bukamata.id — Postur keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dipastikan terpukul usai menerima koreksi alokasi anggaran dari pemerintah pusat. Anggaran dana transfer pusat untuk Jabar dipangkas hingga Rp2,48 triliun.
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang, membeberkan bahwa pemotongan dana pusat dalam jumlah fantastis ini berdampak langsung pada skema Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan target pembangunan di Jawa Barat.
“Uang Jawa Barat dari pusat dikurangi Rp2,48 triliun. Ini sangat mempengaruhi target pendapatan kita,” kata Rafael saat ditemui di Bandung, Jumat (17/7/2026).
Padahal, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemprov Jabar telah mematok kenaikan target pendapatan sebesar 3%. Namun, dengan adanya pemangkasan dari pusat ini, target tersebut dipastikan meleset jauh dari proyeksi awal.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










