Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP, Ini Desil yang Berpeluang Dapat Bantuan

Senin, 19 Oktober 2026 01:00 WIB

Sentuhan Pertama Langsung Gol! Julio Cesar Bawa Persib Tumbangkan Persik Kediri

Minggu, 18 Oktober 2026 21:13 WIB

Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki

Minggu, 18 Oktober 2026 20:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP, Ini Desil yang Berpeluang Dapat Bantuan
  • Sentuhan Pertama Langsung Gol! Julio Cesar Bawa Persib Tumbangkan Persik Kediri
  • Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki
  • Dibayar Tuntas! 15 Tahun Vakum Akting, Comeback Agnez Mo Langsung Guncang Hollywood!
  • Melonjak dari 17 Jadi 253, Rumah Rusak Akibat Gempa Bogor Terus Bertambah
  • Pelari ITB Ultra Marathon Meninggal di Cianjur, Ini Kronologinya
  • Jelang Persib vs Persik, Beckham Putra Kirim Pesan Khusus untuk Bobotoh
  • Dibesarkan Sepenuh Hati, Diusir di Usia Senja?! Kisah Pilu Kakek 78 Tahun yang Bikin Netizen Elus Dada
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 19 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siswa SD di Ngada Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat untuk Sang Ibu

By SusanaSelasa, 3 Februari 2026 20:04 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Garis Polisi. (pusiknas.polri.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang siswa sekolah dasar berinisial YBS (10), warga Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (29/1/2026).

Aparat kepolisian menduga korban mengakhiri hidupnya, namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Peristiwa ini mengundang perhatian warga setempat setelah korban ditemukan di area kebun dekat sebuah pondok di Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu. Lokasi tersebut diketahui merupakan tempat tinggal korban bersama neneknya yang telah lanjut usia.

Ditemukan Surat untuk Ibu Korban

Di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis oleh korban sebelum meninggal dunia.

Surat tersebut ditujukan kepada ibunya dan berisi pesan perpisahan serta permintaan agar sang ibu tidak bersedih.

Begini bunyi surat korban dalam bahasa Ngada:

KERTAS TII MAMA RETI
MAMA GALO ZEE
MAMA MOLO JA’O
GALO MATA MAE RITA EE MAMA
MAMA JAO GALO MATA
MAE WOE RITA NE’E GAE NGAO EE
MOLO MAMA

Artinya: SURAT BUAT MAMA RETI, MAMA SAYA PERGI DULU, MAMA RELAKAN SAYA PERGI, JANGAN MENANGIS YA MAMA, MAMA SAYA PERGI, TIDAK PERLU MAMA MENANGIS DAN MENCARI ATAU MERINDUKAN SAYA, SELAMAT TINGGAL MAMA.

Kepala Seksi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus E. Pissort, membenarkan temuan tersebut. Menurutnya, hasil awal pemeriksaan menunjukkan adanya kecocokan antara tulisan di surat dengan tulisan korban di buku sekolah.

“Dugaan sementara mengarah pada bunuh diri. Namun kami masih melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan saksi,” ujar Benediktus, Senin (2/2/2026).

Keterangan Saksi di Lokasi Kejadian

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya Kornelis Dopo (59), Gregorius Kodo (35), dan Rofina Bera (34) yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian.

Salah satu saksi menuturkan bahwa korban sempat terlihat dalam kondisi murung pada pagi hari sebelum ditemukan meninggal. Warga yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut kemudian segera meminta pertolongan dan melaporkan ke pihak kepolisian.

Kesaksian Keluarga Korban

Ibu korban berinisial MGT (47) menyampaikan bahwa pada malam sebelum kejadian, korban sempat menginap di rumahnya. Keesokan paginya, korban diantar kembali ke pondok neneknya.

Ia juga mengaku sempat memberikan nasihat kepada anaknya agar tetap rajin bersekolah, meski kondisi ekonomi keluarga tengah sulit. Polisi masih mendalami kemungkinan faktor psikologis dan lingkungan yang memengaruhi kondisi korban.

Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Hingga saat ini, Polres Ngada menyatakan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Aparat memastikan akan menangani perkara ini secara profesional dengan melibatkan keterangan saksi, keluarga, serta hasil pemeriksaan lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP, Ini Desil yang Berpeluang Dapat Bantuan

Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki

Ilustrasi gempa

Melonjak dari 17 Jadi 253, Rumah Rusak Akibat Gempa Bogor Terus Bertambah

Pelari ITB Ultra Marathon Meninggal di Cianjur, Ini Kronologinya

Dibesarkan Sepenuh Hati, Diusir di Usia Senja?! Kisah Pilu Kakek 78 Tahun yang Bikin Netizen Elus Dada

ASN bisa WFA

Kronologi ASN Pemkot Bandung Dipecat Tidak Hormat Usai Diduga Hamili Pelajar Magang

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.