Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Februari 2026: Masih Kokoh di Level Rp2,9 Juta, Cek Rinciannya!

Jumat, 20 Februari 2026 07:47 WIB

Cara Cek Desil DTSEN 2026: Intip Peluang Anda Jadi Penerima Bansos PKH dan Sembako

Jumat, 20 Februari 2026 07:35 WIB

Bojan Hodak Beri Lampu Hijau! Kurzawa dan Castel Siap Ledakkan Persib di Liga 1

Jumat, 20 Februari 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Februari 2026: Masih Kokoh di Level Rp2,9 Juta, Cek Rinciannya!
  • Cara Cek Desil DTSEN 2026: Intip Peluang Anda Jadi Penerima Bansos PKH dan Sembako
  • Bojan Hodak Beri Lampu Hijau! Kurzawa dan Castel Siap Ledakkan Persib di Liga 1
  • Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya
  • Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Program Kang Pisman Jadi Andalan Pemkot Bandung dalam Tangani Darurat Sampah

By SusanaSabtu, 18 November 2023 19:09 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pemisahan sampah (Istockphoto)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Kang Pisman atau akronim dari kurangi, pisahkan, manfaatkan menjadi salah satu program andalan Pemkot Bandung dalam menyikapi Darurat Sampah.

Darurat Sampah di Kota Bandung ditetapkan usai peristiwa terbakarnya TPA Sarimukti beberapa waktu.

Program Kang Pisman juga menjadi salah satu upaya yang diapresiasi oleh akademisi bagian Tim Ahli Darurat Sampah Kota Bandung.

Tim Ahli Darurat Sampah Kota Bandung, Muhammad Satori mengatakan pemisahan sampah sejak dari level rumah tangga menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.

Baca Juga:  Dukung KCJB, Dishub Jabar Minta Pemkot Bandung Segera Bangun Halte Shuttle di Cimekar

“Memilah itu artinya cara memyimpan sampah di rumah. Jadi ketika kita menghasilkan sampah, pastikan psikomotorik kita mulai berubah. Sisa makanan masuk ember, botol plastik masukkan ke dalam karung, residu masukkan ke wadah tersendiri, simpan di depan rumah,” ujar Satori dalam siniar Bandung Menjawab Episode 11.

Lanjut, Satori mengatakan, saat ini yang menjadi pekerjaan rumah Pemkot Bandung dalam upaya memasifkan gerakan Kang Pisman adalah edukasi dan sarana prasarana.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Bandung Ajak Warga Bangun Budaya Siaga Bencana

Menurut Satori, edukasi menjadi hal yang sangat strategis dan perlu terus digenjot. Masyarakat terlalu lama terbuai dengan kebiasaan memperlakukan sampah.

“Masyarakat Kota Bandung tampak seperti bingung karena tidak biasa (memisahkan sampah). Padahal, sampah organik yang dibuang ke TPA, itu mengandung gas metan yang mudah terbakar,” ujarnya.

Sebagai semangat baru, Satori pun menyebut sudah waktunya masyarakat Kota Bandung mengganti slogan “Buanglah Sampah Pada Tempatnya” menjadi “Simpanlah Sampah Sesuai Jenisnya”.

Baca Juga:  Begini Upaya Pemkot Bandung Tangani Masalah Sampah di 2025

“Sudah harus diubah. Jadi sekarang kita memandang sampah bukan lagi sebagai sesuatu yang menjijikkan,” katanya.

Ia juga berharap, aspek edukasi Kang Pisman dapat dijalankan maksimal dari mulai segmen pendidikan usia dini hingga segmen masyarakat dewasa.

“Hikmah dari kejadian ini, salah satunya kita perlu mengubah paradigma tentang sampah,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

darurat sampah Kang Pisman Muhammad Satori Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.