Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Main Persib Berikutnya: Tantangan Berat Kontra FC Seoul di ACL 2 Tanpa Waktu Istirahat Cukup

Senin, 14 September 2026 07:24 WIB
Game Free Fire

Cek Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, 14 September 2026: Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!

Senin, 14 September 2026 06:55 WIB

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Senin, 14 September 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Main Persib Berikutnya: Tantangan Berat Kontra FC Seoul di ACL 2 Tanpa Waktu Istirahat Cukup
  • Cek Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, 14 September 2026: Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!
  • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Jabar Tinjau TPS di Bandung, Target Pengurangan Sampah ke TPA Sarimukti

By SusanaMinggu, 20 Oktober 2024 21:30 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, optimistis bahwa Kota Bandung dapat mengurangi jumlah ritase sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

Optimisme ini disampaikan usai meninjau pengelolaan sampah di beberapa Tempat Pengolahan Sampah (TPS) di Kota Bandung, pada Sabtu (19/10/2024).

Bersama Penjabat Sekda Kota Bandung, Dharmawan, Herman meninjau TPS Antapani dan TPS Pasar Gedebage, dua contoh pengelolaan sampah dengan teknologi terbaru.

Di TPS Antapani, Herman melihat dua mesin Gibrig yang mampu mengolah 2-3 ton sampah per hari. Meskipun teknologi ini cukup efektif, ia menyarankan penambahan mesin Gibrig agar pengolahan sampah dapat lebih maksimal.

Baca Juga:  Pagar Laut Bekasi Tak Berizin, Pemprov Jabar Layangkan Surat Teguran ke PT TRPN

Saat ini, TPS Antapani menerima sampah dari dua kelurahan, yaitu Antapani Kidul dan Antapani Tengah, dengan ritase pengangkutan dua kali per hari.

“Pengelolaan sampah di Antapani sudah berjalan baik, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan. Dengan menambah satu mesin Gibrig dan satu inseminator, kita bisa mengoptimalkan pengolahan sampah dan mengurangi jumlah residu yang diangkut ke TPA Sarimukti,” ujar Herman.

Ia menekankan pentingnya edukasi bagi masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah. Pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu sangat membantu proses pengolahan di TPS.

“Dengan edukasi dan teknologi yang memadai, saya yakin Kota Bandung bisa menjadi contoh kota yang berhasil dalam mengelola sampah,” tambahnya.

Baca Juga:  Posko Kesehatan Jabar Tangani 18 Orang Selama Arus Mudik, Paling Banyak Alami Gastritis

Selain TPS Antapani, Herman juga meninjau TPS Pasar Gedebage yang melayani empat kecamatan. TPS Gedebage menampung sekitar 15 ton sampah per hari, tetapi hanya mampu mengolah hingga 2 ton menggunakan mesin Gibrig.

Herman menyadari tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah di Kota Bandung adalah kolaborasi antara pihak-pihak terkait, termasuk PT Ginanjar yang terlibat dalam pengelolaan sampah di TPS Gedebage.

Ia berharap koordinasi yang lebih baik antara Pemkot Bandung, PT Ginanjar, Perumda Pasar Juara, serta Paguyuban pengelola sampah untuk memastikan pengelolaan berjalan efisien dan transparan.

Baca Juga:  Buntut Sampah Menumpuk, Pemkot Bandung Tegur Keras Pengelola Pasar Caringin

“Pengurangan ritase sampah ke TPA Sarimukti adalah target jangka pendek yang harus kita capai bersama. Kami yakin dalam waktu dua minggu ke depan, ritase yang diangkut bisa berkurang signifikan, dimulai dari satu ritase dulu,” tambah Herman.

Dalam jangka panjang, Pemprov Jabar akan terus mendukung program-program inovatif pengelolaan sampah di Kota Bandung, baik melalui peningkatan teknologi maupun edukasi bagi warga.

Herman berharap edukasi kepada pedagang pasar di TPS Gedebage dapat diperkuat, sehingga pemilahan sampah bisa dilakukan dari hulu, yakni dari kios dan los pasar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman sampah TPA Sarimukti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.