Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?

Sabtu, 31 Oktober 2026 18:24 WIB

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sabtu, 31 Oktober 2026 18:21 WIB

Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?

Sabtu, 31 Oktober 2026 17:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?
  • Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan
  • Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?
  • Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis
  • Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November
  • Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!
  • Hujan Turun Terus? Ini 5 Wisata Indoor di Bandung yang Bikin Liburan Tetap Asyik
  • Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Guru SMA di KBB Diistirahatkan Usai Viral Tugasi Siswa Gambar Alat Reproduksi

By Aga GustianaRabu, 30 April 2025 17:30 WIB2 Mins Read
Ilustrasi menulis. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang guru Biologi di SMAN 1 Cililin, Kabupaten Bandung Barat, menjadi sorotan publik setelah sebuah video dirinya menugaskan siswa menggambar alat reproduksi viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak siswa sedang menggambar organ kelamin laki-laki, sementara sang guru merekam aktivitas tersebut di dalam kelas.

Konten tersebut menuai beragam reaksi warganet. Banyak pihak menyayangkan cara penyampaian materi serta keputusan sang guru untuk merekam dan mengunggah kegiatan tersebut, yang dianggap tidak etis dilakukan dalam suasana pembelajaran formal.

Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah SMAN 1 Cililin, Syaepuddin, menyatakan bahwa guru bersangkutan telah diistirahatkan sementara sambil menunggu hasil pemeriksaan dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat.

“Saat ini yang bersangkutan sedang diistirahatkan dulu, sambil menunggu proses pemeriksaan dari KCD. Ia juga sedang dalam kondisi syok,” kata Syaepuddin, Rabu (30/4/2025).

Baca Juga:  Anggota KPPS Pangandaran Dipecat Usai Unggah Video Salam 2 Jari

Syaepuddin mengaku telah mengklarifikasi langsung kepada guru tersebut dan menyatakan bahwa yang bersangkutan telah mengakui kesalahannya. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah memberikan pendampingan kepada guru maupun siswa yang terlibat dalam video tersebut.

Baca Juga:  Status Tanah Jadi Konflik Yai Mim vs Sahara, Camat Bilang Bukan Tanah Wakaf

“Kami memberikan dukungan moral, baik untuk guru maupun siswa yang terekam. Prosesnya kini sedang berjalan dan akan ditangani lebih lanjut oleh KCD,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jabar, Nonong Winarni, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung mengirimkan tim ke sekolah untuk melakukan pendalaman.

“Informasi ini awalnya saya dapat dari teman wartawan. Kami sudah menugaskan tim ke SMAN 1 Cililin untuk mengumpulkan keterangan,” kata Nonong.

Baca Juga:  Anggaran Rp1 Miliar untuk Beli Tablet, DPRD Bandung Barat Dituding Tak Peka Kondisi Warga

Nonong menambahkan, jika terbukti ada pelanggaran, pihaknya akan memberikan sanksi yang tidak hanya ditujukan kepada guru, tetapi juga kepada kepala sekolah sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pembinaan.

“Apabila ditemukan unsur kesengajaan, tentu akan ada teguran, baik kepada guru maupun kepala sekolah. Ini penting agar perangkat pembelajaran lebih tertata dan kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi institusi pendidikan untuk lebih bijak dalam menyampaikan materi sensitif serta menjaga etika dalam aktivitas pembelajaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat guru SMA viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.