Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Thailand Kena Mental? Vietnam Curi Kemenangan 2-0 di Rajamangala, Comeback Jadi Misi Mustahil

Minggu, 23 Agustus 2026 12:38 WIB

Persib Mulai Panaskan Mesin! Igor Tolic Bongkar Kondisi Skuad Jelang Play-off ACL Two

Minggu, 23 Agustus 2026 12:22 WIB
Bansos

Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN

Minggu, 23 Agustus 2026 11:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Thailand Kena Mental? Vietnam Curi Kemenangan 2-0 di Rajamangala, Comeback Jadi Misi Mustahil
  • Persib Mulai Panaskan Mesin! Igor Tolic Bongkar Kondisi Skuad Jelang Play-off ACL Two
  • Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN
  • Auto Cuan Hadiah! Kode Redeem Free Fire 23 Agustus 2026, Ada 50 Evolution Stone Menanti
  • Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two
  • Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis
  • Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!
  • Naik Lagi! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian dan Galeri24 Hari Ini, Minggu 23 Agustus 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Sejarah Panjang Pondok Pesantren Lirboyo, Heboh Diduga Dilecehkan Acara TV

By Aga GustianaSelasa, 14 Oktober 2025 13:51 WIB2 Mins Read
Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, kembali menjadi sorotan publik setelah tayangan program Xpose Uncensored di Trans7 menuai kritik.

Potongan narasi seperti “santri rela ngesot demi berkah kiai” dan “kiai makin kaya karena amplop santri” dianggap merendahkan martabat pesantren, memicu tagar #BoikotTrans7 viral di media sosial. Trans7 pun meminta maaf dan berjanji melakukan evaluasi internal.

Di balik kontroversi itu, Lirboyo menyimpan sejarah panjang. Pesantren ini didirikan pada 1910 oleh KH. Abdul Karim, yang akrab disapa Mbah Manab, murid KH. Kholil Kasingan dari Rembang.

Setelah menimba ilmu, KH. Abdul Karim kembali ke Kediri dan mendirikan pondok kecil di Dusun Lirboyo, Mojoroto, yang kemudian berkembang menjadi salah satu pesantren salaf terbesar di Indonesia.

Baca Juga:  Dulu Songong, Sekarang Melempem! Drama Permintaan Maaf Sales SPV ke Aa Juju yang Gagal Total

Setelah wafatnya Mbah Manab, kepemimpinan Lirboyo diteruskan oleh menantunya, KH. Marzuki Dahlan, yang mendirikan Madrasah Hidayatul Mubtadi’in (HM) sebagai cikal bakal pendidikan berjenjang di pesantren.

Generasi berikutnya, termasuk KH. Mahrus Aly, KH. Idris Marzuki, KH. Anwar Manshur, dan para keturunan lainnya, menambah berbagai unit pendidikan formal dan pengajian, dari MTs, MA, hingga perguruan tinggi, serta lembaga tahfidz dan dakwah.

Baca Juga:  Hilang Empati di Ruang Digital! Saat Jempol Jahat Oknum Nakes Berbalik Hancurkan Karier Sendiri

Awalnya, metode belajar di Lirboyo masih tradisional, melalui bandongan dan sorogan, di mana kiai membaca kitab kuning dan santri mendengarkan serta menyalin penjelasannya.

Kini, Lirboyo memiliki 15 unit pondok dengan fokus beragam, seperti Hidayatul Mubtadi’aat, Tahfidzul Qur’an, Ar-Risalah, dan HM Al-Mahrusiyah, bahkan memiliki cabang di Kediri, Malang, Blitar, hingga Majalengka.

Pondok ini menerapkan dua sistem pendidikan: sistem klasikal melalui madrasah formal dengan pelajaran umum dan agama, serta sistem tradisional dengan pengajian kitab kuning dan bahtsul masail untuk memperkuat ilmu fiqih dan adab santri.

Baca Juga:  Bikin Haru! Kisah Mahasiswa Asal Papua Ingin Jadi Guru Demi Selamatkan Kampung Halaman

Selama lebih dari satu abad, Lirboyo telah melahirkan ribuan ulama, kiai, dan tokoh masyarakat, termasuk KH. Anwar Manshur, yang dikenal karena kesederhanaan dan keteguhannya dalam mengajar.

Hingga kini, Pondok Pesantren Lirboyo tetap menjadi simbol keilmuan Islam tradisional yang mempertahankan nilai hormat, keberkahan, dan cinta ilmu, meski zaman terus berubah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

santri viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Garena Free Fire

Auto Cuan Hadiah! Kode Redeem Free Fire 23 Agustus 2026, Ada 50 Evolution Stone Menanti

Ilustrasi emas antam

Naik Lagi! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian dan Galeri24 Hari Ini, Minggu 23 Agustus 2026

Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!

Game Free Fire

Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif

Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.