Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Momen Emosional! Bojan Hodak Harap Frans Putros Tampil di Piala Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 16:12 WIB
Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 15:58 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Jangan Terkecoh! Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘No Sensor’

Selasa, 31 Maret 2026 15:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Momen Emosional! Bojan Hodak Harap Frans Putros Tampil di Piala Dunia
  • Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026
  • Jangan Terkecoh! Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘No Sensor’
  • Drama di Stuttgart! Jerman Menang Tipis 2-1 atas Ghana lewat Gol Menit Akhir
  • Kebakaran Hebat di Cidadap Bandung! Satu Rumah Ludes Dilalap Api
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
  • Remaja Hilang di Gunung Guntur, MR Ditemukan dalam Kondisi Tak Wajar
  • Julio Cesar Comeback? Persib Siapkan Kejutan di Tengah Krisis Pemain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 31 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penolakan Study Tour, Dedi Mulyadi Singgung Praktik Eksploitasi di Dunia Pendidikan

By Aga GustianaSabtu, 26 Juli 2025 10:35 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perdebatan soal kegiatan study tour sekolah masih menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menegaskan larangan aktivitas tersebut di sekolah-sekolah karena berbagai alasan.

Hal ini ia sampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Sabtu (26/7/2025), sebagai respons terhadap sejumlah wali kota dan bupati yang memperbolehkan kembali kegiatan study tour, termasuk Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

“Ada beberapa bupati dan wali kota yang menjadi tujuan wisata yang dibungkus oleh study tour mengalami kegelisahan, sehingga cenderung untuk memberlakukan kembali study tour di sekolah-sekolah dengan berbagai catatan,” kata Dedi dalam pernyataannya.

Ia menegaskan bahwa menjadikan siswa sebagai alat untuk meningkatkan kunjungan wisata tidak memiliki dasar akademis maupun moral. “Menjadikan anak sekolah sebagai objek untuk meningkatkan kunjungan wisata adalah perbuatan yang tidak memiliki landasan berpikir akademis dan moral,” ujarnya.

Baca Juga:  Sepadan, Pengamat Sebut Dedi Mulyadi Punya Kans Lawan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Lebih jauh, Dedi menyoroti potensi eksploitasi ekonomi terhadap siswa yang bisa terjadi melalui kegiatan tersebut. “Anak sekolah tidak boleh menjadi objek ekonomi. Itulah mengapa saya melarang mereka untuk menjadi objek jual beli LKS, buku, dan seragam. Karena itu sudah menjadikan mereka sebagai barang material dan bagian dari eksploitasi untuk mendapatkan keuntungan,” tegasnya.

Menurut Dedi, pendidikan harus bebas dari segala bentuk kepentingan komersial. Ia juga memberikan alternatif solusi bagi daerah yang ingin meningkatkan sektor pariwisatanya tanpa melibatkan siswa sebagai objek.

Baca Juga:  Peduli Pendidikan, Torch Gandeng Rumah Zakat Bagikan 1000 Tas Pelajar ke Pelosok Negeri

“Kalau ingin meningkatkan kunjungan wisata, tingkatkan dulu kebersihan kota atau kabupaten. Jangan ada bangunan kumuh, sungai harus bersih dan tertata, dan bangunan heritage dijaga estetika dan keasliannya,” sarannya.

Ia juga menyoroti pentingnya penataan aspek pendukung pariwisata lainnya, seperti pengelolaan pedagang, pemandu wisata, hingga keamanan lokasi wisata. “Bebaskan dari pungutan liar, calo tiket, parkir liar. Para pedagang juga harus menjual barang yang berkualitas dan tidak menggetok pembeli,” tambahnya.

Baca Juga:  Heboh Anies Baswedan Berpeluang Maju di Pilgub Jabar, Warganet Protes

Jika semua elemen tersebut diperbaiki, Dedi optimistis wisatawan akan datang tanpa harus “mengorbankan” pelajar. “Kalau semuanya dikembangkan oleh kita semua, jangan khawatir, wisatawan akan datang berbondong-bondong karena mereka merasa nyaman,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi eksploitasi siswa Gubernur Jawa Barat Larangan Study Tour Pendidikan sekolah study tour wisata edukasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Kebakaran Hebat di Cidadap Bandung! Satu Rumah Ludes Dilalap Api

Remaja Hilang di Gunung Guntur, MR Ditemukan dalam Kondisi Tak Wajar

Dedi Mulyadi Pastikan Pakan Satwa dan Gaji Pegawai Bandung Zoo Aman, Pembenahan Capai 90 Persen

Bedah Rumah 35 Ribu Unit di Jabar, bank bjb Kucurkan Rp700 Miliar Dana BSPS 2026

Cara Cepat Amankan Slot Lari Bandoeng 10K 2026: Nabung di bank bjb, Langsung Dapat Tiket!

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.