Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi

Rabu, 12 Agustus 2026 18:08 WIB

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Rabu, 12 Agustus 2026 17:47 WIB

Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 17:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
  • Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor
  • Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan
  • Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya
  • Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung
  • Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?
  • Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga
  • Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polemik Deklarasi BEM Bersatu Makin Panas, Sejumlah Kampus Bantah Keterlibatan

By SusanaRabu, 17 Juni 2026 15:08 WIB3 Mins Read
Polemik deklarasi BEM Bersatu memanas. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polemik deklarasi kelompok yang mengatasnamakan BEM Bersatu terus meluas dan menjadi sorotan publik. Organisasi tersebut sebelumnya mengeluarkan sejumlah pernyataan yang merespons aksi mahasiswa belakangan ini, termasuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta tudingan bahwa aksi mahasiswa ditunggangi kepentingan politik tertentu.

Namun, di balik deklarasi tersebut, muncul dugaan pencatutan nama sejumlah organisasi kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Daftar Nama Peserta Deklarasi BEM Bersatu Dipersoalkan

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, terdapat sekitar sepuluh nama yang disebut hadir dalam deklarasi BEM Bersatu. Mereka diklaim berasal dari berbagai kampus dan membawa nama organisasi kemahasiswaan masing-masing.

Beberapa nama yang tercantum di antaranya:

  • Wildan Ricky, disebut sebagai Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Islam Syekh Yusuf Al Makassari (UNISIA)
  • Muhammad Yani, diklaim mewakili BEM Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta (UIJ)
  • Ardin Julkifli, disebut Ketua BEM FISIP Universitas Nasional (UNAS)
  • Ardiansyah, diklaim dari Institut Al-Aqidah
  • Ahmad Ghazy, disebut mewakili BEM Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
  • Alfi, disebut Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (Unpam)
  • Rahmat Djimbula, disebut Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Insan Cita Indonesia (UIC)
  • Dicky, diklaim dari FIPS Universitas Indraprasta PGRI (Unindra)
  • Ahmad, disebut mewakili Universitas Bina Sarana Informatika (BSI)
  • Rezky Anandar, disebut dari Institut STIAMI

Nama-nama tersebut kemudian menjadi perhatian setelah sejumlah kampus memberikan klarifikasi resmi.

Sejumlah Kampus Bantah Keterlibatan dalam BEM Bersatu

Kolektif Aksi dan Budaya Mahasiswa Universitas Nasional (KABMU UNAS) secara tegas membantah keterlibatan mereka dalam deklarasi BEM Bersatu.

Dalam pernyataan resminya, KABMU UNAS menegaskan bahwa tidak ada mandat maupun representasi dari organisasi mahasiswa Universitas Nasional dalam konferensi pers tersebut.

Mereka juga menepis keberadaan BEM di lingkungan kampus yang disebut dalam deklarasi itu.

“Kolektif Aksi dan Budaya Mahasiswa Universitas Nasional tidak mewakili maupun diwakili dalam konferensi pers tersebut,” tulis KABMU UNAS dalam pernyataan resminya.

KABMU UNAS bahkan menyebut deklarasi tersebut sebagai tindakan yang berpotensi menyesatkan publik dan mencoreng nama institusi pendidikan.

Tuntutan Permintaan Maaf 2×24 Jam

KABMU UNAS juga meminta salah satu nama yang disebut, yakni Ardin Julkifli, untuk segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka kepada civitas akademika Universitas Nasional dalam waktu 2×24 jam.

Selain itu, mereka mendesak pihak kampus untuk melakukan investigasi internal dan memberikan sanksi tegas jika terbukti terjadi pencatutan nama organisasi mahasiswa.

Unpam dan Aliansi Mahasiswa Juga Angkat Bicara

Sikap serupa juga datang dari Aliansi Mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam). Mereka mengecam keras dugaan pencatutan nama mahasiswa maupun organisasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpam dalam deklarasi BEM Bersatu.

Menurut mereka, tindakan tersebut berpotensi menyesatkan publik karena seolah-olah ada dukungan resmi dari organisasi mahasiswa kampus.

Aliansi Mahasiswa Unpam menegaskan bahwa tidak ada mandat organisasi yang memberikan kewenangan kepada pihak tertentu untuk berbicara atas nama mahasiswa FEB Unpam.

Mereka juga meminta pihak kampus melakukan investigasi terhadap sosok yang disebut dalam deklarasi tersebut.

Sorotan Publik Terus Menguat

Hingga kini, polemik deklarasi BEM Bersatu masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Publik menyoroti keabsahan representasi organisasi mahasiswa yang terlibat serta potensi dampaknya terhadap citra gerakan mahasiswa di Indonesia.

Perkembangan kasus ini diperkirakan masih akan berlanjut seiring meningkatnya tekanan dari berbagai pihak kampus untuk klarifikasi dan pertanggungjawaban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi mahasiswa 2026 bem bersatu berita mahasiswa terbaru deklarasi mahasiswa indonesia klarifikasi bem unpam mahasiswa unpam organisasi mahasiswa indonesia pencatutan nama kampus polemik bem bersatu unnas bantah bem bersatu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga

Presiden Prabowo Subianto.

Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?

Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.