Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!

Rabu, 4 November 2026 10:07 WIB

BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya

Rabu, 4 November 2026 09:58 WIB

Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini

Rabu, 4 November 2026 08:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!
  • BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya
  • Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini
  • Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!
  • Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026
  • Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol di Pinggir Danau

By Aga GustianaJumat, 24 Juli 2026 16:37 WIB2 Mins Read
Ilustrasi jenazah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kawasan objek vital Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mendadak gempar pada Jumat siang (24/7/2026). Seorang anggota satuan pengamanan (satpam) ditemukan tewas mengenaskan di tepi danau kawasan Tanggul Ubrug dalam kondisi mengenakan atribut dinas lengkap serta tangan terikat borgol di bagian belakang.

Identitas korban diketahui bernama Sumarna (40), yang malam itu mendapat jadwal tugas jaga malam di sekitar bendungan. Kuat dugaan bahwa insiden tragis ini merupakan kasus pembunuhan berencana.

Kasus bermula ketika rekan kerja korban mulai merasa cemas lantaran Sumarna tidak bisa dihubungi sejak pukul 03.00 WIB dini hari. Kepala satuan pengamanan bersama warga sekitar lantas berinisiatif menyisir area sekitar waduk untuk mencari keberadaannya. Tak disangka, jasad korban ditemukan mengapung di pinggir perairan sekitar pukul 11.00 WIB.

“Tadi ada telepon dari kepala satpam bilang Marna enggak ada dari jam 3 dini hari. Setelah dicari bareng teman-teman dan warga, ketemu jam 11 siang dalam air di pinggir danau, tangannya terborgol ke belakang,” tutur Warta, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Jumat (24/7/2026).

Baca Juga:  Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong

Berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, korban sempat terlibat perselisihan dengan sekelompok pemuda tak dikenal sebelum malam kematiannya. Sumarna diduga kuat menegur gerombolan tersebut yang berniat melakukan aksi vandalisme di area terlarang tersebut.

Baca Juga:  Ini Susunan Tim Pemenangan ZeinJo di Pilkada Purwakarta 2024

“Kabarnya dia melarang orang yang mau curat-coret, ya wajar karena itu memang tugas dia menjaga area waduk. Aksi curat coret malam Rabu, selang satu hari diduga kelompok itu datang lagi,” tambah Warta.

Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan kepolisian langsung bergerak cepat mengevakuasi jasad korban ke RSUD Bayu Asih Purwakarta guna pemeriksaan luar. Selanjutnya, jenazah dilarikan ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk proses otopsi mendalam.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengonfirmasi kondisi jasad saat pertama kali ditemukan oleh warga. Pihak kepolisian saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada pengumpulan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi penting.

Baca Juga:  Lempar Bola Panas, Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Megaproyek Data Center AI

“Informasi yang kami terima korban dalam keadaan terborgol dan masih menggunakan seragam saat bertugas. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian, melacak pelaku, serta menguak motif di balik kejadian ini,” jelas AKP I Made Purwantara saat ditemui langsung di tempat kejadian perkara (TKP).

Aparat penegak hukum juga tengah mendalami korelasi antara teguran terhadap pelaku vandalisme dengan motif di balik eksekusi sadis terhadap korban.

“Kami sudah mengamankan barang milik korban, seperti sepeda motor yang digunakan korban bekerja, HT, kalo HP belum. Kami juga sudah memeriksa beberapa saksi,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.