Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gedung DPRD Jabar Dikepung Mahasiswa, Kebijakan Ekonomi hingga RUU Polri Jadi Sorotan Utama

Kamis, 11 Juni 2026 16:30 WIB

Igor Tolic Tak Gentar, Persib Siap Hadapi Raksasa Asia Tenggara di ACC 2026

Kamis, 11 Juni 2026 16:04 WIB

Heboh Pencarian Link Video Cut Salwa, Jangan Sampai Jadi Korban Phishing

Kamis, 11 Juni 2026 15:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gedung DPRD Jabar Dikepung Mahasiswa, Kebijakan Ekonomi hingga RUU Polri Jadi Sorotan Utama
  • Igor Tolic Tak Gentar, Persib Siap Hadapi Raksasa Asia Tenggara di ACC 2026
  • Heboh Pencarian Link Video Cut Salwa, Jangan Sampai Jadi Korban Phishing
  • Siap-Siap! Bansos Barang Bakal Dihapus, Diganti Uang Tunai Rp5,4 Juta Pakai Teknologi AI
  • PSSI Berang! Foto dan Identitas Oknum Suporter yang Hina Beckham Putra Bakal Dipajang di Stadion
  • Sesar Naik Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Ahli BRIN Ingatkan Potensi Gempa Darat Jawa
  • Bongkar Kedok Giorgio Antonio, Kupas Tuntas Profil Sang Kekasih Sarwendah!
  • Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda, Ini Jadwal Terbaru dari Korlantas Polri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 11 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Siap-Siap! Bansos Barang Bakal Dihapus, Diganti Uang Tunai Rp5,4 Juta Pakai Teknologi AI

By Aga GustianaKamis, 11 Juni 2026 15:32 WIB2 Mins Read
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
Ilustrasi Bantuan 2026. (Foto: Pixabay/Ekoanug)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Indonesia tengah bersiap merombak total sistem distribusi bantuan sosial (bansos) di tanah air. Ke depan, skema pembagian bantuan berupa barang akan sepenuhnya dihentikan dan dialihkan menjadi stimulus tunai atau transfer tunai langsung (direct cash transfer). Langkah revolusioner ini diambil demi memastikan bantuan negara lebih tepat sasaran dan efisien.

Rencana besar tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan. Berdasarkan kalkulasi data yang telah dirangkum oleh pihaknya, setiap masyarakat yang masuk dalam kategori penerima manfaat diproyeksikan bakal mengantongi dana tunai sebesar Rp5,4 juta.

Menariknya, proses penyaringan dan pengelompokan seluruh data penerima bantuan tunai tersebut tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan bakal dikomandoi oleh teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

“Saya melihat nanti subsidi tidak akan lagi ke barang. Subsidi akan langsung kepada yang menerima karena rata-rata kita kumpulkan semua bansos itu dengan cash transfer dan seterusnya, ada Rp 5,4 juta per orang. Ini nanti akan dikelompokkan dengan AI,” ungkap Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga:  Erick Thohir dan Luhut Hadiri Upacara HUT ke-79 RI di IKN dengan Baju Adat Dayak

Modernisasi KUR untuk Pelaku UMKM

Ekosistem digital berbasis kecerdasan buatan ini nyatanya tidak hanya menyasar sektor bantalan sosial. Luhut menjelaskan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan bagi para pelaku UMKM juga akan diintegrasikan dengan teknologi AI. Transformasi ini menjadi bagian dari peta jalan digitalisasi birokrasi atau Government Technology (GovTech) yang sedang digalakkan secara masif oleh pemerintah.

Baca Juga:  Jokowi Bagi-bagi Anugerah Tanda Kehormatan untuk 64 Tokoh, Ada Luhut hingga Budi Arie

“Kita akan bisa mendorong untuk membuat UMKM dengan tentu memberikan KUR yang baik, karena orang ini sudah bisa dipantau dengan jelas latar belakangnya karena tadi, Government Technology,” terangnya.

Era Baru Pemerintahan Digital dan Single ID

Lebih lanjut, Luhut menegaskan bahwa jalannya roda pemerintahan di bawah komando Presiden Prabowo Subianto ke depan bakal sepenuhnya bersandar pada ekosistem digital yang diperkuat oleh kecerdasan buatan. Sebagai fondasi utama, pemerintah menargetkan peluncuran sistem identitas data tunggal terpadu atau Digital Single ID pada penghujung tahun ini.

Baca Juga:  Di Masa Pemulihan, Luhut Unggah Tulisan Sinyal Dukung Prabowo-Gibran?

Kehadiran identitas digital yang terintegrasi ini diyakini mampu memangkas celah kebocoran anggaran negara, karena seluruh program bantuan tunai langsung dapat meluncur secara presisi kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Mungkin akhir tahun ini akan ada Digital Single ID yang mengakibatkan semua bansos atau direct cash transfer itu akan targeted. Jadi akan sesuai dan itu akan menghemat angka cukup besar,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bansos tunai Dewan Ekonomi Nasional Digital Single ID kecerdasan buatan Luhut Binsar Pandjaitan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Pencarian Link Video Cut Salwa, Jangan Sampai Jadi Korban Phishing

Bongkar Kedok Giorgio Antonio, Kupas Tuntas Profil Sang Kekasih Sarwendah!

Harga Emas Hari Ini 11 Juni 2026 Turun Signifikan, Simak Daftar Lengkapnya

Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?

Dicari Ribuan Orang! Link Telegram Cut Salwa Viral Jadi Sorotan, Netizen Diminta Lebih Waspada

Sinyal Kuat dari WWDC 2026: Apple Akhirnya Beri Bocoran iPhone Lipat Lewat iOS 27?

Terpopuler
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.