Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya

Minggu, 15 Maret 2026 19:00 WIB

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Minggu, 15 Maret 2026 18:48 WIB

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Minggu, 15 Maret 2026 17:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
  • Selisih 4 Poin di Klasemen, Persib vs Borneo FC Jadi Laga Krusial Perebutan Gelar
  • Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Jadi Viral, Part 2 Paling Dicari Warganet
  • Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan
  • Pertarungan Dua Raksasa! Persib vs Borneo FC, Siapa yang akan Kuasai Puncak?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penyebaran NII Merata, Wagub Erwan: Pendidikan Moral Diperkuat untuk Lindungi Generasi Muda

By Putra JuangKamis, 11 Desember 2025 18:57 WIB3 Mins Read
Wagub Jabar Erwan Setiawan. Foto: bukamata.id/ Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan menyatakan harapannya agar kasus Negara Islam Indonesia (NII) tidak terulang lagi di masa depan. L

Hal ini disampaikan Wagub Erwan usia menghadiri kegiatan Cabut Baiat Kelompok NII Jabar Tahun 2025 di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Jabar, Kamis (11/12/2025).

Wagub Erwan menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar kini bertekad untuk fokus pada pembangunan daerah guna mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan pemerataan ekonomi bagi masyarakat.

Pihaknya menekankan pentingnya langkah konkret untuk mendukung pemulihan dan reintegrasi sosial.

“Ke depan, mudah-mudahan masalah NII ini tidak berulang lagi. Kita fokus membangun Jawa Barat bersama-sama agar hidup lebih baik dan ekonomi merata,” ucap Erwan Setiawan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemprov Jabar telah menyiapkan berbagai program, terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan dan penyediaan peluang kerja.

Baca Juga:  Guncangan di Pemprov Jabar: Wagub Kecewa, Gubernur Dukung Sekda

“Kami juga melakukan pelatihan-pelatihan dan menyediakan lapangan pekerjaan, termasuk kerja sama dengan sektor pertanian, perkebunan, maupun bidang lain,” ungkapnya.

Mengenai proses penanganan dan pendekatan terhadap pihak yang terlibat, Wagub Erwan memastikan bahwa seluruh proses berjalan lancar dan tanpa hambatan signifikan.

“Saya kira tidak ada hambatan karena mereka datang atas kesadaran sendiri. Pak Ketua Yayasan Prabu sudah lama kita ajak bekerja sama untuk melakukan pendekatan dan mengkoordinasikan proses ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemprov Jabar melalui instansi terkait seperti Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Pendidikan (Disdik) akan mengambil langkah proaktif untuk mencegah penyebaran paham organisasi terlarang di kalangan generasi muda.

“Dari Pemprov Jawa Barat melalui Kesbangpol, Dinsos, dan Disdik, kami akan melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada siswa dan mahasiswa agar mereka tidak terkontaminasi organisasi terlarang. Kita akan memperkuat kembali pendidikan moral,” katanya.

Baca Juga:  Pelatih dan Atlet PON XXI & PEPARNAS XVII Apresiasi Kadeudeuh dari Pj Gubernur Jabar

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Brigjen Pol I Made Astawa menyebut penyebaran paham NII hampir merata di wilayah Jabar, baik di perkotaan maupun pedesaan.

“Itu tidak membedakan dengan wilayah lain,” ujar I Made.

Menurutnya, kelompok tersebut tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga generasi muda, mulai dari pelajar hingga mahasiswa.

Bahkan mereka juga mengincar masyarakat dari berbagai kalangan ekonomi, keluarga berkecukupan pun tidak luput dari target perekrutan.

“Semua elemen. Ada yang tinggal di kota, ada di desa,” sebutnya.

Ia menegaskan, sebanyak 280 mantan anggota NII yang kembali ke NKRI pada hari ini melakukannya atas kesadaran sendiri. Proses pencabutan baiat pun berlangsung tanpa hambatan berarti.

Baca Juga:  Persib Terima Kadeudeuh dari Pemprov Jabar, Umuh Muchtar: Jangan Lihat Nilainya

“Sekitar satu tahun (proses cabut baiat). Saya kira tidak ada hambatan karena mereka kesadaran sendiri,” imbuhnya.

Untuk mencegah mereka kembali ke organisasi sebelumnya, Densus 88 bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi memberikan pelatihan serta pendampingan, termasuk membuka akses kerja di sektor pertanian dan bidang lainnya.

“Kami melakukan beberapa pelatihan untuk mereka, memberikan lapangan pekerjaan di bidang pertanian seperti itu, bekerja dengan semua sektor bertani, berkebun, maupun pekerjaan lain,” katanya.

Ia mengajak seluruh mantan anggota NII untuk kembali aktif di masyarakat dan berperan dalam pembangunan daerah.

“Kedepannya ini tidak menjadi masalah untuk NII. Kita kembali ke negara kesatuan Republik Indonesia, membangun Jawa Barat khususnya, sama-sama semoga hidup kita baik, merata ekonominya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cabut baiat NII Densus 88 Jabar deradikalisasi Jabar Erwan Setiawan mantan anggota NII NII Jawa Barat Pemprov Jabar pencegahan paham terlarang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Catat Lokasinya! 21 Titik Wi-Fi Gratis Siap Temani Pemudik di Kabupaten Bandung

The Power of Viral! Usai Pesta Bollywood Disindir Habis-habisan, Jalan Sidoarjo Langsung Mulus?

Jumlahnya Besar dan Rentan, Rafael Situmorang Soroti Perlindungan Sosial Pekerja Informal

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.