Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC

Rabu, 21 Oktober 2026 08:25 WIB

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Rabu, 21 Oktober 2026 08:11 WIB

Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 08:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC
  • Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka
  • Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
  • Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak
  • Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT
  • Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam
  • Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan
  • Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Psikolog Ungkap Penyebab Fenomena Ipar Adalah Maut dan Cara Mencegahnya

By Putra JuangSenin, 1 Juli 2024 20:26 WIB2 Mins Read
Film Ipar Adalah Maut. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Film Ipar Adalah Maut yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo menjadi ramai diperbincangkan masyarakat.

Film yang menceritakan perselingkuhan antara suami dengan adik iparnya itu, juga menjadi perhatian Psikolog, Winda Maharani.

Winda menilai, faktor yang paling berperan dalam kasus tersebut ialah faktor kedekatan atau proximity dan faktor kesamaan atau similarity. Kedua faktor tersebut memengaruhi ketertarikan interpersonal.

“Misalnya faktor proximity, semakin sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama. Rasa tertarik akan semakin mudah untuk muncul. Ini salah satu alasan mengapa banyak terjadi perselingkuhan sesama teman kantor misalnya, tempat mereka setiap hari bertemu,” ucap Winda dilansir dari laman NU Online, Senin (1/7/2024).

Baca Juga:  STY Ungkap Nasib Pratama Arhan Usai Rumor Dugaan Perselingkuhan Azizah Salsha

Sementara faktor similarity mengacu pada kesamaan hobi, kesamaan ketertarikan, nyambung ketika mengobrol, dan semacamnya.

“Hal-hal ini juga akan berkontribusi pada munculnya rasa tertarik dalam diri seseorang,” ujarnya.

Dosen Psikologi Unusia itu mengatakan, bahwa kasus perselingkuhan banyak terjadi di berbagai negara tak terkecuali Indonesia.

Perselingkuhan merupakan topik yang kompleks terutama jika membahas mengenai alasan mengapa seseorang berselingkuh.

Baca Juga:  Isi Liburan Akhir Tahun, Ini 6 Rekomendasi Film Indonesia Tayang di Bioskop Desember 2024

“Alasan mengapa seseorang berselingkuh, bisa karena pengaruh ciri kepribadian, bisa karena faktor situasional, bisa karena rendahnya self-esteem, rendahnya komitmen, hilangnya rasa cinta, dan sebagainya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Winda juga menjelaskan mengenai cara untuk mengantisipasi agar menghindari terjadinya perselingkuhan dalam hubungan keluarga, dengan cara tidak tinggal bersama keluarga kecuali dengan keluarga inti.

“Sehingga kalau kita membicarakan kasus ipar adalah maut, saya rasa cara paling baik untuk mencegah hal semacam itu terjadi adalah dengan tidak tinggal bersama keluarga, selain istri dan anak, baik itu orang tua sendiri, mertua, ataupun ipar,” terangnya.

Baca Juga:  Intip 4 Film Terbaru Joko Anwar yang Siap Tayang di Bioskop Sepanjang 2025-2026

Pencegahan yang efektif kemungkinan perselingkuhan, lanjut kata Winda, yaitu dengan menjaga jarak dengan menghindari interaksi personal dengan ipar.

“Menjaga jarak menjadi salah satu cara yang cukup efektif untuk mencegah hal-hal seperti ini terjadi dengan tidak membiarkan pasangan untuk berinteraksi personal dengan ipar tanpa pengawasan juga bisa dilakukan sebagai pencegahan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

film perselingkuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak

Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT

Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam

Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan

Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Hits di Cianjur yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Akhir Tahun

15 Spot Wisata Terbaik di Cianjur Buat ‘Short Escape’ Akhir Pekan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.