Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Jumat, 30 Oktober 2026 12:55 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Jumat, 30 Oktober 2026 11:45 WIB

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Jumat, 30 Oktober 2026 11:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
  • Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya
  • Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi
  • Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Hari Ini Dibanderol Rp 2.546.000 per Gram
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anggota KPPS Pangandaran Dipecat Usai Unggah Video Salam 2 Jari

By Putri Mutia RahmanSenin, 29 Januari 2024 15:49 WIB2 Mins Read
Ilustrasi salam dua jari. (Istock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran memecat dan mengganti satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bernama Helmi Hermawati, bertugas di TPS 8 Desa Pagerbumi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran.

Pemecatan tersebut buntut unggahan video story Facebook (FB) bernama Helmy Ocess, berdurasi waktu 17 detik viral di media sosial mengacungkan dua jari tangan dengan menyebut nama calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto. Aksi tersebut dilakukan, saat melakukan Bimbingan Teknis (Bintek) pada Sabtu, 27 Januari kemarin saat melakukan Bimtek di salah satu Hotel Pangandaran.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cigugur, Fuji membenarkan jika akun facebook Helmy merupakan salah satu anggota KPPS di Desa Pagerbumi, Kecamatan Cigugur di mana bersangkutan telah memposting video story Facebook bernama Helmy Ocess berdurasi 17 detik.

“Berdasarkan pengakuan orang terkait, bahwa itu reflek saat membuat story di Facebook dan bersangkutan sebagai anggota KPPS di mana mengacungkan dua jari dengan menyebut nama Prabowo itu merupakan anggota KPPS kami. Namun, pengakuan anggota KPPS memang tidak sengaja,” katanya, Senin, (29/1) dikutip dari Metro Tv News.

Baca Juga:  Mengenal Nurul Sahara, Pemilik Rental Mobil yang Berseteru dengan Yai Mim

Ia mengatakan, pihaknya sempat menegur termasuk dengan kedua teman anggota PPS hingga diperingati. Namun setelah video itu diunggah yang bersangkutan langsung diberhentikan dari PPK Cigugur.

“Orang bersangkutan lantas diganti dan dari PPK Cigugur akan menghadap kepada Ketua KPU Pangandaran. Kami meminta maaf kepada ketua KPU Pangandaran, termasuknya kami juga melihat statusnya dalam selfie dengan jari 1, 2 dan 3,” ujarnya.

Baca Juga:  Farhan Kecam Penyerangan Persib U-18 di Batang: Kita Siapkan Perlindungan Khusus!

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran Muhtadin mengatakan, terkait salah satu anggota KPPS di wilayah Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, sudah diberhentikan secara tidak hormat saat setelah menerima laporan. Namun, anggota KPPS tersebut langsung direkomendasikan untuk diganti.

Baca Juga:  Fenomena Cek Khodam, Psikolog Sebut Percaya Berlebihan Bisa Sebabkan Halusinasi

“Kami menerima informasi ada sebuah video beredar berdurasi waktu 17 detik satu anggota KPPS yang memperagakan salam 2 jari dan menyebutkan nama capres nomor urut 2 Prabowo. Anggota KPPS tidak lagi bertugas dan terlibat dalam aktivitas PPS, kami selama ini mengimbau agar PPK, PPS hingga KPPS berhati-hati saat bermain medsos, apalagi dikaitkan dengan arah dukungan mengingat penyelenggara harus netral,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPPS viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.