Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Sabtu, 1 Agustus 2026 22:16 WIB

Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI

Sabtu, 1 Agustus 2026 21:57 WIB

Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 21:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
  • Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Simposium P3NK Bandung, Langkah Strategis Menuju Kota Berkelanjutan dan Indonesia Emas 2045

By SusanaJumat, 6 Desember 2024 03:00 WIB2 Mins Read
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan, Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kota Bandung menyelenggarakan Pameran Pengelolaan, Perolehan, dan Peningkatan Nilai Kawasan (P3NK) di Harris Hotel and Convention Festival Citylink, Kamis (5/12/2024).

Acara ini bertujuan mempromosikan pembangunan infrastruktur kota melalui Proyek Strategis Nasional (PSN), sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 6 Tahun 2024.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan, menyampaikan bahwa keterbatasan kemampuan fiskal menjadi tantangan besar bagi daerah, terutama kota-kota tanpa sumber daya alam yang melimpah.

Untuk mengatasinya, metode Land Value Capture (LVC), atau peningkatan nilai lahan, menjadi alternatif pembiayaan yang menjanjikan.

“Metode ini memanfaatkan nilai tambah lahan yang dihasilkan dari pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Dengan begitu, pembangunan kota dapat terus berjalan tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran negara,” ujar Dharmawan.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2024, pemerintah mendukung pendanaan infrastruktur berbasis LVC, atau dikenal dengan istilah P3NK, sebagai solusi untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Dharmawan juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta untuk mewujudkan pembangunan kota yang terencana, efisien, dan efektif.

“Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) memiliki peran strategis sebagai wadah kolaborasi dan aspirasi pemerintah kota untuk menyesuaikan kebijakan nasional dengan kebutuhan daerah,” jelasnya.

Dharmawan berharap simposium ini menjadi platform diskusi dan pembelajaran bagi berbagai kota di Indonesia, sekaligus memunculkan inovasi dan solusi strategis untuk pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bappelitbang Kota Bandung, Anton Sunarwibowo, menjelaskan bahwa tema simposium tahun ini adalah “Mewujudkan Kolaborasi Pemerintah Kota untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Konektivitas, dan Kualitas Hidup”.

“Simposium ini bertujuan mempercepat penerapan Perpres Nomor 79 Tahun 2024 tentang P3NK sebagai alternatif pembiayaan infrastruktur dan mendorong keberlanjutan program pembangunan di kota-kota Indonesia,” ujar Anton.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang strategis untuk menyatukan perspektif dan memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan pembangunan kota yang lebih berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi yang kuat di antara pemangku kepentingan, kita dapat mempercepat realisasi infrastruktur yang efisien, berdampak positif, dan menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dharmawan Indonesia Emas 2045 infrastruktur kota P3NK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.