bukamata.id – Kabar baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pensiunan. Pemerintah memastikan bahwa rapel gaji tahun 2025 akan mulai dicairkan pada November 2025.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari penyesuaian gaji pokok yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025, yang berlaku efektif sejak Oktober lalu.
Pemerintah menegaskan bahwa pencairan dilakukan secara bertahap, guna menjaga keseimbangan arus kas negara serta memastikan proses distribusi anggaran berjalan lancar.
Siapa yang Menerima Rapel Gaji 2025?
Pencairan rapel mencakup berbagai kategori penerima, antara lain:
- ASN aktif di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah
- PPPK
- TNI dan Polri
- Pejabat negara
- Pensiunan yang dikelola PT Taspen
Seluruh proses pembayaran dilakukan setelah tahapan validasi data dan verifikasi administrasi selesai. Pemerintah juga menegaskan bahwa penerima tidak perlu mengajukan permohonan manual, karena dana akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing.
Jadwal Pencairan Rapel ASN dan Pensiunan
Menurut pengumuman resmi PT Taspen, rapel untuk pensiunan mulai disalurkan antara 11 hingga 25 November 2025.
Penerimanya meliputi:
- Pensiunan PNS
- Pensiunan TNI/Polri
- Janda atau duda penerima pensiun
Sementara untuk ASN aktif, pencairan dilakukan pada bulan yang sama setelah:
- Penyesuaian Daftar Gaji (DGA) selesai, dan
- Verifikasi Surat Perintah Membayar (SPM) oleh bendahara instansi terkait.
Besaran Kenaikan Gaji ASN 2025
Tahun 2025 membawa kabar gembira dengan adanya kenaikan gaji ASN yang berbeda sesuai golongan. Rinciannya sebagai berikut:
- Golongan I & II: naik sekitar 8%
- Golongan III: naik sekitar 10%
- Golongan IV: naik hingga 12%
Sebagai ilustrasi, ASN golongan III/a dengan gaji pokok Rp2,7 juta kini akan menerima sekitar Rp3 juta per bulan. Selisih Rp300 ribu tersebut akan dirapel untuk bulan Oktober dan dibayarkan bersamaan dengan gaji bulan November.
Golongan IV memperoleh kenaikan tertinggi karena umumnya memiliki tanggung jawab lebih besar, baik secara struktural maupun fungsional.
Rapel untuk Pensiunan di Bawah Taspen
Tidak hanya ASN aktif, para pensiunan PNS, TNI, dan Polri juga akan menerima rapel. Namun perhitungannya mengikuti formula manfaat pensiun, bukan besaran gaji ASN aktif.
Berdasarkan data PT Taspen:
- Lebih dari 4,7 juta penerima manfaat akan menerima rapel.
- Total anggaran yang disiapkan mencapai belasan triliun rupiah.
- Nominal rapel bervariasi, dari beberapa juta hingga belasan juta rupiah, tergantung masa kerja, pangkat, dan golongan pensiun.
Mekanisme dan Cara Mengecek Rapel
Pemerintah memastikan bahwa pencairan dilakukan tanpa potongan biaya apa pun melalui:
- Bank penyalur resmi mitra Taspen untuk pensiunan
- Instansi pemerintah masing-masing untuk ASN aktif
Penerima dapat memantau status pencairan lewat:
- Aplikasi Taspen Mobile
- Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) di instansi
- Informasi dari bendahara gaji atau unit keuangan
Dampak Ekonomi dan Tujuan Kebijakan
Kebijakan penyesuaian gaji ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ASN dan pensiunan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif pada perekonomian nasional.
Tujuan utama program ini antara lain:
- Meningkatkan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun
- Menjaga stabilitas ekonomi nasional
- Menjadi bagian dari reformasi sistem penggajian ASN yang lebih transparan dan berkeadilan
Dengan cairnya rapel gaji pada November 2025, jutaan ASN dan pensiunan diperkirakan akan merasakan peningkatan kesejahteraan, sekaligus menambah perputaran ekonomi di berbagai daerah
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











