bukamata.id – Satu unit truk polisi diduga dibakar massa berpakaian serba hitam di kawasan Jalan Sulanjana-Cikapayang, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026) malam. Insiden tersebut terjadi beberapa jam setelah rangkaian aksi unjuk rasa memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sebelumnya, aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik di Kota Bandung berjalan relatif kondusif. Meski demikian, sejumlah massa sempat menutup jalan dan membakar ban di kawasan Jalan Asia Afrika dan Braga.
Sementara itu, aksi di depan Kantor DPRD Jawa Barat berlangsung kondusif. Massa yang telah bertemu dengan perwakilan Komisi I DPRD Jabar kemudian membubarkan diri sekitar pukul 17.46 WIB.
Situasi kembali memanas sekitar pukul 21.27 WIB di kawasan Jalan Sulanjana-Cikapayang. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, sekelompok massa berpakaian hitam terlihat menghentikan dan merusak truk polisi. Massa juga diduga melemparkan bom molotov ke arah kendaraan tersebut.
Meilana (32), warga asal Bekasi yang tengah menginap di salah satu hotel di kawasan Sulanjana-Cikapayang, mengaku mendengar suara menyerupai tembakan dari sekitar lokasi kejadian.
“Wah, ini demonya rusuh ya. Dari hotel kedengaran suara tembakan soalnya, tadi emang masih rame di bawah jalan layang pas kami balik dari makan,” ujar Meilana, Selasa (20/10/2026).
Menurut Meilana, dirinya sempat melihat kerumunan massa di kawasan Simpang Sulanjana sebelum mendengar suara tersebut.
Hingga berita ini ditulis, massa dilaporkan telah dibubarkan. Sejumlah personel kepolisian masih berjaga di sekitar Jalan Sulanjana-Cikapayang untuk mengantisipasi gangguan keamanan lebih lanjut.
Belum ada keterangan resmi mengenai kronologi lengkap insiden maupun kondisi truk polisi yang diduga dibakar tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











