapannya mengarah kepada bagaimana upaya untuk menyesuaikan dengan konstruksi hukum yang kita masukkan itu bisa memenuhi unsur semuanya. Harapan kita seperti itu ya, sehingga jangan meringankan kepada si tersangka harapan kita,” tuturnya.

Update Kondisi Medis Korban di RSHS Bandung

Mengenai perkembangan kesehatan YTR, Hendra menyebut kondisinya berangsur membaik. Namun, penanganan medis korban kini harus diisolasi di ruang khusus RSHS Bandung demi mencegah komplikasi sebelum tindakan bedah dilakukan.

“Untuk saat ini dipindahkan, karena ada beberapa faktor dari kesehatan yang bersangkutan bahwa itu harus ada inkubasi lah bahasanya ya biar virus yang ada di bersangkutan itu bisa segera sembuh,” katanya.

Baca Juga:  Sinergi DMI dan Polda Jabar, Daging Kurban Disalurkan ke Warga Miskin Kota Bandung

Proses pemulihan fisik ini juga krusial untuk kelancaran komunikasi selama pemeriksaan.

“Nanti manakala dilakukan operasi, utamanya terkait dengan bibirnya, kemudian giginya, sehingga bisa kembali mendekati normal. Sehingga untuk memudahkan juga, untuk proses penyidikan. Karena memang terkendala dari lukanya tadi itu sulit untuk bisa mendapatkan keterangan yang mudah bisa kita mengerti bahasa seperti itu,” tambahnya.

Bidik Pasal Turut Serta dan Posibilitas Korban Lain

Polda Jabar juga tidak menutup mata terhadap potensi adanya pihak lain yang terlibat. Berdasarkan pelacakan rute pelarian Taufik, polisi mengendus adanya indikasi keterlibatan jejaring pertemuannya, termasuk dugaan tindak pidana lain di tempat kerjanya.

“Jadi sampai saat ini kita masih dalami, karena dari keterangan saksi kemarin, ada beberapa yang berkali-kali berkunjung ke tempat kos-kosan itu dengan banyak temannya. Tapi yang kami dapatkan informasi juga bahwa di tempat pekerjaannya yang bersangkutan, TH ini ada beberapa hak orang lain yang diambil oleh dia, sehingga kemungkinan dia juga sebagai terlapor di kasus yang lain,” ujarnya.

Baca Juga:  Wagub Jabar Instruksikan Nobar Persib vs Persija di 27 Daerah

Sanksi tegas pun menanti siapa saja yang terbukti menyembunyikan tersangka selama masa buron.

“Tapi manakala ada bukti bahwa yang bersangkutan itu dibantu dalam pelariannya, sembunyinya, kita akan siap untuk kenakan Pasal 55 ya, turut serta membantu melakukan dan hukumannya hampir mirip dengan pelaku,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Hendra meminta warga masyarakat yang pernah merasa dirugikan atau menjadi korban kejahatan Taufik Hidayat untuk segera melapor ke markas kepolisian terdekat.

“Apabila ada korban-korban lain yang dilakukan oleh TH ini segera melapor saja. Karena manakala ada korban-korban lain yang dilakukan oleh TH terhadap penganiayaan ini, nanti akan menambah konstruksi hukum yang bisa memberatkan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hendra Rochmawan Penganiayaan YTR Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Makin Aneh? Akuntansi Dilewati, Senjata Api Dipelajari?

Bandara Husein Segera Dibuka Kembali, Dedi Mulyadi Sebut Negosiasi dengan Kertajati Masih Berjalan

Taufik Hidayat Sempat Datangi Lembur Pakuan Sebelum Ditangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Pelaku Ingin Bertemu Gubernur

Dedi Mulyadi Pastikan Bantu Pulangkan PMI Asal Cianjur Korban TPPO di Libya, Ingatkan Warga Jangan Berangkat Ilegal

Pemprov Jabar Depositkan Rp1 Miliar untuk Pemulihan YTR, Dedi: Pemerintah Akan Dampingi hingga Sembuh

Tragedi Pagi di Pasirkaliki, Satu Pengendara Motor Tewas Usai Adu Banteng

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.