Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!

Sabtu, 4 April 2026 08:10 WIB
Game Free Fire

Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis

Sabtu, 4 April 2026 07:25 WIB

Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!

Sabtu, 4 April 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
  • Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!
  • Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Ada Apa?
  • Duel Sengit di GBLA! Persib vs Bali United, Harga Tiket dan Jadwal Resmi Dirilis
  • Bocoran Link Telegram Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part Dapur Beredar, Ini yang Bikin Heboh Warganet
  • Waspada Jebakan Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Medsos: Modus Phishing di Balik Konten Viral
  • Fakta di Balik Viral Video ‘Ojol vs Bule’ di Bali: Dari Isu Part 2 Hingga Pelanggaran Visa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal Investasi Bodong MBA Pangandaran: 2.390 Warga Jadi Korban, Anggota DPRD Terseret

By Aga GustianaSelasa, 17 Februari 2026 16:18 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Investasi Bodong. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang laporan dugaan investasi bodong melalui aplikasi MBA (MBAstak Limited Company) di Kabupaten Pangandaran kian tak terbendung. Hingga Selasa (17/2/2026), tercatat sebanyak 2.390 warga telah mengadu ke pihak kepolisian. Skandal ini kian memanas setelah pemeriksaan saksi mulai menyentuh lingkaran legislatif setempat.

Data dari Polres Pangandaran merinci, sebanyak 1.996 korban melapor secara fisik melalui posko pengaduan, sementara 394 lainnya memanfaatkan layanan hotline. Saat ini, Polres Pangandaran bersama Ditreskrimsus Polda Jabar tengah membedah pola operasional aplikasi ilegal yang telah merugikan ribuan orang tersebut.

Pemeriksaan Maraton 22 Saksi

Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, mengungkapkan bahwa tim penyidik sedang bekerja ekstra keras untuk melacak alur penyebaran informasi investasi ini. Hingga saat ini, sebanyak 22 saksi telah dimintai keterangan, termasuk seorang legislator aktif di Pangandaran.

“Sudah memeriksa setidaknya 22 orang, termasuk anggota DPRD Pangandaran aktif berinisial D,” ucap Yusdiana, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga:  Update Kasus Vina Cirebon, Polisi Sita Akun Facebook Milik Pegi Setiawan

Pemeriksaan terhadap legislator berinisial D ini menjadi poin krusial. Diduga kuat, D merupakan salah satu pintu masuk awal tersebarnya informasi aplikasi MBA di wilayah Pangandaran. Dalam keterangannya, D mengeklaim bahwa dirinya juga mendapatkan referensi terkait aplikasi tersebut dari seseorang di Tasikmalaya.

“Jadi D mengaku mendapatkan informasi dari warga Tasikmalaya. Yang kemudian menyebarkannya di Pangandaran,” tambah Yusdiana.

Baca Juga:  Kasus Pemerkosaan di RSHS Mandek? Ini Kata Polda Jabar

Pelacakan Aset dan Aliran Dana Digital

Kepolisian tidak bekerja sendiri. Koordinasi intensif dilakukan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pakar siber Polda Jabar untuk melakukan digital tracing terhadap transaksi di aplikasi MBA. Fokus utama saat ini adalah menemukan ke mana uang ribuan korban tersebut mengalir.

“Termasuk mencari tahu aliran dana aplikasi ke per orangan dalam setiap transaksi,” tegasnya.

Yusdiana menjelaskan bahwa setiap data yang masuk akan divalidasi secara ketat untuk memastikan konstruksi hukum yang kuat. “Pengumpulan bahan ini menjadi dasar untuk melakukan langkah hukum selanjutnya,” kata dia.

OJK: Ini Skema Ponzi Berkedok Iklan

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, jauh-jauh hari telah memberikan peringatan keras bahwa entitas MBA tidak memiliki legalitas resmi di sektor keuangan Indonesia. Ia menyebut praktik ini murni penipuan dengan modus yang terorganisir.

Baca Juga:  Polda Jabar Gagalkan TPPO ke Arab Saudi, Tawarkan Kerja Buruh Pabrik dan ART

“Praktik penawaran investasi yang saat ini kian marak terjadi khususnya di wilayah Pangandaran dan Tasikmalaya yaitu entitas dengan inisial MBA yang memberikan penawaran investasi atau menjanjikan imbal hasil tertentu, tanpa izin dari regulator sektor keuangan,” ujar Nofa pada Rabu (11/2/2026) lalu.

Lebih lanjut, Nofa membongkar borok di balik kemasan aplikasi tersebut yang ternyata menggunakan pola tipu daya lama. “Bermodus jasa periklanan dengan skema money game/ponzi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anggota DPRD Pangandaran Aplikasi MBA Berita Pangandaran Hari Ini Investasi Bodong Pangandaran Polda Jabar Skema Ponzi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.