Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Cara Jitu Serbu Link Dana Kaget Sabtu 9 Mei 2026: Tips Menang Cepat Saldo Gratis Tanpa Ribet!

Sabtu, 9 Mei 2026 10:33 WIB

Indonesia Bangsa Tertua? Penemuan Candi Adan-Adan Buktikan Ucapan Cak Nun Soal Kejayaan Nusantara

Sabtu, 9 Mei 2026 10:06 WIB

Kronologi Kerusuhan Stadion Lukas Enembe: Dari Kekalahan Persipura hingga Pembakaran Ambulans Brimob

Sabtu, 9 Mei 2026 08:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Jitu Serbu Link Dana Kaget Sabtu 9 Mei 2026: Tips Menang Cepat Saldo Gratis Tanpa Ribet!
  • Indonesia Bangsa Tertua? Penemuan Candi Adan-Adan Buktikan Ucapan Cak Nun Soal Kejayaan Nusantara
  • Kronologi Kerusuhan Stadion Lukas Enembe: Dari Kekalahan Persipura hingga Pembakaran Ambulans Brimob
  • Ngaku Kebal Hukum karena Anak Perwira, Perempuan yang Viral Gelar ‘Lomba Rasis’ Kini Kena Batunya!
  • Update! Kode Redeem FC Mobile Sabtu 9 Mei 2026: Amankan Gems dan Pack Pemain Gratis Akhir Pekan
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Resmi! Nobar Persib vs Persija di GBLA Dibuka, Cek Harga Tiket dan Benefit Eksklusifnya
  • Heboh Link Video Guru Bahasa Inggris Viral, Netizen Ramai Cari Versi Full
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 9 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sepak Terjang Bjorka, Hacker Viral yang Sempat Bikin Pemerintah Ketar-ketir

By Aga GustianaJumat, 3 Oktober 2025 14:16 WIB4 Mins Read
Hacker Bjorka
Bjorka, hacker yang sempat bikin heboh Indonesia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ingat Bjorka? Sosok misterius yang dulu bikin geger se-Indonesia dengan aksi peretasannya. Publik sempat mengira ia hacker super yang sulit dilacak. Ternyata realitanya jauh dari bayangan: sosok yang mengaku sebagai Bjorka hanyalah pemuda biasa yang gak lulus SMK, belajar IT secara otodidak dari komunitas online.

Bjorka dan Aksi Peretasan yang Menggegerkan Indonesia

Nama Bjorka pertama kali dikenal publik pada Agustus 2022, saat akun tersebut membocorkan 26 juta data pelanggan IndiHome di forum gelap Breached.to. Informasi yang tersebar mencakup riwayat pencarian, nama pelanggan, alamat email, hingga NIK.

Tak berhenti di situ, pada 31 Agustus 2022 Bjorka juga membagikan data registrasi kartu SIM jutaan pengguna, disusul kebocoran data pemilih Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 6 September 2022. Data tersebut berisi nama, NIK, alamat, dan status disabilitas jutaan warga.

Sosok ini semakin menyita perhatian publik ketika mengunggah dokumen yang diklaim sebagai surat menyurat Presiden Joko Widodo, termasuk dokumen berlabel “rahasia” dari BIN. Sejumlah pejabat negara juga menjadi korban doxing, seperti Ketua DPR Puan Maharani, Menkominfo Johnny G Plate, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menko Marves Luhut Pandjaitan.

Baca Juga:  Viral Video Sujiwo Tejo Minta Maaf ke Gus Miftah: Dia Mungkin Wali Lewat Olok-olokannya

Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan, sempat membantah kebenaran data pribadinya yang disebarkan.

“NIK-nya salah. Nomor HP-nya juga salah. Itu enggak tahu saya, (Bjorka) ngambil datanya dari mana. Kebanyakan salah itu data-datanya,” ujarnya pada 13 September 2022.

Respons Pemerintah: Tim Khusus dan Investigasi

Aksi peretasan ini membuat Presiden Joko Widodo menggelar rapat khusus bersama Menko Polhukam Mahfud MD, Menkominfo Johnny G Plate, Kepala BSSN Hinsa Siburian, dan BIN. Pemerintah kemudian membentuk tim tanggap darurat siber untuk menangani kebocoran data tersebut.

Mahfud MD kala itu menegaskan bahwa sebagian data yang bocor bukan termasuk data rahasia.

“Sebenarnya bukan data yang sebetulnya rahasia, yang bisa diambil dari mana-mana cuma kebetulan sama,” kata Mahfud (12/9/2022).

Pakar keamanan siber dari UNS, Rosihan Ari Yuana, menilai kasus ini sebagai alarm serius bagi pemerintah.

“Seharusnya pemerintah peduli sejak awal membangun sistem digital yang kuat. Membuat sistem digital itu tidak hanya asal jadi, namun lemah di keamanan datanya,” ujarnya.

Baca Juga:  Massa Murka! Rumah Kakek Diduga Pelaku Pelecehan Anak di Bandung Barat Diserbu Warga

Kasus Baru: WFT Diduga Sosok di Balik Bjorka

Meski aktivitas Bjorka sempat mereda pada 2023, namanya kembali muncul setelah penangkapan seorang pemuda 22 tahun berinisial WFT. Dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (2/10/2025), polisi memperlihatkan WFT dalam balutan baju tahanan oranye dan masker.

Wakil Direktur Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, mengungkapkan WFT, sosok diduga Bjorka telah aktif di dark web sejak 2020.

“Pelaku kita ini bermain di dark web tersebut di mana di dark web tersebut yang bersangkutan sudah mulai mengeksplor sejak tahun 2020,” ujarnya.

WFT diduga kerap berganti identitas menjadi SkyWave, Shint Hunter, hingga Oposite6890 pada Agustus 2025 untuk menghindari pelacakan. Ia juga memakai berbagai alamat email dan nomor telepon demi memperkuat penyamaran.

Kasus ini terbongkar setelah sebuah bank melaporkan adanya akses ilegal terhadap 4,9 juta data nasabah. Dari akun @bjorkanesiaa, pelaku sempat mengunggah data dan mengirim pesan ke akun resmi bank, mengklaim telah membobol sistem mereka.

Baca Juga:  Gus Miftah Putuskan Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Tegaskan Bukan Karena Ditekan

Bukan Ahli IT, Belajar Otodidak di Komunitas Online

Kasubdit IV Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon, menjelaskan bahwa WFT ditangkap di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa.

Menariknya, WFT bukan lulusan IT atau sekolah tinggi teknologi. Ia tidak lulus SMK dan mempelajari dunia peretasan secara otodidak melalui komunitas daring.

“Yang bersangkutan ini bukan ahli IT, hanya orang yang tidak lulus SMK. Namun sehari-hari secara otodidak dia selalu mempelajari IT,” terang Herman.

“Jadi dia belajar IT melalui komunitas-komunitas media sosial,” tambahnya.

WFT mengaku memperoleh data ilegal dari dark web, kemudian menjualnya dengan harga puluhan juta rupiah per transaksi.

“Pengakuannya, sekali menjual data kurang lebih nilainya puluhan juta. Jadi tergantung orang-orang yang membeli data yang dia jual melalui dark forum,” jelas Herman.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Polisi masih mendalami apakah WFT benar-benar sosok utama di balik aksi Bjorka pada 2022–2023. Mereka juga membuka peluang kerja sama internasional mengingat aktivitasnya terkait forum gelap global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bjorka hacker Indonesia pemerintah Polri viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Indonesia Bangsa Tertua? Penemuan Candi Adan-Adan Buktikan Ucapan Cak Nun Soal Kejayaan Nusantara

Ngaku Kebal Hukum karena Anak Perwira, Perempuan yang Viral Gelar ‘Lomba Rasis’ Kini Kena Batunya!

Kemacetan

Bandung Padat Acara! Nobar Persija vs Persib hingga Konser Besar Akhir Pekan Ini

Rafael Situmorang Tegaskan PIP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungutan

Rafael Situmorang Ingatkan Dana PIP Harus Dipakai untuk Sekolah, Bukan Kepentingan Lain

Siap-siap! PIP Cair Akhir Mei, Rafael Situmorang Minta Orang Tua Segera Ke Sekolah

Terpopuler
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.