Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Jay Idzes

Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?

Sabtu, 1 Agustus 2026 18:23 WIB

Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung

Sabtu, 1 Agustus 2026 15:20 WIB

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 14:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
  • Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup
  • Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal PPDS RSHS Bandung, Dokter Tirta Minta Investigasi Total

By SusanaRabu, 9 April 2025 16:30 WIB2 Mins Read
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Foto: Dok. RSHS.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter residen (PPDS) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menuai kecaman luas dari publik, termasuk dari dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi.

Melalui akun X @tirta_cipeng, dr. Tirta menyebut peristiwa ini sebagai aib besar dalam dunia pendidikan dokter spesialis.

“Ini kisah paling memalukan sepanjang sejarah PPDS,” tegas dr. Tirta, dikutip Rabu (9/4/2025).

Ia menyoroti dampak besar yang ditimbulkan oleh kasus ini terhadap kepercayaan masyarakat terhadap profesi dokter, khususnya spesialis anestesi.

“Hal ini bisa menghancurkan trust pasien ke dokter anestesi di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, dr. Tirta pun berharap pelaku dihukum seberat-beratnya dan di investigasi bilamana ada korban lain.

“Pelaku harus dihukum seberat-beratnya, dan investigasi harus detail. Perlu ditelusuri apakah ada korban lain atau tidak. Dukunganku untuk korban dan keluarganya,” tutup dr. Tirta.

Dokter Residen Anestesi Ditahan Polisi

Pihak kepolisian membenarkan bahwa seorang dokter residen dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) telah ditahan pada 23 Maret 2025.

Ia diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anggota keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan di RSHS Bandung.

“Sudah ditahan pada tanggal 23 Maret,” kata Kombes Pol Surawan, Direktur Ditreskrimum Polda Jawa Barat, saat dikonfirmasi pada Rabu (9/4/2025).

Sebagai informasi, kasus ini pertama kali viral melalui akun Instagram @ppdsgramm. Disebutkan bahwa korban yang merupakan keluarga pasien ICU hendak mendonorkan darah untuk orang tuanya yang menjalani operasi.

Korban lalu dibawa ke lantai 7 RSHS, diminta berganti pakaian pasien, dan dipasangi infus.

Korban yang tidak memahami prosedur crosmatch darah, mengikuti saja arahan dari pelaku. Ia kemudian diberi obat bius, dan dugaan kekerasan seksual terjadi saat korban dalam kondisi tak sadar, sekitar tengah malam.

Korban baru sadar sekitar pukul 04.00 WIB dalam kondisi nyeri di area kemaluan. Merasa ada kejanggalan, korban langsung menjalani visum ke dokter spesialis kandungan, yang hasilnya menunjukkan bekas sperma.

Lebih lanjut, di lokasi kejadian ruang MCHC7 juga ditemukan bercak sperma di lantai. Area tersebut kemudian dipasangi garis polisi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

RSHS: Pelaku Sudah Dikeluarkan dan Dikembalikan ke FK Unpad

Pihak RSHS menyatakan bahwa pelaku bukan pegawai RSHS, melainkan peserta pendidikan dari FK Unpad.

Setelah kejadian, pelaku langsung dikeluarkan dan dikembalikan ke fakultas. Kasus ini pun telah sepenuhnya ditangani oleh pihak kepolisian.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dr. Tirta Kekerasan Seksual RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.