Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Juli 2026 Segera Cair? Ini Daftar PKH, BPNT, PIP hingga Bantuan Beras yang Diperkirakan Dibagikan

Senin, 29 Juni 2026 06:00 WIB

Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?

Senin, 29 Juni 2026 03:00 WIB

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!

Senin, 29 Juni 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Juli 2026 Segera Cair? Ini Daftar PKH, BPNT, PIP hingga Bantuan Beras yang Diperkirakan Dibagikan
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?
  • Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!
  • Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?
  • Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita
  • Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat
  • Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026
  • Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rapor Merah Pemprov Jabar 2025: BEM SI Bongkar Bobroknya Pelayanan Publik Era Dedi Mulyadi

By Aga GustianaSenin, 9 Februari 2026 08:36 WIB2 Mins Read
Gedung Sate
Gedung Sate. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia) Jawa Barat dan BEM Nusantara memberikan penilaian menohok terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Sepanjang tahun 2025, pelayanan publik di Jabar dinyatakan mengecewakan dan mendapatkan predikat “TIDAK LULUS”.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi @bemsi.jabar, para mahasiswa memaparkan hasil evaluasi yang menyebutkan bahwa angka pengelolaan pelayanan publik masih jauh dari harapan. Dengan menggunakan narasi berbahasa Sunda, mereka menyebut Jawa Barat telah menghasilkan “Ijazah Merah” di mata warganya sendiri.

Rapor Jujur untuk Jawa Barat

Dalam caption unggahannya, pihak BEM menyoroti lima poin krusial yang dianggap gagal memenuhi ekspektasi masyarakat:

  1. Kesehatan: Distribusi layanan yang belum merata.
  2. Pendidikan: Kebijakan yang dinilai belum konsisten.
  3. Ekonomi: Dampak pembangunan yang belum dirasakan secara luas.
  4. Birokrasi: Dinilai hanya bagus secara pencitraan, namun lambat secara teknis layanan.
  5. Keadilan Sosial: Minimnya ruang dialog antara pemerintah dan rakyat.

“Wargi Jabar, ieu rapor jujur tina urang sadayana. Dumasar pangalaman warga salaku pamaké layanan publik, Pamaréntah Provinsi Jawa Barat: TIDAK LULUS,” tulis akun tersebut dalam unggahannya dikutip Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  Jelang Pilkada 2024, Sejumlah Parpol di Jabar Mulai Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah

Sebagai langkah konkret, aliansi mahasiswa mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit transparan, memperkuat institusi alih-alih hanya menonjolkan figur pemimpin, serta membuka hasil evaluasi internal kepada publik secara rutin.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Terharu Rayakan Lebaran Perdana Bersama Warga Bandung

Reaksi Netizen: Antara Dukungan dan Kritik Balik

Unggahan tersebut memicu perdebatan hangat di kolom komentar. Masyarakat terbelah antara mendukung sikap kritis mahasiswa dan mempertanyakan objektivitas penilaian tersebut dibandingkan periode kepemimpinan sebelumnya.

Berikut beberapa komentar yang menarik perhatian:

  • Dukungan Kritis: “Hayu urang bebenah Jawa Barat! Cinta sosok boleh, tapi tetap kritis itu harus. Jangan cinta buta okay,” tulis salah satu netizen.
  • Tuntutan Konsistensi: “Kudu kritis terus, salami masyarakat Jabar tcn kenging pelayanan anu sae sareng kebijakan nu sae dipamarentah mh (Harus kritis terus selama masyarakat Jabar belum dapat pelayanan dan kebijakan yang bagus),” timpal warga lainnya.
  • Sentimen Perbandingan: Namun, ada pula yang mempertanyakan mengapa aksi serupa tidak masif di masa lalu. “Periode sebelumnya kacau kok enggak ada demo dan ijazah kayak gini…,” komentar seorang pengguna Instagram.
  • Keluhan Infrastruktur: Ada juga yang menyinggung masalah jalanan, “Kudu ku saha atuh,, ayeuna geus karasa jalan laleucir anger keneh wae diubrak-abrik (Harus sama siapa atuh, sekarang sudah kerasa jalan sudah bagus malah diubrak-abrik lagi).”

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum memberikan tanggapan resmi terkait “Rapor Merah” yang dirilis oleh aliansi mahasiswa tersebut.

Baca Juga:  Buntut Pembatatalan Diskusi Anies di GIM, Tiga Pejabat Pemprov Jabar Dilaporkan ke Ombudsman

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BEM Nusantara BEM SI Berita Jabar Hari Ini Dedi Mulyadi jawa barat Pelayanan Publik Jabar Rapor Merah Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Juli 2026 Segera Cair? Ini Daftar PKH, BPNT, PIP hingga Bantuan Beras yang Diperkirakan Dibagikan

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.