Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

KDS Dorong Pencak Silat Masuk Ekstrakurikuler SD hingga SMA di Kabupaten Bandung

Kamis, 24 September 2026 10:30 WIB

Saat Finfluencer dan AI Jadi Guru Keuangan, Masih Perlukah Belajar Manajemen?

Kamis, 24 September 2026 10:25 WIB

Anjlok Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000, Cek Daftar Lengkapnya

Kamis, 24 September 2026 10:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • KDS Dorong Pencak Silat Masuk Ekstrakurikuler SD hingga SMA di Kabupaten Bandung
  • Saat Finfluencer dan AI Jadi Guru Keuangan, Masih Perlukah Belajar Manajemen?
  • Anjlok Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000, Cek Daftar Lengkapnya
  • Kejutan Last Minute, Persib Bandung Rekrut Bintang Brasil Caxambu?
  • Akhirnya Terbongkar! Inilah Sosok Dirtek Java United Arogan yang Berani Usir Shin Tae-yong, Pantes Suka Berulah
  • Panduan Lengkap Pencairan Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026: Jenis Bantuan, Skema, dan Cara Cek NIK
  • Kuliner Pagi di Bandung, 4 Tempat Sarapan Ini Bikin Susah Move On
  • Garudayaksa FC Datangkan 2 Talenta Muda Indonesia, Ada Eks Timnas U17!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nyaah Ka Indung, Ribuan Lansia di Bandung Barat Terima Manfaat Program Sosial Serentak

By Aga GustianaSenin, 7 Juli 2025 17:16 WIB3 Mins Read
Program Sosial Serentak
Program KBB Nyaah ka Indung. (Foto: Dok Diskominfo KBB)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan warga lanjut usia melalui pelaksanaan program “KBB Nyaah ka Indung”. Kegiatan ini digelar serentak pada Senin (30/6/2025), di 16 kecamatan dan 165 desa, menjangkau setidaknya 1.348 lansia di wilayah tersebut.

Program ini merupakan tindak lanjut dari pencanangan yang dilakukan pada 17 April 2025 lalu, sejalan dengan arahan program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Aksi sosial ini menjadi simbol kepedulian Pemkab Bandung Barat terhadap kelompok rentan, khususnya para lansia.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan bentuk kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan aksi nyata Pemkab Bandung Barat dengan langsung ‘Nganjang Ka Bumi Lansi’ (datang langsung ke rumah lansia),” ujarnya, Senin (30/6/2025).

Baca Juga:  Terungkap! Koki Hotel Mewah di Bandung Barat Sulap Kontrakan Jadi Pabrik Tembakau Sintetis

Jeje juga menjelaskan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah turut ambil bagian dalam program ini, menunjukkan keterlibatan aktif lintas sektor dalam menyukseskan inisiatif tersebut.

“Program KBB Nyaah Ka Indung ini melibatkan seluruh ASN di Bandung Barat dengan menyasar sebanyak 1.348 orang lansia di 16 kecamatan dan 165 desa di KBB,” tambahnya.

Gerakan Kemanusiaan yang Menyentuh Akar Sosial

Lebih jauh, Bupati Jeje menekankan bahwa “KBB Nyaah ka Indung” bukan semata program kerja birokrasi, melainkan gerakan sosial yang berangkat dari nilai-nilai kemanusiaan.

“Tentu kami percaya, kemajuan sebuah daerah tak hanya diukur dari pembangunan fisik semata. Tetapi bagaimana kita memuliakan mereka yang pernah menjadi tulang punggung kehidupan keluarga dan bangsa,” tegasnya.

Baca Juga:  Jadi Inspirasi Pemerintah, Pj Bupati Bandung Barat Ade Zakir Apresiasi Saung Edukasi 3R

Sebagai bagian dari pendekatan pelayanan sosial yang lebih dekat dan merata, Pemkab Bandung Barat juga mengaktifkan program Menguatkan Pelayanan Sosial Dasar Keliling atau Masdarling. Jeje menyebut, saat ini terdapat 4.137 orang yang tergolong sebagai Pemerlu Atensi Sosial (PAS), termasuk lansia, penyandang disabilitas, anak-anak terlantar, dan kelompok rentan lainnya.

“Melalui Masdarling ini kita memberikan alat bantu aksesibilitas, pelayanan sosial berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DOSEN), bimbingan oleh para pekerja sosial, bantuan sembako hingga pengecekan kesehatan gratis,” jelasnya.

Kolaborasi dan Keberlanjutan untuk Dampak Lebih Luas

Dalam pelaksanaannya, program sosial ini menuntut keterlibatan berbagai pihak. Bupati Jeje menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar persoalan sosial bisa ditangani secara maksimal.

“Pelayanan sosial dasar harus menjadi kerja bersama, tidak cukup hanya oleh pemerintah daerah. Kita perlu bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, komunitas dan lembaga non pemerintah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Viral Koperasi Merah Putih di Tengah Gunung Bandung Barat, Kades Beri Penjelasan

Ia juga memastikan bahwa program Masdarling akan menjadi agenda rutin dan berkelanjutan, menyasar seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.

“Saya juga telah meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mulai menganggarkan secara khusus pada Dinas Sosial (Dinsos) agar program ini bisa makin kuat, makin luas jangkauannya dan makin terasa manfaatnya,” katanya.

Menutup pernyataannya, Jeje menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam dua program ini.

“Dalam kesempatan ini, saya pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berkontribusi dalam program KBB Nyaah ka Indung dan Masdarling. Semoga upaya dan niat baik kita menjadi amal ibadah,” tandasnya. (Diskominfotik KBB)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail Pemkab Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KDS Dorong Pencak Silat Masuk Ekstrakurikuler SD hingga SMA di Kabupaten Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, Begini Cara Cek Penerima

Borong Penghargaan! bank bjb Sabet Kategori Inovasi Ekonomi dan UMKM di Ajang Radar Banten Awards 2026

Demo Jakarta

Demo Besar 24 September Digelar, Ini Ruas Jakarta yang Perlu Diwaspadai

345 Kilometer! Jasad ABK Kapal Jurnalis Ditemukan Jauh dari Lokasi Terakhir Terdeteksi

Turis Belanda Tewas di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Ungkap Kondisi Jasad Korban

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.