Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Rabu, 4 November 2026 17:00 WIB
Thom Haye

Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions

Rabu, 4 November 2026 16:20 WIB

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

Rabu, 4 November 2026 15:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya
  • Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!
  • 6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan
  • 3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Skandal Emas Digital di China: Puluhan Ribu Investor Terjebak, Dana Triliunan Menguap

By Aga GustianaRabu, 4 Februari 2026 11:09 WIB2 Mins Read
Ilustrasi emas digital. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasar emas digital China diguncang badai besar setelah platform investasi JieWoRui (JWR Group) kolaps secara mendadak. Ribuan investor ritel dibuat panik ketika akses penarikan dana diblokir, sementara emas fisik yang selama ini dijanjikan ternyata tidak bisa diwujudkan.

Skala kerugian dalam kasus ini mencengangkan. Laporan South China Morning Post menyebutkan nilai dana nasabah yang membeku menembus 10 miliar yuan, setara sekitar Rp24 triliun. Bahkan, sejumlah estimasi lain memperkirakan total potensi kerugian bisa mencapai 19 miliar dolar AS, menjadikan runtuhnya JWR sebagai salah satu skandal emas terbesar di China dalam beberapa tahun terakhir.

Ironisnya, krisis ini terjadi saat harga emas dunia sedang menanjak tajam. Lonjakan tersebut mendorong investor ritel beralih ke emas digital, yang dianggap lebih praktis, cepat diperdagangkan, dan mudah dicairkan. Namun euforia itu berubah menjadi mimpi buruk ketika ribuan pengguna melakukan penarikan bersamaan. Tekanan likuiditas membuat JWR kewalahan dan gagal memenuhi kewajibannya.

Alih-alih mengembalikan dana atau menyerahkan emas fisik, perusahaan hanya menawarkan skema kompensasi sekitar 20 persen dari total nilai investasi. Tawaran ini memicu kemarahan investor yang merasa ditipu oleh sistem yang selama ini tampak aman di atas kertas.

Baca Juga:  Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun Hari Ini, Simak Daftar Lengkap per Gram

Hasil penelusuran awal mengungkap akar masalah yang serius. Sebagian besar “emas” yang tercatat dalam sistem JWR ternyata hanya berbentuk angka digital, tanpa jaminan cadangan fisik yang sebanding. Dengan kata lain, emas yang diyakini dimiliki investor belum tentu benar-benar ada di brankas mana pun.

Baca Juga:  Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Maret 2026: Galeri 24 dan UBS Stabil, Cek Daftar Lengkapnya

Kasus ini juga membuka kelemahan besar dalam sistem pengawasan keuangan China. Platform seperti JWR bisa beroperasi tanpa status resmi sebagai bank, broker, maupun pedagang komoditas yang diawasi ketat. Ketika penarikan massal terjadi, ketimpangan antara kewajiban dan aset langsung terbongkar, memicu krisis kepercayaan yang menyebar cepat.

Dampaknya terasa luas. Minat terhadap emas digital anjlok, sementara permintaan emas fisik justru melonjak tajam. Pemerintah China pun bergerak cepat dengan memperketat pengawasan dan mulai menertibkan platform investasi daring yang dinilai berisiko tinggi.

Baca Juga:  Update Harga Emas Pegadaian Kamis 9 Juli 2026: Antam dan UBS Kompak Merosot

Bagi investor di Indonesia, runtuhnya JieWoRui menjadi alarm keras. Meski emas digital sering dipromosikan sebagai solusi investasi modern, faktor keamanan tetap bergantung pada transparansi cadangan, audit independen, serta tata kelola yang jelas. Investor perlu memastikan emas benar-benar tersedia secara fisik, dapat ditarik kapan saja, dan seluruh risiko dijelaskan sejak awal.

Skandal JieWoRui kembali menegaskan satu prinsip lama di dunia investasi: teknologi bisa mempercepat transaksi, tetapi tanpa kepercayaan dan transparansi, inovasi keuangan justru bisa berubah menjadi bencana dalam sekejap.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Investasi Emas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi

Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya

Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!

6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!

BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.