Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Motor Hilang di Konser Bandung, Polisi Turun Tangan Selidiki Curanmor Massal

Senin, 1 Juni 2026 20:46 WIB

Bom Transfer! Persib Incar Mesin Gol Brasil, Statistiknya Bikin Merinding

Senin, 1 Juni 2026 20:37 WIB

Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi

Senin, 1 Juni 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Motor Hilang di Konser Bandung, Polisi Turun Tangan Selidiki Curanmor Massal
  • Bom Transfer! Persib Incar Mesin Gol Brasil, Statistiknya Bikin Merinding
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Heboh! Bojan Hodak Dikabarkan Latih Klub Malaysia, Ini Fakta Sebenarnya
  • Tamparan Keras Buat Anak Muda! Pemuda Ini Dobrak Gengsi, Jualan Cireng Sebelum Masuk Ruang UTBK 2026!
  • Link Live Streaming Indonesia vs Myanmar Malam Ini, Garuda Muda Siap Menggebrak AFF U-19!
  • Vell TikTok Blunder Viral! Pakar Ungkap Bahaya Link ‘Video Full’ yang Ramai Diburu
  • Harga Kedelai Meroket, Wali Kota Bandung Minta Pengusaha Tahu Efisiensi Tanpa Rusak Lingkungan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 1 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Selain Raya Sukabumi, Dua Kasus Cacingan Anak Ini Pernah Viral di Indonesia

By Aga GustianaKamis, 21 Agustus 2025 10:00 WIB3 Mins Read
Raya Sukabumi
Raya, balita di Sukabumi mengalami penyakit langka hingga meninggal dunia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka datang dari Kampung Pasir Ceuri, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Seorang balita perempuan berusia 4 tahun bernama Raya meninggal dunia setelah sebelumnya diketahui mengalami gangguan kesehatan serius. Kasus ini kembali membuka perhatian publik terhadap bahaya penyakit cacingan yang masih kerap terjadi di Indonesia.

Faktanya, kasus infeksi cacing bukan hal baru. Dalam catatan medis, beberapa kasus ekstrem bahkan pernah menggegerkan masyarakat karena jumlah cacing yang bersarang di tubuh anak-anak begitu banyak. Berikut dua di antaranya:

1. Bocah 3 Tahun di Jember, Usus Dipenuhi Cacing hingga 3 Toples

Pada tahun 2025, seorang anak berusia tiga tahun di Jember harus menjalani operasi besar setelah dokter menemukan ususnya dipenuhi cacing jenis ascariasis. Tim medis dari RSD dr. Soebandi Jember berhasil mengeluarkan cacing dalam jumlah mengejutkan, mencapai tiga toples penuh.

“Seluruh cacing berhasil dievakuasi dari usus pasien, kemudian ususnya kembali ditutup dengan jahitan,” jelas dr. Bela Mayvani, SpBA, Staf Medik Fungsional Bedah Anak rumah sakit tersebut, Rabu (16/4/2025).

Baca Juga:  Aksi WNI Buang Sampah di Hutan Lindung Australia Jadi Sorotan Publik

Menurut dokter, kondisi anak tersebut dipicu kebiasaan hidup yang jauh dari bersih. Sang bocah sering bermain tanpa alas kaki di area yang kotor, bahkan kerap berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, ia juga terbiasa tidak mencuci tangan sebelum makan serta mengonsumsi air yang tidak dimasak terlebih dahulu.

“Riwayat kesehariannya memang sangat kurang memperhatikan kebersihan. Mengonsumsi air mentah juga menjadi salah satu faktor risiko besar,” tambahnya.

Bela menerangkan, cacing ascariasis banyak ditemukan di daerah endemis seperti Jember dan Bali. Ketika telur cacing ini masuk ke tubuh lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi, cacing bisa berkembang biak di dalam usus.

Sebagai pencegahan, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, membiasakan anak mencuci tangan, menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah, dan rutin memberikan obat cacing sesuai anjuran medis.

Baca Juga:  Bandung Barat dan Fenomena Stunting: Miliaran Rupiah Tak Menurunkan Angka

2. Kasus 3 Kilogram Cacing dari Perut Bocah di Bandung Barat

Kasus lain yang sempat menghebohkan publik terjadi di Bandung Barat pada April 2010. Foto-foto operasi seorang anak berusia 11 tahun yang tubuhnya dipenuhi cacing menyebar luas di internet.

Dalam operasi yang dilakukan di RS Cibabat, Cimahi, tim medis menemukan sekitar 3 kilogram cacing menyerupai gulungan mie atau spageti di dalam perut pasien. Foto-foto hasil operasi itu menunjukkan detail cacing-cacing tersebut dikeluarkan dan ditampung di wadah mirip baskom.

Fenomena itu sontak mengundang beragam komentar warganet. Ada yang menyebut penampakannya mirip spageti, bahkan ada yang berseloroh seperti sedang melihat mie siap santap.

Pihak rumah sakit akhirnya mengonfirmasi kabar tersebut. Kabid Pelayanan Medis RS Cibabat kala itu, drg. Sonya Henny Rangkuti, membenarkan adanya pasien anak yang menjalani operasi dan mengeluarkan cacing seberat 3 kilogram.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Menangis di Pelabuhan Ratu: Saya Ditagih Nyi Ratu

“Pasien berinisial S, usia 11 tahun, warga Cipongkor, Bandung Barat. Ia masuk rumah sakit pada Senin (26/4/2010) dengan keluhan sulit buang air besar, lalu keesokan harinya langsung menjalani operasi,” ujar Sonya.

Pascaoperasi, kondisi anak tersebut berangsur membaik. Namun kasus itu menjadi pelajaran penting mengenai bahaya cacingan yang bisa menumpuk dalam jumlah banyak di tubuh manusia, terutama anak-anak.

Pentingnya Pencegahan Sejak Dini

Kasus balita di Sukabumi, ditambah dengan pengalaman ekstrem di Jember dan Bandung Barat, memperlihatkan betapa seriusnya dampak cacingan jika tidak dicegah sejak awal.

Kebiasaan menjaga kebersihan, memastikan air minum layak konsumsi, serta rutin memberikan obat cacing sesuai jadwal menjadi langkah sederhana namun sangat penting untuk melindungi anak-anak dari ancaman penyakit ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

balita Sukabumi cacing 3 kg Bandung cacing 3 toples Jember kasus cacingan kebersihan Kesehatan Anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

7 Motor Hilang di Konser Bandung, Polisi Turun Tangan Selidiki Curanmor Massal

Tamparan Keras Buat Anak Muda! Pemuda Ini Dobrak Gengsi, Jualan Cireng Sebelum Masuk Ruang UTBK 2026!

Harga Kedelai Meroket, Wali Kota Bandung Minta Pengusaha Tahu Efisiensi Tanpa Rusak Lingkungan

Menanti Hasil Kajian Pusat, Pemkot Bandung Siap Terima Manfaat Optimalisasi Bandara Husein

Transformasi Terminal Cicaheum: Wali Kota Bandung Pastikan Nasib Pedagang dan Sopir Angkot Terjamin

Kabel Udara di Bandung Segera Masuk Tanah, Pemkot Pastikan Internet Tetap Stabil

Terpopuler
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • TEROR POCONG 2026: Bawa Sajam dan Ketuk Pintu Warga, Ternyata Ini Fakta Mengerikan di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.