Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung

Sabtu, 1 Agustus 2026 15:20 WIB

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 14:40 WIB

Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok

Sabtu, 1 Agustus 2026 13:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
  • Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup
  • Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Progres Koperasi Merah Putih KBB: 65 Desa Tuntas, 100 Lainnya Siap Menyusul

By Aga GustianaKamis, 15 Mei 2025 20:07 WIB3 Mins Read
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Pajaruman, Kecamatan Sindangkerta, Kamis (15/5/2025). Program ini ditargetkan rampung di 165 desa hingga akhir Mei. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menggenjot realisasi program strategis nasional bertajuk Koperasi Desa Merah Putih, yang ditujukan untuk memperkuat perekonomian lokal berbasis potensi desa. Hingga pertengahan Mei 2025, dari total 165 desa yang ditargetkan, baru 65 desa yang telah merampungkan proses pembentukan koperasi melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Sebanyak 100 desa lainnya masih dalam tahap persiapan. Mereka mengalami kebingungan terkait sejumlah aspek teknis, seperti sumber anggaran awal, penggajian pengurus koperasi, jenis unit usaha yang akan dikembangkan, serta akses pinjaman modal awal.

Menurut Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, pemerintah daerah menargetkan seluruh koperasi desa tersebut selesai dibentuk pada akhir bulan Mei 2025.

“Alhamdulillah sampai dengan hari ini sudah terlaporkan 65 desa yang telah selesai melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Untuk 100 desa lainnya sudah terjadwalkan musdesusnya sampai dengan akhir bulan Mei ini,” jelas Jeje saat ditemui di Bandung Barat, Kamis (15/5/2025).

Koperasi ini tidak bersifat seragam, melainkan dirancang fleksibel dan berbasis potensi lokal masing-masing desa. Beberapa akan fokus pada sektor simpan pinjam, sementara lainnya menjual komoditas unggulan daerah seperti hasil pertanian, UMKM lokal, hingga produk kreatif.

“Koperasi ini akan memiliki keunikan tersendiri, karena disesuaikan dengan potensi unggulan di tiap desa,” ungkap Jeje.

Pembiayaan Modal dan Peran Himbara

Sebagai langkah awal, Pemkab Bandung Barat menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memberikan pinjaman modal sebesar Rp3 miliar per koperasi. Dana ini diharapkan mampu mendukung pembentukan dan operasional koperasi tahap awal.

“Untuk permodalan, sesuai Instruksi Presiden, kami siapkan pembiayaan untuk akta pembentukan koperasi. Modalnya berasal dari anggota koperasi sendiri dan bisa diakses juga dari Himbara serta sumber resmi lainnya,” tambah Jeje.

Pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar koperasi dapat berjalan profesional dan berkelanjutan. Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) ditunjuk untuk memberikan pelatihan teknis dan pendampingan kepada para pengurus koperasi desa.

“SDM pengelola akan dibina melalui pelatihan dan pendampingan oleh Diskop UKM. Ini penting agar koperasi bisa berjalan efektif dan tidak mandek seperti banyak kasus sebelumnya,” tegasnya.

Membangun Ekonomi Kerakyatan Lewat Desa

Program Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan bagian dari implementasi visi pembangunan ekonomi kerakyatan. Pemerintah daerah berharap kehadiran koperasi ini dapat menjadi motor penggerak perekonomian desa dan memperluas akses masyarakat terhadap lapangan usaha yang produktif dan berdaya saing.

“Melalui Koperasi Desa Merah Putih diharapkan terwujud usaha bersama yang mampu menjadi wadah bagi masyarakat desa dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan manusia yang ada di desa,” tutur Jeje.

Dengan kolaborasi antarinstansi dan komitmen dari setiap desa, program ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi desa serta memperkecil kesenjangan pembangunan antara wilayah pedesaan dan perkotaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ekonomi Desa jawa barat Jeje Ritchie Ismail Kabupaten Bandung Barat koperasi merah putih Program Pemerintah Daerah UMKM Desa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.