bukamata.id – Persib Bandung menolak bersantai meski tengah nyaman duduk di singgasana klasemen sementara Super League 2025/2026. Skuad Maung Bandung kini mengusung misi harga mati: menyapu bersih sisa laga musim ini dengan kemenangan layaknya pertandingan final.
Saat ini, Persib memimpin perburuan gelar dengan raihan 64 poin. Tim asuhan Bojan Hodak ini memegang keunggulan empat angka dari rival terdekat mereka, Borneo FC Samarinda, yang terus menempel ketat di posisi kedua.
Kunci konsistensi performa Persib dibongkar oleh bek asing andalan mereka, Federico Barba. Pemain asal Italia, yang baru saja dinobatkan sebagai Man of the Match saat melawan Bali United FC, menyebut fokus dan mental baja adalah fondasi utama tim.
“Kami sudah memainkan banyak pertandingan dan semuanya adalah final untuk tim ini. Kami semua bermain untuk sesuatu dan harus tangguh sampai akhir tujuan,” kata Barba, Rabu (15/4/2026).
Mantan pemain Serie A tersebut juga menyoroti pentingnya kokohnya barisan pertahanan. Bagi Barba, clean sheet adalah langkah awal menuju sejarah manis di akhir musim.
“Jadi kami harus kembali dengan tidak kebobolan dan juga membuat sejarah yang sepertinya tidak akan mudah,” sambungnya.
Lebih lanjut, Barba menekankan bahwa harmonisnya komunikasi di lapangan menjadi rahasia lain di balik padunya permainan Maung Bandung.
“Kami banyak berlatih bersama dan berkomunikasi serta berharap kemenangan akan terus berlanjut untuk tim ini,” ujar Barba.
Alih-alih terbebani dengan status pemuncak klasemen, Barba menegaskan bahwa tekanan yang ada justru diubah menjadi energi positif untuk terus meraih poin penuh.
“Ya, sekarang semua pertandingan adalah final. Jadi kami butuh tiga poin di semua pertandingan. Sekarang tim ini unggul di klasemen dan kami hanya memikirkan itu hal yang luar biasa,” tutupnya.
Ujian konsistensi Persib berikutnya akan tersaji pada 20 April 2026 mendatang, saat mereka melakoni laga tandang yang diprediksi berat melawan Dewa United Banten FC.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









