Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Senin, 14 September 2026 19:55 WIB

Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi

Senin, 14 September 2026 19:31 WIB

Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea

Senin, 14 September 2026 18:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu
  • Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi
  • Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea
  • Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa
  • Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan
  • Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap
  • Rumor Panas Paruh Musim: Bek Persija Digandeng Legia Warszawa, Persib Siap Datangkan Penyerang Eropa
  • Terbongkar! Sindikat Narkotika di Cirebon Manfaatkan Sistem Pesan Antar dan COD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pergerakan Tanah Ancam Tol Cisumdawu Sumedang, 60 Rumah Warga Terancam dan Jalur Dialihkan

By Aga GustianaJumat, 23 Mei 2025 16:36 WIB2 Mins Read
Pergerakan tanah terjadi di Tol Cisamdawu Sumedang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Tol Cisumdawu di Kabupaten Sumedang tengah menghadapi situasi darurat menyusul pergerakan tanah yang terjadi di KM 177, tepatnya di Blok Binong–Bojongtotor, Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara.

Insiden yang terjadi pada Sabtu pagi, 17 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, mengakibatkan rusaknya sejumlah infrastruktur jalan tol. Di antaranya adalah retaknya barrier beton dan amblesnya badan jalan hingga sedalam 50 cm. Akibatnya, jalur cepat ditutup total dan seluruh arus kendaraan dialihkan ke jalur lambat sebagai langkah pengamanan sementara.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Mereka mengonfirmasi adanya kerusakan di beberapa titik akibat pergerakan tanah,” ungkap Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono dalam keterangan resminya, Jumat (23/5/2025). Ia menambahkan, tim teknis dari CKJT bersama pihak kepolisian telah menerapkan langkah-langkah pengamanan untuk menjaga keselamatan pengendara.

Tak hanya di KM 177, kondisi mengkhawatirkan juga terjadi di KM 204 tepatnya di Jembatan Cikadongdong, Blok Cacaban, Kecamatan Conggeang. Tiang penyangga jembatan di lokasi tersebut mengalami pergeseran yang serius, dan perbaikannya diperkirakan memerlukan waktu hingga satu tahun.

Baca Juga:  Liburan Seru dan Murah di Sumedang, 3 Destinasi Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi

Sementara itu, hasil survei dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang menunjukkan bahwa mahkota longsoran membentang sepanjang 170 meter dengan tinggi 300 meter. Selain berdampak langsung pada jalan tol, kondisi ini juga mengancam sekitar 60 rumah warga di Dusun Bojongtotor yang berada di zona rawan.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah di Tol Cisumdawu KM 177 Memburuk, Badan Geologi Rekomendasikan Mitigasi Struktural Serius

“Kami menekankan pentingnya penanganan cepat untuk mencegah jatuhnya korban jiwa, baik karena longsor maupun potensi kecelakaan lalu lintas,” tegas AKBP Joko.

Situasi ini membuat pihak berwenang mempertimbangkan untuk menutup sementara jalur Tol Cisumdawu arah Majalengka jika aktivitas tanah terus berlanjut. Seluruh kendaraan akan diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Sumedang dan Pamulihan sebagai jalur alternatif.

Baca Juga:  Pj Bupati Sumedang Kaji Penyebab Pergerakan Tanah di Desa Mekar Rahayu

Untuk menindaklanjuti kondisi tersebut, Direksi PT CKJT dijadwalkan meninjau langsung lokasi terdampak bersama Prof. Paulus, pakar geoteknik yang akan memimpin penilaian lapangan.

“Keselamatan warga dan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami. Semua pihak kini berkoordinasi untuk memastikan situasi dapat dikendalikan dengan risiko seminimal mungkin,” ujar Joko menutup pernyataannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pergerakan Tanah Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan

Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap

peredaran narkoba

Terbongkar! Sindikat Narkotika di Cirebon Manfaatkan Sistem Pesan Antar dan COD

Kabupaten Bogor

35 Persen Wilayah Purwakarta Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Tembus 1 Juta Liter

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.