Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 06:00 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pergerakan Tanah Ancam Tol Cisumdawu Sumedang, 60 Rumah Warga Terancam dan Jalur Dialihkan

By Aga GustianaJumat, 23 Mei 2025 16:36 WIB2 Mins Read
Pergerakan tanah terjadi di Tol Cisamdawu Sumedang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Tol Cisumdawu di Kabupaten Sumedang tengah menghadapi situasi darurat menyusul pergerakan tanah yang terjadi di KM 177, tepatnya di Blok Binong–Bojongtotor, Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara.

Insiden yang terjadi pada Sabtu pagi, 17 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, mengakibatkan rusaknya sejumlah infrastruktur jalan tol. Di antaranya adalah retaknya barrier beton dan amblesnya badan jalan hingga sedalam 50 cm. Akibatnya, jalur cepat ditutup total dan seluruh arus kendaraan dialihkan ke jalur lambat sebagai langkah pengamanan sementara.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Mereka mengonfirmasi adanya kerusakan di beberapa titik akibat pergerakan tanah,” ungkap Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono dalam keterangan resminya, Jumat (23/5/2025). Ia menambahkan, tim teknis dari CKJT bersama pihak kepolisian telah menerapkan langkah-langkah pengamanan untuk menjaga keselamatan pengendara.

Tak hanya di KM 177, kondisi mengkhawatirkan juga terjadi di KM 204 tepatnya di Jembatan Cikadongdong, Blok Cacaban, Kecamatan Conggeang. Tiang penyangga jembatan di lokasi tersebut mengalami pergeseran yang serius, dan perbaikannya diperkirakan memerlukan waktu hingga satu tahun.

Baca Juga:  Gempa Sumedang Sebabkan 53 Rumah Rusak dan 3 Orang Luka Ringan

Sementara itu, hasil survei dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang menunjukkan bahwa mahkota longsoran membentang sepanjang 170 meter dengan tinggi 300 meter. Selain berdampak langsung pada jalan tol, kondisi ini juga mengancam sekitar 60 rumah warga di Dusun Bojongtotor yang berada di zona rawan.

Baca Juga:  Pj Bupati Sumedang Jelaskan Duduk Perkara Polemik "Pangeran"

“Kami menekankan pentingnya penanganan cepat untuk mencegah jatuhnya korban jiwa, baik karena longsor maupun potensi kecelakaan lalu lintas,” tegas AKBP Joko.

Situasi ini membuat pihak berwenang mempertimbangkan untuk menutup sementara jalur Tol Cisumdawu arah Majalengka jika aktivitas tanah terus berlanjut. Seluruh kendaraan akan diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Sumedang dan Pamulihan sebagai jalur alternatif.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah Terus Meluas di Purwakarta, PVMBG Ungkap Penyebab dan Dampaknya

Untuk menindaklanjuti kondisi tersebut, Direksi PT CKJT dijadwalkan meninjau langsung lokasi terdampak bersama Prof. Paulus, pakar geoteknik yang akan memimpin penilaian lapangan.

“Keselamatan warga dan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami. Semua pihak kini berkoordinasi untuk memastikan situasi dapat dikendalikan dengan risiko seminimal mungkin,” ujar Joko menutup pernyataannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pergerakan Tanah Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.