Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Diduga Konten Asing yang Dipelintir

Senin, 6 April 2026 21:48 WIB

Persib Krisis Bek? Julio Cesar Dipastikan Tak Tampil di GBLA

Senin, 6 April 2026 21:31 WIB

Hari Kelabu di Bandung Barat, Polisi Selidiki Dua Kematian Misterius

Senin, 6 April 2026 21:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Diduga Konten Asing yang Dipelintir
  • Persib Krisis Bek? Julio Cesar Dipastikan Tak Tampil di GBLA
  • Hari Kelabu di Bandung Barat, Polisi Selidiki Dua Kematian Misterius
  • Timnas Futsal Indonesia Hajar Brunei 7-0, Puncaki Klasemen Grup B
  • Fakta Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2: Bukan Asli, Jangan Klik Link!
  • Viral Deretan Motor MBG, Diduga Gunakan Motor Listrik Berharga Puluhan Juta
  • 16 Clean Sheet! Teja Paku Alam Kejar Rekor Legendaris Yoo Jae-hoon
  • Cek Fakta: Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan Konten Asli, Ini Temuannya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sebagai ‘Cooling System’ Jelang Pencoblosan Pilkada 2024

By SusanaSenin, 25 November 2024 21:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua hari menjelang pencoblosan Pilkada Serentak, Pemda Provinsi Jawa Barat menggelar doa bersama lintas agama untuk memastikan kelancaran dan ketenangan dalam pelaksanaan pesta demokrasi.

Doa bersama yang bertajuk Damai ini merupakan kependekan dari “Doa Bersama Lintas Agama Menuju Pilkada Jawa Barat Aman dan Kondusif” dan berlangsung di Gedung Pakuan, Bandung, pada Senin (25/11/2024).

Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin, mengatakan bahwa doa bersama ini bertujuan untuk menciptakan suasana sejuk dan harmonis, baik pada hari pencoblosan maupun setelahnya.

Ia menyebut kebersamaan antar umat beragama dalam acara ini sebagai “cooling system” atau sistem pendingin yang dapat meredam potensi polarisasi politik.

Baca Juga:  Bey Machmudin Dorong HIPMI Jabar Perluas Usaha di Bidang Pangan

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi cooling system yang efektif untuk meredam potensi polarisasi politik, serta memperkuat sinergi antara elemen-elemen penting seperti pemerintah penyelenggara pemilu, pemuka agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga,” ujar Bey Machmudin.

Bey juga mengajak semua pihak untuk menjaga momentum ketenangan selama masa tenang, sebagai langkah awal untuk memastikan Pilkada Serentak berjalan dengan damai, aman, dan penuh keharmonisan.

“Pencoblosan tinggal dua hari lagi, maka kita harus hadirkan momentum rasa aman, damai, dan kondusif, agar Jabar bisa memilih pemimpin baru sesuai dengan aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu, serta pemda dan aparat keamanan, telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kesuksesan pemilu.

Baca Juga:  Survei Polsight: Sonny Salimi Masuk 10 Besar Kandidat Bakal Cawalkot Bandung Kategori Profesional

“Doa lintas agama yang kita panjatkan hari ini adalah simbol bahwa perbedaan agama, keyakinan, dan budaya tidak akan menjadi penghalang bagi kita untuk bersatu. Justru keberagaman inilah yang menandakan kita adalah satu bangsa, satu Indonesia,” kata Bey.

Menurut Bey, Jabar sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia (sekitar 49 juta jiwa) dan jumlah pemilih terbesar (sekitar 35,9 juta orang) menjadi barometer kesuksesan Pilkada Serentak di Indonesia.

Karena itu, dengan keberagaman budaya dan agama, Jabar harus menjadi teladan dalam mengajarkan toleransi, saling menghormati, dan menjaga keutuhan bangsa.

Baca Juga:  Partisipasi Pemilih Turun di Pilkada 2024 Kota Bekasi, DPRD Segera Evaluasi!

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jabar bertindak sebagai leading sector dalam doa bersama ini.

Kepala Kesbangpol Jabar, Iip Hidajat, menyatakan bahwa doa bersama ini diikuti oleh jajaran Forkopimda Provinsi Jabar, pemda kabupaten/kota, KPU, Bawaslu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta berbagai stakeholders terkait melalui video conference.

Semua pemuka agama hadir, mewakili agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Cu.

“Upaya normatif sesuai tahapan sudah dilaksanakan dengan maksimal, dan sekarang kita memohon kelancaran kepada Tuhan YME dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat,” ujar Iip Hidajat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin cooling system Doa Bersama pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hari Kelabu di Bandung Barat, Polisi Selidiki Dua Kematian Misterius

Viral Deretan Motor MBG, Diduga Gunakan Motor Listrik Berharga Puluhan Juta

Dosen PPPK Keluhkan Karier Mandek dan Tukin Tak Adil, DPR RI Diminta Turun Tangan

Ijazah Terancam, Wali Murid SMK IDN Kejar Waktu Demi Masa Depan Siswa

Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan

DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.