Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib

Kecewa Berat, Bojan Hodak Teriak Soal Pitch Invader di GBLA

Kamis, 19 Februari 2026 18:00 WIB

Jadwal Adzan Maghrib Kota Bandung Hari Ini, Siapkan Buka Puasa Tepat Waktu!

Kamis, 19 Februari 2026 17:00 WIB

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Kamis, 19 Februari 2026 16:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kecewa Berat, Bojan Hodak Teriak Soal Pitch Invader di GBLA
  • Jadwal Adzan Maghrib Kota Bandung Hari Ini, Siapkan Buka Puasa Tepat Waktu!
  • THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya
  • Persib Seret Wasit Majed Alshamrani ke AFC Usai Disingkirkan Ratchaburi FC
  • Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026
  • Adzan Magrib Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Hari Pertama 1 Ramadhan 1447 H
  • 5 Menu Buka Puasa Sehat yang Bikin Tubuh Tetap Bertenaga Sepanjang Ramadhan
  • Persib Tersingkir di ACL 2 2025/26, Invasi Suporter Picu Potensi Sanksi AFC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Potensi Pertanian Kopi di Bandung, Harapkan Dukungan Lebih dari Kartu Tani Sibedas

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSabtu, 12 Oktober 2024 13:34 WIB2 Mins Read
Enjang Juju, petani kopi di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Enjang Juju menjadi salah satu penerima manfaat dari program Kartu Tani Sibedas yang digulirkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Ia juga merupakan Ketua Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak Kahuripan II.

Kelompok tani ini bergerak dalam usaha penghijauan, awalnya memproduksi bibit kayu-kayuan dan buah-buahan, namun sekarang fokus pada bibit kopi.

“Potensi di Kelompok Tani ini sangat besar untuk nantinya diarahkan untuk berbisnis. Di sini kita proses biji kopi dari penyemaian sampai penyaringan dan juga banyak dari biji kopi ini yang bisa kita manfaatkan,” ujar Enjang Juju, Sabtu (12/10/2024).

Enjang mengatakan, salah satu manfaat dari biji kopi ini yaitu kulit kaskara. Bahkan, kulit ini bisa dijual dengan dibantu sentuhan teknologi.

Baca Juga:  Tiga Kuliner Kaki Lima di Bandung yang Wajib Dicoba!

“Makannya Kelompok Tani ini berkerja sama dengan ITB, bahwa ini bisa dibuat untuk pengganti kulit untuk sabuk, dompet, jaket, dan sepatu. Ini bisa dengan sentuhan teknologi, makannya kelompok ini berkerja sama dengan ITB alhamdulillah sudah berjalan,” ungkapnya.

Saat ini, Kelompok Tani Pasir Jirak hanya terkendala pada sarana pengadaan alat roasting kopi. Di mana para petani di sana masih menggunakan cara manual untuk pemanggangan kopi.

Baca Juga:  Tiga Tempat Gorengan Legend dan Terkenal di Bandung

“Yang belum kita punya pada saat ini adalah roasting kopi, penyangraian kopi itu kita belum punya, ini pun masih manual disangrai,” ujar Enjang.

Untuk itu, Enjang berharap, dengan adanya Kartu Tani Sibedas yang dicanangkan Bupati Dadang ini, bisa juga digunakan untuk pengadaan alat tersebut.

Baca Juga:  Rekomendasi 3 Cafe di Bandung, Cocok Buat Kaum WFC

“Harapan saya kepada pemerintah ke depan tolong dibantu karena lumayan harganya agak mahal. Ini anak saya sekarang petani milenial harus jadi barista tetapi kekurangan di mesin roasting jadi masih ditumbuk manual,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Kartu Tani Sibedas kopi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Adzan Maghrib Kota Bandung Hari Ini, Siapkan Buka Puasa Tepat Waktu!

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Istana Diguncang ‘Anak Paket C’, Tiyo Ardianto dan Kritik Soal MBG!

Dugaan Korupsi Rumdin DPRD Indramayu Naik ke Penyidikan, Kerugian Negara Rp16,8 Miliar

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni Is Back! Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.