Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 23:06 WIB

Arya Sinulingga Sebut Bandung Layak Jadi Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 22:57 WIB

Igor Tolic Puji Bobotoh Usai Persib Tekuk Tampines, Fokus Siapkan Tim ke Semifinal

Jumat, 31 Juli 2026 22:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan
  • Arya Sinulingga Sebut Bandung Layak Jadi Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026
  • Igor Tolic Puji Bobotoh Usai Persib Tekuk Tampines, Fokus Siapkan Tim ke Semifinal
  • Tendangan Roket Balsa Sekulic Antar Maung Bandung ke Semifinal Piala Presiden 2026
  • Tak Terbendung! Persib Sapu Bersih Grup A dan Siap Mengamuk di Semifinal Piala Presiden
  • Klasemen Piala AFF 2026 Berubah Drastis! Timnas Indonesia Naik ke Puncak, Vietnam Mulai Terancam
  • Rekomendasi Batagor Terenak di Bandung 2026, Ada yang Bertahan Sejak Tahun 1970-an!
  • Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Turun Tangan Selidiki SOP RSHS Bandung Buntut Kasus Bayi Nyaris Tertukar

By Aga GustianaSelasa, 14 April 2026 11:30 WIB2 Mins Read
Nina Salehah bersama sang bayi yang nyaris tertukar di RSHS Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan antara Nina Saleha, orang tua yang bayinya hampir tertukar, dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung memasuki babak baru. Meski secara personal telah memberikan maaf, Nina secara tegas menolak klaim bahwa persoalan ini telah selesai secara damai.

Pihak Nina menilai pernyataan “damai” yang beredar merupakan klaim sepihak dari manajemen rumah sakit di bawah naungan Kemenkes tersebut. Hal ini didasari fakta bahwa hingga saat ini, Nina belum dipertemukan dengan oknum perawat, petugas keamanan, maupun pihak yang sempat menerima bayinya dalam insiden tersebut.

Ancaman Jalur Hukum dalam 3 Hari

Melalui kuasa hukumnya, Nina melayangkan somasi resmi dengan tenggat waktu respons selama 3×24 jam. Jika pihak rumah sakit bergeming, kasus ini dipastikan akan bergulir ke meja hijau.

Kuasa hukum Nina Saleha, Mira Widyawati, mengungkapkan bahwa upaya pertemuan dengan Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, pada Senin (13/4) kemarin berujung nihil karena yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

“Surat somasi ini isinya poin-poin penting yang belum terungkap, dan kita kasih waktu 3×24 jam. Kalau tidak merespon maka kami akan melakukan pelaporan ke Bareskrim atau Polda Jabar,” kata Mira.

Mira menekankan bahwa kliennya menuntut transparansi total dari pihak rumah sakit terkait kronologi dan oknum yang terlibat.

“Maunya diungkap, dia tahu persis, dia mau tahu suster yang mana, satpamnya juga. Peristiwa ini ingin diusut,” tegasnya.

Polrestabes Bandung Mulai Bergerak

Walaupun secara formal belum ada laporan kepolisian yang masuk dari pihak korban, Satreskrim Polrestabes Bandung tidak tinggal diam. Korps Bhayangkara mulai melakukan langkah proaktif dengan mendatangi pihak rumah sakit guna mengumpulkan keterangan awal.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait proses pemulangan pasien bayi di RSHS.

“Minggu kemarin kita sudah datangi rumah sakit (RSHS),” ujar Anton saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (14/4/2026).

Meskipun status laporan resmi masih nihil, Anton memastikan bahwa aparat tetap bekerja di balik layar untuk mengusut potensi kelalaian atau unsur pidana dalam kejadian tersebut.

“Kami tetap lakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bayi tertukar berita bandung Malpraktik RS Nina Saleha RSHS Bandung Somasi RSHS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima

Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.