Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!

Selasa, 17 Maret 2026 06:00 WIB

Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?

Selasa, 17 Maret 2026 05:00 WIB
Video Viral Ukhti Mukena Pink

Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor

Selasa, 17 Maret 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
  • Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Jadi Buruan di X dan TikTok, Ternyata Ini Fakta di Balik Kotak Putih yang Viral!
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur
  • Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh
  • Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sepak Terjang Bjorka, Hacker Viral yang Sempat Bikin Pemerintah Ketar-ketir

By Aga GustianaJumat, 3 Oktober 2025 14:16 WIB4 Mins Read
Hacker Bjorka
Bjorka, hacker yang sempat bikin heboh Indonesia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ingat Bjorka? Sosok misterius yang dulu bikin geger se-Indonesia dengan aksi peretasannya. Publik sempat mengira ia hacker super yang sulit dilacak. Ternyata realitanya jauh dari bayangan: sosok yang mengaku sebagai Bjorka hanyalah pemuda biasa yang gak lulus SMK, belajar IT secara otodidak dari komunitas online.

Bjorka dan Aksi Peretasan yang Menggegerkan Indonesia

Nama Bjorka pertama kali dikenal publik pada Agustus 2022, saat akun tersebut membocorkan 26 juta data pelanggan IndiHome di forum gelap Breached.to. Informasi yang tersebar mencakup riwayat pencarian, nama pelanggan, alamat email, hingga NIK.

Tak berhenti di situ, pada 31 Agustus 2022 Bjorka juga membagikan data registrasi kartu SIM jutaan pengguna, disusul kebocoran data pemilih Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 6 September 2022. Data tersebut berisi nama, NIK, alamat, dan status disabilitas jutaan warga.

Sosok ini semakin menyita perhatian publik ketika mengunggah dokumen yang diklaim sebagai surat menyurat Presiden Joko Widodo, termasuk dokumen berlabel “rahasia” dari BIN. Sejumlah pejabat negara juga menjadi korban doxing, seperti Ketua DPR Puan Maharani, Menkominfo Johnny G Plate, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menko Marves Luhut Pandjaitan.

Baca Juga:  Kemenag Buka Suara Soal Viral Salah Cetak Ayat Alquran

Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan, sempat membantah kebenaran data pribadinya yang disebarkan.

“NIK-nya salah. Nomor HP-nya juga salah. Itu enggak tahu saya, (Bjorka) ngambil datanya dari mana. Kebanyakan salah itu data-datanya,” ujarnya pada 13 September 2022.

Respons Pemerintah: Tim Khusus dan Investigasi

Aksi peretasan ini membuat Presiden Joko Widodo menggelar rapat khusus bersama Menko Polhukam Mahfud MD, Menkominfo Johnny G Plate, Kepala BSSN Hinsa Siburian, dan BIN. Pemerintah kemudian membentuk tim tanggap darurat siber untuk menangani kebocoran data tersebut.

Mahfud MD kala itu menegaskan bahwa sebagian data yang bocor bukan termasuk data rahasia.

“Sebenarnya bukan data yang sebetulnya rahasia, yang bisa diambil dari mana-mana cuma kebetulan sama,” kata Mahfud (12/9/2022).

Pakar keamanan siber dari UNS, Rosihan Ari Yuana, menilai kasus ini sebagai alarm serius bagi pemerintah.

“Seharusnya pemerintah peduli sejak awal membangun sistem digital yang kuat. Membuat sistem digital itu tidak hanya asal jadi, namun lemah di keamanan datanya,” ujarnya.

Baca Juga:  Salah Paham, Aksi Kejar-kejaran di Jalan Pasteur Berakhir Damai

Kasus Baru: WFT Diduga Sosok di Balik Bjorka

Meski aktivitas Bjorka sempat mereda pada 2023, namanya kembali muncul setelah penangkapan seorang pemuda 22 tahun berinisial WFT. Dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (2/10/2025), polisi memperlihatkan WFT dalam balutan baju tahanan oranye dan masker.

Wakil Direktur Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, mengungkapkan WFT, sosok diduga Bjorka telah aktif di dark web sejak 2020.

“Pelaku kita ini bermain di dark web tersebut di mana di dark web tersebut yang bersangkutan sudah mulai mengeksplor sejak tahun 2020,” ujarnya.

WFT diduga kerap berganti identitas menjadi SkyWave, Shint Hunter, hingga Oposite6890 pada Agustus 2025 untuk menghindari pelacakan. Ia juga memakai berbagai alamat email dan nomor telepon demi memperkuat penyamaran.

Kasus ini terbongkar setelah sebuah bank melaporkan adanya akses ilegal terhadap 4,9 juta data nasabah. Dari akun @bjorkanesiaa, pelaku sempat mengunggah data dan mengirim pesan ke akun resmi bank, mengklaim telah membobol sistem mereka.

Baca Juga:  Viral Mobil-mobil Hanyut Terseret Banjir Bandang di Sukabumi

Bukan Ahli IT, Belajar Otodidak di Komunitas Online

Kasubdit IV Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon, menjelaskan bahwa WFT ditangkap di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa.

Menariknya, WFT bukan lulusan IT atau sekolah tinggi teknologi. Ia tidak lulus SMK dan mempelajari dunia peretasan secara otodidak melalui komunitas daring.

“Yang bersangkutan ini bukan ahli IT, hanya orang yang tidak lulus SMK. Namun sehari-hari secara otodidak dia selalu mempelajari IT,” terang Herman.

“Jadi dia belajar IT melalui komunitas-komunitas media sosial,” tambahnya.

WFT mengaku memperoleh data ilegal dari dark web, kemudian menjualnya dengan harga puluhan juta rupiah per transaksi.

“Pengakuannya, sekali menjual data kurang lebih nilainya puluhan juta. Jadi tergantung orang-orang yang membeli data yang dia jual melalui dark forum,” jelas Herman.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Polisi masih mendalami apakah WFT benar-benar sosok utama di balik aksi Bjorka pada 2022–2023. Mereka juga membuka peluang kerja sama internasional mengingat aktivitasnya terkait forum gelap global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bjorka hacker Indonesia pemerintah Polri viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.