bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan perbaikan ruas Jalan Mukapayung–Kidangpanjungan–Tanjungwangi yang menghubungkan Kecamatan Cihampelas dan Kecamatan Cililin dilakukan pada 2026.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan, perbaikan menjadi perhatian pemerintah daerah karena ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses penting yang digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Jalan Mukapayung hingga Tanjungwangi memiliki panjang sekitar 9,7 kilometer. Namun, sebagian besar ruas tersebut masih mengalami kerusakan.
“Berdasarkan laporan kondisi pada akhir 2025, dari total 9,7 kilometer ruas jalan tersebut, sekitar 1,6 kilometer berada dalam kondisi baik. Sementara sekitar 8,1 kilometer atau 83,5 persen masih mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang beragam,” kata Jeje, Kamis, 17 September 2026.
3,7 Kilometer Jalan Diperbaiki Tahun Ini
Melihat kondisi tersebut, Pemkab Bandung Barat memasukkan ruas Jalan Mukapayung–Kidangpanjungan–Tanjungwangi ke dalam program penanganan infrastruktur jalan tahun 2026.
Dari total panjang jalan 9,7 kilometer, pemerintah daerah akan melakukan perbaikan sepanjang 3,7 kilometer.
Penanganan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan paling parah agar hasil perbaikan dapat langsung memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat.
“Dari total panjang 9,7 kilometer, tahun ini perbaikan akan dilakukan sepanjang 3,7 kilometer, dengan konsentrasi penanganan pada bagian-bagian jalan yang mengalami kerusakan paling parah,” ujar Jeje.
Menurutnya, perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Bandung Barat mempercepat pembenahan infrastruktur sekaligus menyediakan akses jalan yang lebih layak bagi masyarakat.
Kondisi Jalan Jadi Perhatian Saat Musim Hujan
Jeje mengatakan, kondisi Jalan Mukapayung hingga Tanjungwangi juga menjadi perhatian karena ruas tersebut digunakan masyarakat setiap hari.
Ia bahkan sebelumnya menerima video dari warga yang memperlihatkan kondisi jalan ketika dilanda hujan.
“Sekarang kita melihat kondisinya saat musim kemarau. Saya juga sudah melihat video dari warga ketika musim penghujan. Tentu ini harus menjadi perhatian kita, karena masyarakat menggunakan jalan ini setiap hari,” katanya.
Menurut Jeje, penanganan akan dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan titik-titik yang memiliki tingkat kerusakan paling parah.
“Kita prioritaskan bagian yang kondisinya paling parah. Dari total 9,7 kilometer, tahun ini kita tangani 3,7 kilometer. Mudah-mudahan secara bertahap bagian lainnya juga bisa kita lanjutkan,” tuturnya.
34 Ruas Jalan Bandung Barat Ditangani
Selain Jalan Mukapayung–Kidangpanjungan–Tanjungwangi, Pemkab Bandung Barat pada 2026 juga mengerjakan perbaikan di sejumlah ruas jalan lainnya.
Secara keseluruhan, terdapat 34 ruas jalan yang masuk dalam program penanganan infrastruktur jalan tahun ini.
Dua ruas jalan baru yang turut masuk dalam penanganan adalah Jalan Kertamukti–Sarimukti dan Jalan Cipendeuy–Ciroyom.
Pemkab Bandung Barat juga melanjutkan penanganan terhadap tujuh ruas jalan lanjutan yang sebelumnya telah mulai dikerjakan.
Perbaikan Jalan Dilakukan Bertahap
Jeje menegaskan, masih banyak ruas jalan di Bandung Barat yang membutuhkan perbaikan. Karena itu, pemerintah daerah melakukan penanganan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan anggaran daerah.
“Memang masih banyak ruas jalan yang membutuhkan perhatian. Karena itu, kita terus melakukan percepatan. Kita kerjakan secara bertahap, kita prioritaskan yang paling dibutuhkan masyarakat,” tutur Jeje.
Ia berharap perbaikan infrastruktur jalan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah yang dilalui ruas tersebut.
“Dengan segala daya dan upaya, kami akan terus mempercepat perbaikan infrastruktur secara merata di Bandung Barat,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









