Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Duel Sengit Persib vs Arema, Bobotoh Wajib Amankan Tiket Sekarang

Sabtu, 18 April 2026 05:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘Full No Sensor’ Jadi Buruan, Ini Risiko Besarnya

Sabtu, 18 April 2026 04:00 WIB

Tanpa Kartu ATM, Kini Bisa Tarik Tunai GoPay di bank bjb

Sabtu, 18 April 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Duel Sengit Persib vs Arema, Bobotoh Wajib Amankan Tiket Sekarang
  • Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri ‘Full No Sensor’ Jadi Buruan, Ini Risiko Besarnya
  • Tanpa Kartu ATM, Kini Bisa Tarik Tunai GoPay di bank bjb
  • GAS KLAIM! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 18 April 2026: Dapatkan Paket Pemain Gratis dan Jutaan Coins!
  • SIAPA CEPAT DIA DAPAT! Kode Redeem FF Terbaru 18 April 2026: Klaim Skin M1887 Langka dan Bundle Gratis Hari Ini
  • BURUAN KLAIM! Kode Redeem FF Terbaru 18 April 2026: Dapatkan Skin Weapon Eksklusif dan Diamond Gratis!
  • Rafael Situmorang: Pembangunan Harus Jaga Nilai Budaya Masyarakat
  • Wajib Coba! 5 Kuliner Khas Subang yang Bakal Bikin Kamu Gagal Diet
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 18 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sambut Positif Sekolah Jurnalisme Indonesia, Bey: Mendorong Lahirnya Jurnalis Berkualitas

By Putri Mutia RahmanRabu, 7 Februari 2024 10:45 WIB2 Mins Read
Bey Machmudin saat pembukaan Sekolah Jurnalisme Indonesia. (jabarprov.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyambut positif program Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Makarim yang mendirikan Sekolah Jurnalisme Indonesia di Gedung PWI Jabar, Kota Bandung, Selasa (6/2).

Menurut Bey, kurikulum Sekolah Jurnalisme Indonesia dapat mendorong lahirnya jurnalis-jurnalis berkualitas dan berintegritas.

“Kita berharap dari kelas ini akan lahir jurnalis-jurnalis yang berintegritas dan multitasking. Multitasking ini sangat perlu. Jadi kalau zaman sekarang tidak hanya menulis, harus bisa foto, video, sudah menjadi kewajiban,” ucap Bey.

Bey juga meminta kepada para jurnalis untuk mengembangkan kapasitas dan kapabilitas di era digital. Tidak hanya dalam hal tulis-menulis, tetapi juga menghadirkan produk visual, seperti foto dan video.

Baca Juga:  Bey Pastikan 81 Persen Masalah Banjir di Bandung Selatan Telah Ditangani

“Tulisan itu baru laku (banyak pembaca) kalau ada foto menarik, baru orang baca keterangannya,” tutur Bey.

Sementara itu, Nadiem Makarim mengatakan bahwa jurnalis memiliki peran sebagai pendidik masyarakat. Karenanya, ia mengajak dan mendukung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk ikut menyukseskan program praktisi mengajar.

Baca Juga:  47 KK Mengungsi dan 11 Rumah Rusak Akibat Pergerakan Tanah di Rongga KBB

“Saya yakin sekali rekan-rekan peserta SJI ini para wartawan muda yang penuh integritas dan tanggung jawab. Ini siap menjadi pendidik masyarakat, itu mungkin peran yang harus berubah,” katanya.

“Harus merasa misinya jurnalis adalah untuk mendidik masyarakat, jurnalis itu sama pentingnya dengan guru. Malah dampaknya bisa lebih besar lagi karena satu artikel bisa dibaca jutaan mahasiswa, masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga:  Buka Kejurnas Sepatu Roda dan Skateboard, Bey Harap Temukan Bibit Unggul

Untuk diketahui, Sekolah Jurnalisme Indonesia kali ini diikuti sekitar 40 jurnalis profesional dari berbagai wilayah di Jabar, dengan mengusung tema Jurnalis Berintegritas, Berpikir Kritis, dan Multitasking.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Kemendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim Sekolah Jurnalisme Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tanpa Kartu ATM, Kini Bisa Tarik Tunai GoPay di bank bjb

Rafael Situmorang: Pembangunan Harus Jaga Nilai Budaya Masyarakat

Rafael Situmorang: Masalah Penegakan Hukum Bukan Soal Individu, Tapi Sistem

Rafael Situmorang Soroti Kultur hingga Lemahnya Pengawasan dalam Reformasi Kepolisian

Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar

Tinjau Banjir Rancaekek dan Tanggul Jebol di Solokanjeruk, Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana

Terpopuler
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
  • Geger Video Viral Ibu vs Anak Tiri di Kebun Sawit, Fakta di Baliknya Ternyata Bukan dari Indonesia!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.