Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

GBLA Disimpan untuk Liga, Persib Pilih Si Jalak Harupat Kontra Manila Digger di ACL Two

Senin, 24 Agustus 2026 03:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

NIK KTP Bisa Dicek! Begini Cara Cek Bansos Agustus 2026 lewat Situs Resmi Kemensos

Senin, 24 Agustus 2026 01:00 WIB

BMI Demokrat Jabar All Out Dukung Anton Sukartono, Siap Kawal Musda VI hingga Periode 2031

Minggu, 23 Agustus 2026 22:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • GBLA Disimpan untuk Liga, Persib Pilih Si Jalak Harupat Kontra Manila Digger di ACL Two
  • NIK KTP Bisa Dicek! Begini Cara Cek Bansos Agustus 2026 lewat Situs Resmi Kemensos
  • BMI Demokrat Jabar All Out Dukung Anton Sukartono, Siap Kawal Musda VI hingga Periode 2031
  • Mesin Politik Mulai Dipanaskan! PRI Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jawa Barat
  • Dari Sopir Perusahaan hingga ‘Bestie’ Jackie Chan, Perjalanan Karier Iko Uwais Tembus Panggung Film Dunia
  • Kebakaran Hebat Lahap Desa Adat Sade Lombok, 150 Rumah Warga Hangus dalam Sekejap
  • Jangan Salah! Ini Cara Cek PKH Tahap 3 2026 Lewat HP, Status Bansos hingga Desil DTSEN
  • Bukan Sekadar Menang! Saddil Ramdani Beberkan Misi Besar Persib vs Manila Digger
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siswa SD di Ngada Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat untuk Sang Ibu

By SusanaSelasa, 3 Februari 2026 20:04 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Garis Polisi. (pusiknas.polri.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang siswa sekolah dasar berinisial YBS (10), warga Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (29/1/2026).

Aparat kepolisian menduga korban mengakhiri hidupnya, namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Peristiwa ini mengundang perhatian warga setempat setelah korban ditemukan di area kebun dekat sebuah pondok di Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu. Lokasi tersebut diketahui merupakan tempat tinggal korban bersama neneknya yang telah lanjut usia.

Ditemukan Surat untuk Ibu Korban

Di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis oleh korban sebelum meninggal dunia.

Surat tersebut ditujukan kepada ibunya dan berisi pesan perpisahan serta permintaan agar sang ibu tidak bersedih.

Begini bunyi surat korban dalam bahasa Ngada:

KERTAS TII MAMA RETI
MAMA GALO ZEE
MAMA MOLO JA’O
GALO MATA MAE RITA EE MAMA
MAMA JAO GALO MATA
MAE WOE RITA NE’E GAE NGAO EE
MOLO MAMA

Artinya: SURAT BUAT MAMA RETI, MAMA SAYA PERGI DULU, MAMA RELAKAN SAYA PERGI, JANGAN MENANGIS YA MAMA, MAMA SAYA PERGI, TIDAK PERLU MAMA MENANGIS DAN MENCARI ATAU MERINDUKAN SAYA, SELAMAT TINGGAL MAMA.

Kepala Seksi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus E. Pissort, membenarkan temuan tersebut. Menurutnya, hasil awal pemeriksaan menunjukkan adanya kecocokan antara tulisan di surat dengan tulisan korban di buku sekolah.

“Dugaan sementara mengarah pada bunuh diri. Namun kami masih melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan saksi,” ujar Benediktus, Senin (2/2/2026).

Keterangan Saksi di Lokasi Kejadian

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya Kornelis Dopo (59), Gregorius Kodo (35), dan Rofina Bera (34) yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian.

Salah satu saksi menuturkan bahwa korban sempat terlihat dalam kondisi murung pada pagi hari sebelum ditemukan meninggal. Warga yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut kemudian segera meminta pertolongan dan melaporkan ke pihak kepolisian.

Kesaksian Keluarga Korban

Ibu korban berinisial MGT (47) menyampaikan bahwa pada malam sebelum kejadian, korban sempat menginap di rumahnya. Keesokan paginya, korban diantar kembali ke pondok neneknya.

Ia juga mengaku sempat memberikan nasihat kepada anaknya agar tetap rajin bersekolah, meski kondisi ekonomi keluarga tengah sulit. Polisi masih mendalami kemungkinan faktor psikologis dan lingkungan yang memengaruhi kondisi korban.

Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Hingga saat ini, Polres Ngada menyatakan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Aparat memastikan akan menangani perkara ini secara profesional dengan melibatkan keterangan saksi, keluarga, serta hasil pemeriksaan lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

NIK KTP Bisa Dicek! Begini Cara Cek Bansos Agustus 2026 lewat Situs Resmi Kemensos

BMI Demokrat Jabar All Out Dukung Anton Sukartono, Siap Kawal Musda VI hingga Periode 2031

Mesin Politik Mulai Dipanaskan! PRI Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jawa Barat

Kebakaran Hebat Lahap Desa Adat Sade Lombok, 150 Rumah Warga Hangus dalam Sekejap

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Salah! Ini Cara Cek PKH Tahap 3 2026 Lewat HP, Status Bansos hingga Desil DTSEN

Bukan Asli Ajaran Nabi? Konser Diberi Izin Tapi Maulid Dilarang, Ada Apa dengan Arab Saudi?

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.