Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Eksplorasi Pangandaran: 5 Rekomendasi Destinasi Wajib yang Tengah Hits di Tahun 2026

Selasa, 14 April 2026 19:09 WIB

Skandal Pelecehan Seksual di FHUI: Korban 27 Orang, Ada Mahasiswa hingga Dosen

Selasa, 14 April 2026 18:47 WIB

Cuan dari Transaksi! Program Valas bank bjb 2026 Bikin Nasabah Makin Untung

Selasa, 14 April 2026 18:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Eksplorasi Pangandaran: 5 Rekomendasi Destinasi Wajib yang Tengah Hits di Tahun 2026
  • Skandal Pelecehan Seksual di FHUI: Korban 27 Orang, Ada Mahasiswa hingga Dosen
  • Cuan dari Transaksi! Program Valas bank bjb 2026 Bikin Nasabah Makin Untung
  • Klarifikasi Rafael Situmorang: Tak Tolak Kebijakan Pajak Kendaraan, Minta Koordinasi dengan Korlantas
  • Skandal Korupsi Rp128 Miliar! Direktur BUMD Bandung Resmi Jadi Tersangka
  • Rafael Situmorang Tegaskan Mahasiswa Harus Kuasai Banyak Aspek Jika Ingin Jadi Legislator
  • Sekolah Legislatif UIN Bandung, Rafael Situmorang: Mahasiswa Harus Siap Hadapi Dinamika Politik di Era Digital
  • Rafael Situmorang Bedah Polemik Ranah Privat vs Komunal dalam KUHP Baru di UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 14 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Turun Tangan Selidiki SOP RSHS Bandung Buntut Kasus Bayi Nyaris Tertukar

By Aga GustianaSelasa, 14 April 2026 11:30 WIB2 Mins Read
Nina Salehah bersama sang bayi yang nyaris tertukar di RSHS Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan antara Nina Saleha, orang tua yang bayinya hampir tertukar, dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung memasuki babak baru. Meski secara personal telah memberikan maaf, Nina secara tegas menolak klaim bahwa persoalan ini telah selesai secara damai.

Pihak Nina menilai pernyataan “damai” yang beredar merupakan klaim sepihak dari manajemen rumah sakit di bawah naungan Kemenkes tersebut. Hal ini didasari fakta bahwa hingga saat ini, Nina belum dipertemukan dengan oknum perawat, petugas keamanan, maupun pihak yang sempat menerima bayinya dalam insiden tersebut.

Ancaman Jalur Hukum dalam 3 Hari

Melalui kuasa hukumnya, Nina melayangkan somasi resmi dengan tenggat waktu respons selama 3×24 jam. Jika pihak rumah sakit bergeming, kasus ini dipastikan akan bergulir ke meja hijau.

Kuasa hukum Nina Saleha, Mira Widyawati, mengungkapkan bahwa upaya pertemuan dengan Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, pada Senin (13/4) kemarin berujung nihil karena yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

Baca Juga:  Sekda Jabar Soroti Insiden Bayi di RSHS: Harus Jadi Pelajaran, SOP Layanan Wajib Diperketat

“Surat somasi ini isinya poin-poin penting yang belum terungkap, dan kita kasih waktu 3×24 jam. Kalau tidak merespon maka kami akan melakukan pelaporan ke Bareskrim atau Polda Jabar,” kata Mira.

Mira menekankan bahwa kliennya menuntut transparansi total dari pihak rumah sakit terkait kronologi dan oknum yang terlibat.

Baca Juga:  Nyaris Kehilangan Sang Buah Hati! Trauma Mendalam Nina Saleha di Balik Skandal RSHS Bandung

“Maunya diungkap, dia tahu persis, dia mau tahu suster yang mana, satpamnya juga. Peristiwa ini ingin diusut,” tegasnya.

Polrestabes Bandung Mulai Bergerak

Walaupun secara formal belum ada laporan kepolisian yang masuk dari pihak korban, Satreskrim Polrestabes Bandung tidak tinggal diam. Korps Bhayangkara mulai melakukan langkah proaktif dengan mendatangi pihak rumah sakit guna mengumpulkan keterangan awal.

Baca Juga:  Demo DPRD Jabar Memanas, Polisi Tembakan Gas Air Mata Pukul Mundur Massa

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait proses pemulangan pasien bayi di RSHS.

“Minggu kemarin kita sudah datangi rumah sakit (RSHS),” ujar Anton saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (14/4/2026).

Meskipun status laporan resmi masih nihil, Anton memastikan bahwa aparat tetap bekerja di balik layar untuk mengusut potensi kelalaian atau unsur pidana dalam kejadian tersebut.

“Kami tetap lakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bayi tertukar berita bandung Malpraktik RS Nina Saleha RSHS Bandung Somasi RSHS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skandal Pelecehan Seksual di FHUI: Korban 27 Orang, Ada Mahasiswa hingga Dosen

Cuan dari Transaksi! Program Valas bank bjb 2026 Bikin Nasabah Makin Untung

Klarifikasi Rafael Situmorang: Tak Tolak Kebijakan Pajak Kendaraan, Minta Koordinasi dengan Korlantas

Skandal Korupsi Rp128 Miliar! Direktur BUMD Bandung Resmi Jadi Tersangka

Rafael Situmorang Tegaskan Mahasiswa Harus Kuasai Banyak Aspek Jika Ingin Jadi Legislator

Sekolah Legislatif UIN Bandung, Rafael Situmorang: Mahasiswa Harus Siap Hadapi Dinamika Politik di Era Digital

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.