Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

GRATIS! Skin dan Bundle Premium FF Bisa Kamu Dapat Hari Ini, Ini Kodenya!

Senin, 22 Juni 2026 16:02 WIB

Sama-Sama Ikut Marathon, Kenapa Gaya Jenderal TNI Ini Berbeda Jauh dengan Ganjar Pranowo?

Senin, 22 Juni 2026 15:48 WIB

Beda Sendiri di HUT Jakarta, Karangan Bunga Monokrom dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jadi Sorotan

Senin, 22 Juni 2026 15:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • GRATIS! Skin dan Bundle Premium FF Bisa Kamu Dapat Hari Ini, Ini Kodenya!
  • Sama-Sama Ikut Marathon, Kenapa Gaya Jenderal TNI Ini Berbeda Jauh dengan Ganjar Pranowo?
  • Beda Sendiri di HUT Jakarta, Karangan Bunga Monokrom dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
  • PHK Massal Mengancam! KSPI Ungkap Kondisi Mengerikan Pabrik Sepatu Nike di Bandung
  • FIX ke Persib? FK Sarajevo Bongkar Tujuan Baru Luka Menalo: Indonesia!
  • Viral! Modus Aplikasi Kencan Berujung Penipuan di Bandung, Pelaku Berhasil Diringkus Keluarga Korban
  • Jejak Kelam Taufik Hidayat, Buronan Penganiaya Wanita Bandung: Mantan Debt Collector yang Diduga Punya Banyak Korban
  • Jadwal Panas Piala Dunia 2026! Argentina dan Prancis Siap Lolos Lebih Cepat?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 22 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nyaah Ka Indung, Ribuan Lansia di Bandung Barat Terima Manfaat Program Sosial Serentak

By Aga GustianaSenin, 7 Juli 2025 17:16 WIB3 Mins Read
Program Sosial Serentak
Program KBB Nyaah ka Indung. (Foto: Dok Diskominfo KBB)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan warga lanjut usia melalui pelaksanaan program “KBB Nyaah ka Indung”. Kegiatan ini digelar serentak pada Senin (30/6/2025), di 16 kecamatan dan 165 desa, menjangkau setidaknya 1.348 lansia di wilayah tersebut.

Program ini merupakan tindak lanjut dari pencanangan yang dilakukan pada 17 April 2025 lalu, sejalan dengan arahan program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Aksi sosial ini menjadi simbol kepedulian Pemkab Bandung Barat terhadap kelompok rentan, khususnya para lansia.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan bentuk kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan aksi nyata Pemkab Bandung Barat dengan langsung ‘Nganjang Ka Bumi Lansi’ (datang langsung ke rumah lansia),” ujarnya, Senin (30/6/2025).

Baca Juga:  Kebijakan Baru ASN KBB, Enam Dinas Ini Tetap WFO Setiap Jumat

Jeje juga menjelaskan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah turut ambil bagian dalam program ini, menunjukkan keterlibatan aktif lintas sektor dalam menyukseskan inisiatif tersebut.

“Program KBB Nyaah Ka Indung ini melibatkan seluruh ASN di Bandung Barat dengan menyasar sebanyak 1.348 orang lansia di 16 kecamatan dan 165 desa di KBB,” tambahnya.

Gerakan Kemanusiaan yang Menyentuh Akar Sosial

Lebih jauh, Bupati Jeje menekankan bahwa “KBB Nyaah ka Indung” bukan semata program kerja birokrasi, melainkan gerakan sosial yang berangkat dari nilai-nilai kemanusiaan.

“Tentu kami percaya, kemajuan sebuah daerah tak hanya diukur dari pembangunan fisik semata. Tetapi bagaimana kita memuliakan mereka yang pernah menjadi tulang punggung kehidupan keluarga dan bangsa,” tegasnya.

Baca Juga:  Heboh! Macan Tutul Diduga Kabur di Bandung Barat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Sebagai bagian dari pendekatan pelayanan sosial yang lebih dekat dan merata, Pemkab Bandung Barat juga mengaktifkan program Menguatkan Pelayanan Sosial Dasar Keliling atau Masdarling. Jeje menyebut, saat ini terdapat 4.137 orang yang tergolong sebagai Pemerlu Atensi Sosial (PAS), termasuk lansia, penyandang disabilitas, anak-anak terlantar, dan kelompok rentan lainnya.

“Melalui Masdarling ini kita memberikan alat bantu aksesibilitas, pelayanan sosial berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DOSEN), bimbingan oleh para pekerja sosial, bantuan sembako hingga pengecekan kesehatan gratis,” jelasnya.

Kolaborasi dan Keberlanjutan untuk Dampak Lebih Luas

Dalam pelaksanaannya, program sosial ini menuntut keterlibatan berbagai pihak. Bupati Jeje menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar persoalan sosial bisa ditangani secara maksimal.

“Pelayanan sosial dasar harus menjadi kerja bersama, tidak cukup hanya oleh pemerintah daerah. Kita perlu bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, komunitas dan lembaga non pemerintah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tekan Kasus Stunting, Pemkab Bandung Barat Gencarkan Program Pelita Bening

Ia juga memastikan bahwa program Masdarling akan menjadi agenda rutin dan berkelanjutan, menyasar seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.

“Saya juga telah meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mulai menganggarkan secara khusus pada Dinas Sosial (Dinsos) agar program ini bisa makin kuat, makin luas jangkauannya dan makin terasa manfaatnya,” katanya.

Menutup pernyataannya, Jeje menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam dua program ini.

“Dalam kesempatan ini, saya pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berkontribusi dalam program KBB Nyaah ka Indung dan Masdarling. Semoga upaya dan niat baik kita menjadi amal ibadah,” tandasnya. (Diskominfotik KBB)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail KBB Nyaah Ka Indung Pemkab Bandung Barat Program Sosial
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sama-Sama Ikut Marathon, Kenapa Gaya Jenderal TNI Ini Berbeda Jauh dengan Ganjar Pranowo?

Beda Sendiri di HUT Jakarta, Karangan Bunga Monokrom dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jadi Sorotan

PHK Massal Mengancam! KSPI Ungkap Kondisi Mengerikan Pabrik Sepatu Nike di Bandung

Viral! Modus Aplikasi Kencan Berujung Penipuan di Bandung, Pelaku Berhasil Diringkus Keluarga Korban

Jejak Kelam Taufik Hidayat, Buronan Penganiaya Wanita Bandung: Mantan Debt Collector yang Diduga Punya Banyak Korban

Pindah ke Vietnam, Dua Perusahaan Otomotif Jepang Mau Angkat Kaki dari Indonesia

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.