bukamata.id – Profil Sherly Tjoanda menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, terutama setelah pertemuannya dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pertemuan informal itu berlangsung dalam suasana akrab di kediaman pribadi Dedi yang terletak di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat.
Momen ini tak hanya menarik perhatian karena kedekatan dua kepala daerah, tetapi juga karena meningkatnya ketertarikan publik terhadap sosok Sherly Tjoanda yang belum lama menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara.
Profil Sherly Tjoanda: Gubernur Maluku Utara dengan Latar Belakang Bisnis
Sherly Tjoanda adalah figur baru dalam dunia politik Tanah Air yang patut diperhitungkan. Ia lahir di Ambon pada 8 Agustus 1982. Latar belakang pendidikannya cukup impresif—menempuh S1 di Universitas Petra Surabaya dan melanjutkan studi ke Inholland University, Belanda, pada 2004, mengambil jurusan Manajemen Bisnis Internasional.
Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, Sherly aktif sebagai pelaku usaha. Bersama almarhum suaminya, Benny Laos, ia mendirikan PT Bela Group yang berfokus pada berbagai sektor usaha strategis. Tidak hanya di bidang bisnis, Sherly juga dikenal melalui kiprahnya dalam kegiatan sosial lewat Yayasan Bela Peduli, yang bergerak dalam bantuan bagi anak yatim dan keluarga prasejahtera.
Dari Duka ke Panggung Politik
Perjalanan Sherly memasuki dunia politik bukanlah hal yang direncanakan sejak awal. Keputusannya maju sebagai calon gubernur terjadi setelah musibah menimpa keluarganya. Suaminya, Benny Laos—yang merupakan calon Gubernur Maluku Utara—meninggal dalam kecelakaan laut di Pulau Taliabu pada Oktober 2024.
Sherly kemudian dipercaya menggantikan posisi Benny dalam kontestasi Pilkada 2024. Berpasangan dengan Sarbin Sehe, ia berhasil memenangkan suara mayoritas, yakni sebesar 50,69 persen. Keduanya resmi dilantik pada 20 Februari 2025, menandai dimulainya kepemimpinan Sherly sebagai Gubernur Maluku Utara untuk periode 2025–2030.
Fokus Program Kerja: Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Daerah
Sebagai pemimpin daerah, Sherly membawa visi pembangunan yang inklusif dan progresif. Beberapa sektor menjadi prioritas dalam masa kepemimpinannya:
- Peningkatan Mutu Pendidikan dan Kesehatan: Pemerintahannya menargetkan pemerataan akses dan kualitas pendidikan, serta fasilitas kesehatan, terutama di wilayah terpencil.
- Pengembangan Infrastruktur: Perbaikan jalan, pelabuhan, dan konektivitas antar pulau menjadi fokus utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
- Optimalisasi PAD: Sherly bertekad meningkatkan Pendapatan Asli Daerah melalui sektor pertambangan, kelautan, serta potensi lokal lainnya.
- Transparansi Pemerintahan: Ia juga menjalin sinergi dengan DPRD demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Misi Budaya dan Pariwisata: Melestarikan Warisan dan Menarik Wisatawan
Sherly menunjukkan perhatian serius terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata lokal. Salah satu langkah nyatanya adalah kunjungannya ke Kesultanan Ternate untuk mendukung pelaksanaan Festival Legu Gam dan kegiatan budaya lainnya.
Ia juga aktif mempromosikan potensi wisata Maluku Utara kepada Kementerian Pariwisata. Harapannya, sektor pariwisata bisa menjadi penopang utama ekonomi daerah ke depan, sekaligus menjaga kearifan lokal.
Sorotan Kekayaan: Gubernur Terkaya di Indonesia
Nama Sherly Tjoanda mencuat di media bukan hanya karena kiprahnya di pemerintahan. Berdasarkan laporan LHKPN tahun 2025, total kekayaannya mencapai Rp 709,76 miliar. Angka ini menjadikannya gubernur terkaya di Indonesia saat ini.
Kekayaan tersebut mayoritas berasal dari properti berupa tanah dan bangunan, serta aset lain yang dikelola melalui PT Bela Group. Kendati demikian, Sherly menegaskan bahwa seluruh kekayaannya telah dilaporkan sesuai prosedur dan digunakan untuk mendukung kegiatan filantropi serta pembangunan.
Tantangan dan Harapan sebagai Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara
Menjadi pemimpin perempuan pertama di Maluku Utara tentu bukan tugas yang ringan. Tantangan sosial dan politik datang dari berbagai arah. Namun, dengan pengalaman di dunia bisnis, kemampuan manajerial, dan dukungan masyarakat, Sherly menunjukkan bahwa ia siap mengemban amanah tersebut.
Sherly Tjoanda tak hanya membawa semangat baru dalam pemerintahan daerah, tetapi juga harapan bagi warga Maluku Utara akan masa depan yang lebih baik, adil, dan sejahtera.
Penutup
Dengan latar belakang yang kuat di dunia usaha, kepedulian sosial yang tinggi, serta visi yang jelas untuk pembangunan daerah, profil Sherly Tjoanda kini menjadi salah satu yang paling menarik perhatian di kancah politik nasional. Kepemimpinannya di Maluku Utara diharapkan dapat membawa perubahan nyata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











