Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 05:00 WIB

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Kamis, 19 Februari 2026 04:00 WIB

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa
  • THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS
  • Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Herman: ASN Korpri Jabar Motor Penggerak Pembangunan

By SusanaSabtu, 30 November 2024 04:00 WIB2 Mins Read
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memimpin upacara HUT Ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2024 di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (29/11/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) merupakan salah satu komponen bangsa yang menggerakkan pembangunan nasional, termasuk di Jawa Barat.

Karena itu di usia yang ke 53 pada tahun 2024 ini, Sekda Provinsi Jabar Herman Suryatman mendorong Korpri Jabar sebagai motor penggerak pembangunan untuk terus memperkuat komitmen berkinerja baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jabar.

Termasuk dalam mendongkrak indikator makro pembangunan, mulai dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga prevalensi stunting.

“Kita masih punya banyak PR (pekerjaan rumah), seperti angka pengangguran terbuka (TPT), kemiskinan ekstrem, indeks gini rasio, sampai prevalensi stunting,” kata Herman Suryatman pada upacara HUT Ke-53 Korpri Tahun 2024 di halaman depan, Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (29/11/2024).

Baca Juga:  Kenaikan Gaji Pensiunan PNS di 2026? Ini Sinyal Kuat dari Sri Mulyani

“(Jawa Barat) banyak capaian, tapi juga masih banyak PR karena itu mari kita rapatkan barisan. Jajaran Korpri Jabar harus jadi motor penggerak pembangunan, bagaimana satu tahun ke depan kita adakan lompatan pencapaian pembangunan di Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Para pemangku kepentingan di lingkup Pemda Provinsi Jabar tidak bisa bekerja sendiri.

Maka perlu bahu-membahu, gotong royong dengan spirit sabilulungan bersama stakeholders pembangunan lainnya mulai di tingkat kabupaten/kota, kecamatan sampai desa/kelurahan.

Sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terhimpun di Korpri Jabar perlu bertindak sebagai agregator yang berperan mengorkestrasikan berbagai pihak hingga sistem dan potensi demi pembangunan yang progresif dan akseleratif.

Baca Juga:  Siapkan Jalur Alternatif saat Arus Balik, Sekda Jabar Ingatkan Pemudik Kondisi Kendaraan

“Capaian pembangunan Jawa Barat adalah agregat. Sehebat apa pun Jabar tanpa kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, juga tanpa komponen pembangunan lainnya tentu tidak bisa, maka harus bahu-membahu,” ucapnya.

“Hari ini dan ke depan, Korpri, ASN Jabar harus jadi agregator yang mampu mengagregasi seluruh potensi. Mari kita bersama mengikhtiarkannya,” kata Herman.

Lebih lanjut Herman menyebut tiga hal yang harus dimiliki ASN Jabar dalam menjalankan misi sebagai agregator pembangunan.

Pertama, ASN Jabar harus mengedepankan fungsi penelitian, keahlian untuk menganalisis sehingga dengan data yang baik, pengambilan keputusan diharapkan akan baik pula.

Baca Juga:  Suasana Haru di Kemenkeu! Sri Mulyani Menangis saat Digantikan Menkeu Baru

“Kedua, berbekal data yang dimiliki, ASN selanjutnya harus connecting the dots yakni memiliki kemampuan untuk menghubung-hubungkan,” ujarnya.

Termasuk dengan unsur Pentahelix, ASN Jabar perlu menerapkan spirit kolaborasi menghadirkan inovasi dalam pembangunan maupun pelayanan publik.

Ketiga, lanjut Herman, tak kalah penting adalah skill yang perlu dimiliki ASN Korpri Jabar, yaitu interpersonality skill atau kemampuan komunikasi yang baik.

“Paling tidak di akhir tahun ini asah kemampuan komunikasi, optimalkan pada 2025,” imbaunya.

“Sampai setahun ke depan kesejahteraan masyarakat Jabar dapat meningkat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Herman Suryatman Korpri Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.