bukamata.id – Suasana posko pengungsian di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mendadak ramai pada Sabtu (31/1/2026). Kehadiran Raffi Ahmad bersama Nagita Slavina langsung menyita perhatian para pengungsi korban longsor.
Raffi yang saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni menyempatkan diri menyapa satu per satu pengungsi. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan pesan belasungkawa langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Tentunya kami turut berdukacita atas bencana, yang pertama salam dari Pak Presiden. Beliau ingin dalam tanggap darurat bencana ini pemerintah pusat, pemerintah daerah hadir semuanya. Atas nama kemanusiaan ini teman-teman yang punya rezeki lebih mohon untuk turun,” kata Raffi didampingi Nagita, Sabtu (31/1/2026).
Sejak awal bencana terjadi, Raffi Ahmad diketahui telah menitipkan donasi Rp1 miliar untuk membantu penanganan korban longsor di wilayah Cisarua. Dalam kunjungan pertamanya ke lokasi, Raffi kembali menambah bantuan sebesar Rp2 miliar, sehingga total donasi yang disalurkan mencapai Rp3 miliar.
“Waktu itu saya lagi di luar Indonesia, saya langsung titipkan ke Pak Jeje, supaya segera langsung diberikan ke pengungsi. Saya tadi dengar keluhan lain juga, saya titip lagi Rp2 miliar. Jadi buat air bersih, buat apa, cepat saja digunakan,” kata Raffi.
Tak hanya fokus pada bantuan darurat, Raffi juga mengungkapkan telah melakukan koordinasi lintas lembaga terkait rencana penyediaan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak longsor.
“Saya kemarin sudah sampaikan ke Pak Doni juga ke Kementerian PU juga sudah menyampaikan. Alhamdulillah semua kompak. Insyaallah semua cepat pulih. Jadi nanti tinggal ditindaklanjuti oleh Pak Bupati Jeje ke Kementerian PU,” ujar Raffi.
Ia menyebut telah berkomunikasi langsung dengan Kepala BP BUMN Dony Oskaria serta CEO Danantara Rosan Roeslani untuk mempercepat proses penanganan pascabencana.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengungkapkan bahwa kebutuhan warga terdampak bencana masih cukup besar, terutama terkait akses air bersih.
“Tadi juga saya sampaikan masih ada kebutuhan lain pascabencana yaitu sumur bor yang sangat banyak. Itu kebutuhan dasar masyarakat, karena saat mereka kembali ke rumah memang salah satu kendalanya kesulitan air bersih,” kata Jeje.
Jeje menambahkan, Raffi Ahmad menyatakan kesiapannya membantu pembangunan 13 titik sumur bor di wilayah terdampak.
“Jadi tadi Raffi menyampaikan akan mengakomodir semua biaya pembuatan sumur bor sebanyak 13 titik. Tadi beliau siap memberi Rp2 miliar, tapi itu juga untuk kebutuhan lainnya,” imbuhnya.
Kunjungan tersebut menjadi suntikan moral bagi para pengungsi, sekaligus mempercepat upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Bandung Barat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











