Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Wisata Alam Batu Lempar Garut.

6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!

Kamis, 8 Oktober 2026 02:00 WIB
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 01:00 WIB

Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur

Rabu, 7 Oktober 2026 22:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!
  • Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini
  • Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur
  • Justin Hubner Jadi Musuh Bersama Publik Thailand Usai Ulah Provokatif di Final Piala ASEAN 2026
  • Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung
  • Dikatain Pelit dan Banyak Mau! Senator Bali Bongkar Alasan Pekerja Lokal Lebih Sayang Bule
  • Tanpa Keringat di Fase Awal, Persib dan Borneo FC Amankan Tiket Nyaman Perempat Final Piala Indonesia
  • Dapat Status WNI hingga Modal Usaha, Babak Baru Kehidupan Ibu Baedah di Majalengka Dimulai
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 8 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Selama 5 Tahun, Ridwan Kamil Sukses Dongkrak Desa di Jabar

By Putra JuangJumat, 18 Agustus 2023 17:12 WIB4 Mins Read
(tengah) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat, Dicky Saromi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sukses dalam membangun desa di seluruh Provinsi Jabar. Capaian tersebut terlihat dari sudah tidak adanya desa tertinggal dan desa sangat tertinggal di Jabar.

Tak hanya itu, jumlah desa berkembang, desa maju, dan desa mandiri pun mengalami peningkatan signifikan selama 5 tahun kepemimpinan Ridwan Kamil.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat, Dicky Saromi mencatat, pada tahun 2018 jumlah desa tertinggal di Jabar mencapai 929 dan desa sangat tertinggal berjumlah 48. Kemudian ada 37 desa mandiri dan 695 desa maju.

“Kemudian posyandunya itu masih ada posyandu yang paling rendah posyandu pratama, kemudian kita lihat posyandu pratama baru 39 persen. Badan usaha milik desanya pada tahun 2018 baru 3.695 atau 69,56 persen,” ucap Dicky dalam acara Diskusi Gaspol bertajuk “Gerbang Desa untuk Jabar Juara, di Hotel Citarum Bandung, Jumat (18/8/2023).

Di sisi lain, beberapa digitalisasi desa juga tercatat masih rendah. Seperti pengelolaan desa wisata yang belum optimal, kesadaran hukum, hingga peningkatan kapasitas Bumdes.

“Bahwa dari tahun 2018-2019 keadaan itu jadi desa tertinggal dan sangat tertinggalnya masih ada, desa mandirinya baru 37 jadi tugas kami itu bagaimana mempush 2020-2023 sebagai tahun terakhir pak gubernur mengakhiri masa jabatannya,” ungkapnya.

Baca Juga:  JQR Bagikan 1000 Masker untuk Petugas dan Warga Terdampak Kebakaran TPA Sarimukti

Dicky mengatakan, selama lima tahun ini seluruh kerja keras Ridwan Kamil dalam membangun desa membuah hasil yang luar biasa. Tercatat di tahun 2023 ini, sudah tidak ada desa tertinggal dan sangat tertinggal.

Selain itu, jumlah desa mandiri di Jawa Barat pun meningkat pesat bahkan melampaui target.

“Desa tertinggal dan sangat tertinggalnya sudah 0, desa mandirinya 1828 jauh dari target. Tadinya pak gubernur itu diberi target naik 500 dari 37 itu tapi ternyata perolehannya 1828 jadi kurang lebih 1300-an itu terjadi kenaikan dari desa desa dengan level strata tinggi,” tuturnya.

Dicky menambahkan, keberadaan posyandu pun tak luput dari perhatian. Saat ini, jumlah posyandu mandiri di Jabar sudah mencapai 43 persen.

“Jadi ini menunjukkan kenapa posyandu menjadi konsen kita karena dia adalah matra atau pun garis terdepan dalam penanganan kesehatan di masyarakat sebelum ke puskesmas, sebelum ke rumah sakit,” imbuhnya.

Capaian lainnya yakni meningkatnya indeks akses digital desa di Jabar yang menempati posisi tertinggi kedua di Indonesia. Kemudian, Jabar juga memperoleh posisi tertinggi sebagai desa sadar hukum.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Tawarkan Damai ke Lisa Mariana Usai Tes DNA Putrinya Negatif

“Dan juga peta dasar penegasan batas desa tertinggi nomor 1 di Indonesia,” ujarnya.

Tak berhenti disitu, di tahun 2023 ini juga tercatat ada dua daerah di Jabar yang seluruh desanya sudah mandiri.

“Untuk 2023 ini ada Kabupaten Pangandaran dan kota Banjar itu semua desanya sudah mandiri,” ucapnya.

Kemudian juga ada Desa Panjalu di Kabupaten Ciamis yang memiliki nilai Indeks Desa Membangun (IDM) sempurna 1.0.

“IDM sebagai nilai ukuran kinerja gubernur yang tadinya target 0,72 itu sudah mencapai 0,77. Jadi ini adalah sesuatu hal yang kita peroleh di masa akhir jabatan pak gubernur yang sebentar lagi akan menjelang,” kata Dicky.

Meski mencatatkan capaian yang luar biasa, namun Dicky memahami jika tugasnya belum lah usai. Sebab menurutnya, sebagai barometer pembangunan, dirinya bercita-cita menjadi desa yang mandiri dan percaya diri.

“Bukan berarti indikator adalah segalanya jadi bukan berarti kalau desanya tidak tertinggal sudah tidak ada tugas lagi, justru banyak hal yang harus kita lakukan tapi minimal mereka pada strata itu sudah mampu melakukan untuk pengembangan lebih jau,” katanya.

Baca Juga:  Dana Operasional Tembus Rp28 Miliar, Netizen Kepo Modal Ngonten Dedi Mulyadi

Sementara itu, Wakil Ketua III DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jawa Barat, Suhenda mengaku, sangat merasakan manfaat dari program-program yang diinisiasi Gubernur Jabar Ridwan Kamil khususnya dalam pembangunan desa.

“Apdesi mengapresiasi terhadap program program yang sudah ada dan itu bisa kami rasakan di lapangan,” ucap Suhenda.

Meski begitu, pihaknya pun tak menampik jika masih adanya kekurangan dalam program yang telah dijalankan tersebut.

“Walaupun ada berbagai kekurangan yang harus diperbaiki juga tidak semua mulus tapi secara generalnya memang sudah cukup dirasakan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, demi kemajuan desa pihaknya pun mendorong Ridwan Kamil untuk melanjutkan program tersebut ditingkat nasional. Namun bila tidak ada kesempatan, pihaknya meminta untuk kembali melanjutkan program tersebut di Jabar.

“Harapan Apdesi untuk pak gubernur ikut kontestasi lah di tingkat nasional itu kan menjadi kebanggaan kami warga masyarakat Jawa Barat. Misalnya tidak ada kesempatan yah Apdesi memohon untuk dilanjutkan supaya program yang sudah ada itu lebih berkelanjutan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dicky Saromi Featured jawa barat ridwan kamil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur

Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung

Dikatain Pelit dan Banyak Mau! Senator Bali Bongkar Alasan Pekerja Lokal Lebih Sayang Bule

Dapat Status WNI hingga Modal Usaha, Babak Baru Kehidupan Ibu Baedah di Majalengka Dimulai

Pastikan Regulasi Siap, Pemkot Bandung Dukung Penuh Percepatan Program Bedah Rumah

Dinkes Bandung Temukan Masalah Higiene, 24 Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Restoran Korea Dilaporkan

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.