Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Keluargamu Masuk Kelompok Mana? Cek Peringkat Desil 1–10 Online untuk Tahu Peluang Dapat Bansos

Selasa, 18 Agustus 2026 12:54 WIB

Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB

Selasa, 18 Agustus 2026 12:44 WIB
Game Free Fire

Kode Redeem FF Hari Ini 18 Agustus 2026: 8 Kode Terbaru, Cek Sebelum Kehabisan!

Selasa, 18 Agustus 2026 12:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Keluargamu Masuk Kelompok Mana? Cek Peringkat Desil 1–10 Online untuk Tahu Peluang Dapat Bansos
  • Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB
  • Kode Redeem FF Hari Ini 18 Agustus 2026: 8 Kode Terbaru, Cek Sebelum Kehabisan!
  • Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI
  • Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda
  • Persib Bandung Kelebihan Pemain Asing Jelang Super League, Igor Tolic Tegaskan Hal Ini
  • Bukan Sekadar Laga Persahabatan, Ini Misi Rahasia Persib Hadapi Bali United
  • Harga Emas Hari Ini Anjlok! Cek Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Cimahi Klaim Cakupan Kawasan Kumuh Terus Berkurang

By Putra JuangSabtu, 10 Agustus 2024 03:00 WIB2 Mins Read
Kawasan Kumuh. (Foto: Ilustrasi/jatengprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) mengklaim, area kawasan kumuh di wilayahnya terus mengalami pengurangan.

Kepala DPKP Kota Cimahi, Endang mengatakan, saat ini kawasan kumuh di Kota Cimahi tersisa 141,42 hektare yang tersebar di 15 kelurahan.

“Jadi kawasan pemukiman kumuh ini tersebar di seluruh kelurahan Kota Cimahi. Cuma luasnya berbeda-beda. Total kawasan kumuh tahun 2023 adalah 141,42 ha, tersebar di 15 kelurahan atau 26 kawasan. Namun angka ini telah berkurang 10,03 Ha atau 6,62 persen dibandingkan tahun 2022,” ucap Endang, Jumat (9/8/2024).

Sebaran wilayah kumuh di Kota Cimahi terinci di kelurahan Baros sebanyak 1,02 hektar, Cipageran 1,27 hektar, Citeurup 1,72 hektar, Pasirkaliki 2,99 hektar, Cibeber 3,81 hektar, Cibabat 5,80 hektar.

Kemudian, Karangmekar 9,64 hektar, Cimahi 7,00 hektar, Setiamanah 13,24 hektar, Padasuka 14,57 hektar, Leuwigajah 22,13 hektar, Utama 12,98 hektar, Melong 17,70 hektar, Cibereum 18,97 hektar, Cigugur Tengah 12,06 hektar.

“Ratusan hektar pemukiman ini masuk kategori kumuh karena belum tercapainya kualitas rumah layak huni, ketersediaan drainase, akses jalan setapak, pengelolaan air limbah domestik, ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah, serta proteksi bencana kebakaran,” terangnya.

Endang mengatakan, Pemkot Cimahi terus melakukan penuntasan kawasan pemukiman kumuh secara bertahap dengan cara mewujudkan ketersediaan tujuh indikator dalam UU No 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Tujuh indikator ini meliputi tercapainya kualitas rumah layak huni, ketersediaan drainase, akses jalan setapak, pengelolaan air limbah domestik, ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah, serta proteksi bencana kebakaran.

“Jadi kalau indikator ini sudah terwujud, maka suatu wilayah tak lagi bisa disebut kawasan kumuh,” ujarnya.

Endang menjelaskan, saat ini masih terdapat 1.037 unit rumah tidak Layak huni di Kota Cimahi. Pemkot Cimahi setiap tahunnya melakukan perbaikan rumah secara bertahap, baik dari sumber APBD Kota, Provinsi, hingga Pemerintah Pusat.

“Tahun 2023, Pemkot telah merenovasi 883 unit Rutilahu di seluruh Kelurahan se-Kota Cimahi,” imbuhnya.

Untuk jumlah rumah yang belum memiliki sumber air bersih sampai tahun 2023 sebanyak 11.549 rumah atau 9,30% dari total rumah di Kota Cimahi sebanyak 124.115 unit.

Pada tahun 2023, Pemkot Cimahi telah melakukan pemasangan sambungan rumah (SR) secara gratis bagi 1.339 bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kelurahan Cibeureum dan Cigugur.

“Untuk drainase, jalan setapak, pengolahan sampah, dan potensi kebakaran terus kita jalankan secara berkala pemenuhannya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kawasan kumuh Kota Cimahi Pemkot Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB

Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI

Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda

Pemkot Bandung Selidiki Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan, Pengawasan Diperketat

Bukan di Film! Kisah ‘Superman’ Palangka Raya yang Lawan Karhutla Sepulang Sekolah

Geger Karnaval HUT RI di Cicalengka Berujung Ricuh, Kapolsek dan Danramil Jadi Korban

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.