bukamata.id – Persib Bandung diperkirakan akan menurunkan komposisi pemain terbaiknya saat mengawali musim 2026/2027. Setelah aktif memperkuat skuad pada bursa transfer, termasuk mendatangkan Mariano Peralta, pelatih Igor Tolic kini memiliki banyak opsi untuk membangun tim yang kompetitif.
Sebagai juara liga dalam tiga musim beruntun, Maung Bandung tentu tidak ingin kehilangan dominasinya. Musim ini, Persib juga menghadapi jadwal yang lebih padat karena akan tampil di beberapa kompetisi bergengsi, mulai dari Super League, ASEAN Club Championship, hingga AFC Champions League Two.
Dengan tantangan tersebut, manajemen melakukan perombakan di hampir seluruh lini agar kedalaman skuad semakin kuat.
Kedatangan Mariano Peralta yang berstatus Most Valuable Player (MVP) Super League 2025/2026 diyakini menjadi pelengkap terakhir dalam puzzle kekuatan Persib untuk menghadapi musim baru.
Prediksi Starting XI Persib Bandung Musim 2026/2027
Melihat komposisi pemain yang tersedia, Igor Tolic diperkirakan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1, skema yang dinilai mampu menjaga keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan.
Prediksi susunan pemain Persib:
Kiper
- Teja Paku Alam
Lini Belakang
- Sandy Walsh
- Patricio Matricardi
- Gabriel Mutombo
- Eliano Reijnders
Gelandang Bertahan
- Thom Haye
- Luka Menalo
Gelandang Serang
- Mariano Peralta
Sayap
- Ragnar Oratmangoen
- Berguinho
Penyerang
- Balsa Sekulic
Susunan ini masih berupa prediksi dan dapat berubah sesuai kondisi pemain, strategi pelatih, maupun kebutuhan pertandingan.
Formasi 4-2-3-1 Dinilai Paling Ideal
Formasi 4-2-3-1 diprediksi menjadi pilihan utama Igor Tolic karena memberikan keseimbangan saat menyerang maupun bertahan.
Dua gelandang bertahan, Thom Haye dan Luka Menalo, diproyeksikan menjadi pusat permainan Persib.
Keduanya memiliki kemampuan menjaga ritme pertandingan, mendistribusikan bola, sekaligus membantu lini belakang ketika menghadapi tekanan lawan.
Di depan mereka, Mariano Peralta berperan sebagai playmaker yang bertugas menghubungkan lini tengah dengan lini depan.
Sementara itu, kecepatan Ragnar Oratmangoen dan Berguinho di sektor sayap diharapkan mampu membuka ruang sekaligus memberikan suplai bola kepada Balsa Sekulic sebagai ujung tombak.
Dengan komposisi tersebut, Persib diprediksi mampu menerapkan permainan menyerang melalui transisi cepat tanpa kehilangan keseimbangan saat bertahan.
Mariano Peralta Diproyeksikan Jadi Otak Serangan
Dari seluruh pemain anyar Persib, nama Mariano Peralta menjadi salah satu yang paling dinantikan Bobotoh.
Gelandang serang asal Argentina itu datang ke Bandung dengan reputasi mentereng setelah tampil gemilang bersama Borneo FC pada musim lalu.
Peralta sukses mencatatkan 20 gol dan 14 assist, sekaligus meraih penghargaan MVP Super League 2025/2026.
Catatan tersebut membuatnya diprediksi langsung menjadi pilihan utama Igor Tolic.
Keunggulan lain yang dimiliki Peralta adalah fleksibilitas bermain di berbagai posisi.
Selain sebagai gelandang serang, ia juga mampu dimainkan sebagai sayap kanan, sayap kiri, bahkan penyerang kedua jika dibutuhkan.
Kemampuan itu memberikan banyak variasi taktik bagi Persib sepanjang musim.
Kedalaman Skuad Jadi Kekuatan Persib
Persib tidak hanya mengandalkan sebelas pemain utama.
Musim ini, Maung Bandung memiliki kedalaman skuad yang dinilai lebih lengkap dibanding musim-musim sebelumnya.
Sejumlah pemain baru seperti Sandy Walsh, Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Ragnar Oratmangoen, Gakuto Notsuda, Balsa Sekulic, hingga Mariano Peralta menambah persaingan di setiap posisi.
Situasi tersebut memberi keuntungan bagi Igor Tolic untuk melakukan rotasi, terutama karena Persib akan menjalani kompetisi domestik dan internasional secara bersamaan.
Persib Bidik Prestasi di Tiga Ajang Sekaligus
Sebagai juara bertahan liga, target Persib musim ini tidak hanya mempertahankan gelar domestik.
Maung Bandung juga ingin berbicara banyak di level Asia dan Asia Tenggara.
Dengan materi pemain yang dimiliki saat ini, Persib dinilai memiliki salah satu skuad paling kompetitif di Super League musim 2026/2027.
Meski demikian, susunan pemain tersebut masih sebatas prediksi. Keputusan akhir mengenai starting XI akan sepenuhnya berada di tangan Igor Tolic, yang akan menyesuaikan strategi berdasarkan kondisi fisik pemain, lawan yang dihadapi, serta kebutuhan taktik pada laga resmi pertama musim ini.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








