Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Sampai Terlambat! Jadwal Otentikasi Taspen 2026 Penentu Kelancaran Gaji Pensiun

Selasa, 28 Juli 2026 04:00 WIB

Hidden Gem Bandung! 5 Hotel Dekat Bandara Husein Sastranegara dengan Harga Mulai Rp150 Ribuan

Selasa, 28 Juli 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Rp100 Ribu Hari Ini 28 Juli 2026, Cek Tautan Resminya di Sini!

Selasa, 28 Juli 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Sampai Terlambat! Jadwal Otentikasi Taspen 2026 Penentu Kelancaran Gaji Pensiun
  • Hidden Gem Bandung! 5 Hotel Dekat Bandara Husein Sastranegara dengan Harga Mulai Rp150 Ribuan
  • Klaim Saldo DANA Gratis Rp100 Ribu Hari Ini 28 Juli 2026, Cek Tautan Resminya di Sini!
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 28 Juli 2026 untuk Berburu Item Gratis
  • Timnas Indonesia Pesta Gol 5-1 atas Kamboja: Mitchell Baker Cetak Hattrick di Laga Perdana AFF 2026
  • Mariano Peralta Tiba di Indonesia, Siap Gabung Latihan Perdana Bersama Persib Bandung
  • Bukan Lawan Biasa! DPMM FC Pernah Bangkit Dramatis, Persib Wajib Hati-Hati
  • Tinggalkan Panggung Musik?! Kris Dayanti Tiba-Tiba Bawa Pulang 2 Emas dari Kejurnas Wushu 2026!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 28 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Selain Raya Sukabumi, Dua Kasus Cacingan Anak Ini Pernah Viral di Indonesia

By Aga GustianaKamis, 21 Agustus 2025 10:00 WIB3 Mins Read
Raya Sukabumi
Raya, balita di Sukabumi mengalami penyakit langka hingga meninggal dunia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka datang dari Kampung Pasir Ceuri, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Seorang balita perempuan berusia 4 tahun bernama Raya meninggal dunia setelah sebelumnya diketahui mengalami gangguan kesehatan serius. Kasus ini kembali membuka perhatian publik terhadap bahaya penyakit cacingan yang masih kerap terjadi di Indonesia.

Faktanya, kasus infeksi cacing bukan hal baru. Dalam catatan medis, beberapa kasus ekstrem bahkan pernah menggegerkan masyarakat karena jumlah cacing yang bersarang di tubuh anak-anak begitu banyak. Berikut dua di antaranya:

1. Bocah 3 Tahun di Jember, Usus Dipenuhi Cacing hingga 3 Toples

Pada tahun 2025, seorang anak berusia tiga tahun di Jember harus menjalani operasi besar setelah dokter menemukan ususnya dipenuhi cacing jenis ascariasis. Tim medis dari RSD dr. Soebandi Jember berhasil mengeluarkan cacing dalam jumlah mengejutkan, mencapai tiga toples penuh.

“Seluruh cacing berhasil dievakuasi dari usus pasien, kemudian ususnya kembali ditutup dengan jahitan,” jelas dr. Bela Mayvani, SpBA, Staf Medik Fungsional Bedah Anak rumah sakit tersebut, Rabu (16/4/2025).

Menurut dokter, kondisi anak tersebut dipicu kebiasaan hidup yang jauh dari bersih. Sang bocah sering bermain tanpa alas kaki di area yang kotor, bahkan kerap berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, ia juga terbiasa tidak mencuci tangan sebelum makan serta mengonsumsi air yang tidak dimasak terlebih dahulu.

“Riwayat kesehariannya memang sangat kurang memperhatikan kebersihan. Mengonsumsi air mentah juga menjadi salah satu faktor risiko besar,” tambahnya.

Bela menerangkan, cacing ascariasis banyak ditemukan di daerah endemis seperti Jember dan Bali. Ketika telur cacing ini masuk ke tubuh lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi, cacing bisa berkembang biak di dalam usus.

Sebagai pencegahan, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, membiasakan anak mencuci tangan, menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah, dan rutin memberikan obat cacing sesuai anjuran medis.

2. Kasus 3 Kilogram Cacing dari Perut Bocah di Bandung Barat

Kasus lain yang sempat menghebohkan publik terjadi di Bandung Barat pada April 2010. Foto-foto operasi seorang anak berusia 11 tahun yang tubuhnya dipenuhi cacing menyebar luas di internet.

Dalam operasi yang dilakukan di RS Cibabat, Cimahi, tim medis menemukan sekitar 3 kilogram cacing menyerupai gulungan mie atau spageti di dalam perut pasien. Foto-foto hasil operasi itu menunjukkan detail cacing-cacing tersebut dikeluarkan dan ditampung di wadah mirip baskom.

Fenomena itu sontak mengundang beragam komentar warganet. Ada yang menyebut penampakannya mirip spageti, bahkan ada yang berseloroh seperti sedang melihat mie siap santap.

Pihak rumah sakit akhirnya mengonfirmasi kabar tersebut. Kabid Pelayanan Medis RS Cibabat kala itu, drg. Sonya Henny Rangkuti, membenarkan adanya pasien anak yang menjalani operasi dan mengeluarkan cacing seberat 3 kilogram.

“Pasien berinisial S, usia 11 tahun, warga Cipongkor, Bandung Barat. Ia masuk rumah sakit pada Senin (26/4/2010) dengan keluhan sulit buang air besar, lalu keesokan harinya langsung menjalani operasi,” ujar Sonya.

Pascaoperasi, kondisi anak tersebut berangsur membaik. Namun kasus itu menjadi pelajaran penting mengenai bahaya cacingan yang bisa menumpuk dalam jumlah banyak di tubuh manusia, terutama anak-anak.

Pentingnya Pencegahan Sejak Dini

Kasus balita di Sukabumi, ditambah dengan pengalaman ekstrem di Jember dan Bandung Barat, memperlihatkan betapa seriusnya dampak cacingan jika tidak dicegah sejak awal.

Kebiasaan menjaga kebersihan, memastikan air minum layak konsumsi, serta rutin memberikan obat cacing sesuai jadwal menjadi langkah sederhana namun sangat penting untuk melindungi anak-anak dari ancaman penyakit ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

balita Sukabumi cacing 3 kg Bandung cacing 3 toples Jember kasus cacingan kebersihan Kesehatan Anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Sampai Terlambat! Jadwal Otentikasi Taspen 2026 Penentu Kelancaran Gaji Pensiun

Pelarian Berakhir di Bali! Pria yang Diduga Bawa Kabur Mantan Pacar Asal Cililin Akhirnya Ditangkap

RSUD Kota Bandung dan Gedung Inspektorat Segera Dibangun, DPRD Minta Risiko Dipetakan Sejak Awal

Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka

Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari

Tragedi Maut Jalur Pantura-Malang: Truk Gulungan Kertas Hantam Kendaraaan hingga Pemukiman

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.