Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Kompetisi Kaleng-kaleng, Igor Tolic Ungkap Beratnya Lawan Persib di Shopee Cup

Kamis, 8 Oktober 2026 15:33 WIB

Viral Unggahan Celana Dalam Berwarna Merah Putih, Warganet Indonesia Geram

Kamis, 8 Oktober 2026 15:13 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Proses Naturalisasi Demi Bela Timnas Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 15:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Kompetisi Kaleng-kaleng, Igor Tolic Ungkap Beratnya Lawan Persib di Shopee Cup
  • Viral Unggahan Celana Dalam Berwarna Merah Putih, Warganet Indonesia Geram
  • Taisei Marukawa Ungkap Proses Naturalisasi Demi Bela Timnas Indonesia
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Lapak Dibongkar, Buku Dijual Kiloan: Nasib Bagja di Tengah Penertiban PKL Cihapit
  • Manuver Politik Dedi Mulyadi: Diisukan Merapat ke PSI dan Skenario Duet Maut dengan Gibran di 2029
  • Jalur Langit Paling Nyata! Sisi Lain Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Marc Klok Pasang Target Tinggi, Persib Ingin Bawa Dominasi Indonesia ke Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 8 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang Ungkap Transfer Pusat Berkurang Rp2,48 T, Target Pembangunan Jabar Meleset

By Putra JuangJumat, 17 Juli 2026 14:16 WIB1 Min Read
Anggota DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Postur keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dipastikan terpukul usai menerima koreksi alokasi anggaran dari pemerintah pusat. Anggaran dana transfer pusat untuk Jabar dipangkas hingga Rp2,48 triliun.

Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang, membeberkan bahwa pemotongan dana pusat dalam jumlah fantastis ini berdampak langsung pada skema Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan target pembangunan di Jawa Barat.

“Uang Jawa Barat dari pusat dikurangi Rp2,48 triliun. Ini sangat mempengaruhi target pendapatan kita,” kata Rafael saat ditemui di Bandung, Jumat (17/7/2026).

Padahal, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemprov Jabar telah mematok kenaikan target pendapatan sebesar 3%. Namun, dengan adanya pemangkasan dari pusat ini, target tersebut dipastikan meleset jauh dari proyeksi awal.

Baca Juga:  Cagub Dedi Mulyadi Janji Tambah Anggaran Dana Rutilahu

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anggaran DPRD Jabar Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan

Lapak Dibongkar, Buku Dijual Kiloan: Nasib Bagja di Tengah Penertiban PKL Cihapit

Manuver Politik Dedi Mulyadi: Diisukan Merapat ke PSI dan Skenario Duet Maut dengan Gibran di 2029

Siswi SMAN 5 Cimahi Hilang Sejak Sabtu, Ibu Syok Uang di Rumah Ikut Raib

Gagal Curi Motor di Asrama Mahasiswa Bandung, Pelaku Diduga Tembakkan Airsoft Gun

Bandung Bakal Punya Sentra Wisata Kuliner di Tiap Kecamatan, PKL Dapat Ruang Dagang

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.