Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Perebutan Tiket 32 Besar Panas! Jadwal 27-28 Juni Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 26 Juni 2026 09:46 WIB

Drama Grup F Piala Dunia 2026: Jepang dan Swedia Kompak Melenggang ke Babak 32 Besar

Jumat, 26 Juni 2026 09:10 WIB

Truk Tabrak Ruko di Buahbatu Bandung, Sopir Tewas Diduga Serangan Jantung

Jumat, 26 Juni 2026 09:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Perebutan Tiket 32 Besar Panas! Jadwal 27-28 Juni Fase Grup Piala Dunia 2026
  • Drama Grup F Piala Dunia 2026: Jepang dan Swedia Kompak Melenggang ke Babak 32 Besar
  • Truk Tabrak Ruko di Buahbatu Bandung, Sopir Tewas Diduga Serangan Jantung
  • Terminal Cicaheum Resmi Ditutup Total Hari Ini, Seluruh Bus Dialihkan ke Leuwipanjang
  • Merinding! Murajaah Gadis Cantik Mualaf Australia yang Pernah ‘Didatangi’ Rasulullah SAW saat Umrah
  • Serbu Link DANA Kaget Hari Ini 26 Juni 2026: Amankan Kuota Saldo Gratis Sebelum Kehabisan, Ini Caranya!
  • Perpisahan Robi Darwis dengan Persib, Tinggalkan Jejak dan Kenangan Manis
  • Dicari Netizen! Link Video Viral TikTok Ibu Handuk Putih Picu Rasa Penasaran Publik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 26 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siswa SD di Ngada Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat untuk Sang Ibu

By SusanaSelasa, 3 Februari 2026 20:04 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Garis Polisi. (pusiknas.polri.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang siswa sekolah dasar berinisial YBS (10), warga Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (29/1/2026).

Aparat kepolisian menduga korban mengakhiri hidupnya, namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Peristiwa ini mengundang perhatian warga setempat setelah korban ditemukan di area kebun dekat sebuah pondok di Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu. Lokasi tersebut diketahui merupakan tempat tinggal korban bersama neneknya yang telah lanjut usia.

Ditemukan Surat untuk Ibu Korban

Di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis oleh korban sebelum meninggal dunia.

Surat tersebut ditujukan kepada ibunya dan berisi pesan perpisahan serta permintaan agar sang ibu tidak bersedih.

Begini bunyi surat korban dalam bahasa Ngada:

KERTAS TII MAMA RETI
MAMA GALO ZEE
MAMA MOLO JA’O
GALO MATA MAE RITA EE MAMA
MAMA JAO GALO MATA
MAE WOE RITA NE’E GAE NGAO EE
MOLO MAMA

Artinya: SURAT BUAT MAMA RETI, MAMA SAYA PERGI DULU, MAMA RELAKAN SAYA PERGI, JANGAN MENANGIS YA MAMA, MAMA SAYA PERGI, TIDAK PERLU MAMA MENANGIS DAN MENCARI ATAU MERINDUKAN SAYA, SELAMAT TINGGAL MAMA.

Kepala Seksi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus E. Pissort, membenarkan temuan tersebut. Menurutnya, hasil awal pemeriksaan menunjukkan adanya kecocokan antara tulisan di surat dengan tulisan korban di buku sekolah.

“Dugaan sementara mengarah pada bunuh diri. Namun kami masih melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan saksi,” ujar Benediktus, Senin (2/2/2026).

Keterangan Saksi di Lokasi Kejadian

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya Kornelis Dopo (59), Gregorius Kodo (35), dan Rofina Bera (34) yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian.

Salah satu saksi menuturkan bahwa korban sempat terlihat dalam kondisi murung pada pagi hari sebelum ditemukan meninggal. Warga yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut kemudian segera meminta pertolongan dan melaporkan ke pihak kepolisian.

Kesaksian Keluarga Korban

Ibu korban berinisial MGT (47) menyampaikan bahwa pada malam sebelum kejadian, korban sempat menginap di rumahnya. Keesokan paginya, korban diantar kembali ke pondok neneknya.

Ia juga mengaku sempat memberikan nasihat kepada anaknya agar tetap rajin bersekolah, meski kondisi ekonomi keluarga tengah sulit. Polisi masih mendalami kemungkinan faktor psikologis dan lingkungan yang memengaruhi kondisi korban.

Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Hingga saat ini, Polres Ngada menyatakan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Aparat memastikan akan menangani perkara ini secara profesional dengan melibatkan keterangan saksi, keluarga, serta hasil pemeriksaan lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak meninggal dunia NTT dugaan bunuh diri kasus kematian anak Ngada siswa SD Ngada surat perpisahan siswa SD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Tabrak Ruko di Buahbatu Bandung, Sopir Tewas Diduga Serangan Jantung

Terminal Cicaheum Resmi Ditutup Total Hari Ini, Seluruh Bus Dialihkan ke Leuwipanjang

Lebih Sangar dari Intel! Emak-emak Ini Sendirian Obrak-Abrik Sarang Sabu 24 Jam, Polisi Baru Gerak Pas Viral?

Peringati Hari Asyura, Cucun Ahmad Syamsurijal Santuni 1.448 Anak Yatim dan Resmikan Rumah Layak Huni

Ilustrasi gempa

Gempa Dahsyat Magnitudo 7,5 Guncang Venezuela, Puluhan Tewas dan Ratusan Terluka

Dedi Mulyadi Alihkan Sayembara Rp250 Juta untuk Korban YTR, Diserahkan saat Hari Bhayangkara

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.