Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Senin, 12 Oktober 2026 17:29 WIB

Misteri Pria Hilang di Cimahi Berakhir, Ditemukan Meninggal di Persawahan Cipatat

Senin, 12 Oktober 2026 17:02 WIB

Liburan ke Bandung Modal Minim? 5 Tempat Wisata Gratis Ini Punya Spot Foto Keren!

Senin, 12 Oktober 2026 16:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI
  • Misteri Pria Hilang di Cimahi Berakhir, Ditemukan Meninggal di Persawahan Cipatat
  • Liburan ke Bandung Modal Minim? 5 Tempat Wisata Gratis Ini Punya Spot Foto Keren!
  • Radja Nainggolan Curhat Soal Masa Lalu: Seharusnya Saya Pilih Timnas Indonesia
  • Panas Banget! Chat Rahasia Aa Juju dan Awkarin Bocor, Berujung Saling Serang Soal Karhutla!
  • Farhan Kecam Penyerangan Persib U-18 di Batang: Kita Siapkan Perlindungan Khusus!
  • Pengakuan Korban Pengeroyokan Bus Persib U-18: Disudutkan di Belakang Bus dan Dihujani Pukulan
  • Bikin Ketagihan! Ini 15 Spot Wisata Hits di Sukabumi buat Tempat ‘Pelarian’ Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura

By Aga GustianaSabtu, 30 Mei 2026 12:58 WIB3 Mins Read
Malaysia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mimpi buruk kembali menghantui sistem kontrol perbatasan Malaysia. Puluhan ribu pelancong yang melintasi pos pemeriksaan imigrasi di seluruh negeri terpaksa berjibaku dalam antrean raksasa pada Kamis (28/5/2026) pagi.

Insiden ini bukan sekadar kendala kecil, melainkan pemadaman sistem nasional yang melumpuhkan mobilitas lintas negara selama lima jam penuh. Titik paling krusial yang terdampak adalah perbatasan darat Johor-Singapura, yang merupakan jalur tersibuk di kawasan tersebut.

Kelumpuhan di Jam Sibuk

Gangguan sistem berbasis komputer yang terjadi antara pukul 04.30 hingga 09.30 waktu setempat memaksa petugas imigrasi bekerja ekstra keras dengan metode manual. Situasi menjadi sangat krusial mengingat saat itu adalah waktu puncak bagi ribuan pekerja yang harus bergegas menyeberang ke Singapura.

Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri mengungkapkan beratnya beban yang dipikul petugas di lapangan.

“Kami harus mengerahkan kembali semua personel kami untuk mengoperasikan loket manual di aula bus, jalur sepeda motor, dan kendaraan,” ungkap pejabat tersebut dikutip Sabtu (30/5/2026).

Ia menambahkan bahwa kegagalan sistem ini bersifat menyeluruh, mencakup hampir semua teknologi modern yang dimiliki imigrasi.

“Tidak hanya gerbang otomatis kami yang rusak, bahkan sistem pengenalan wajah kami pun juga tidak berfungsi,” tuturnya.

Masalah Klasik: Sistem Usang

Kejadian ini merupakan kali kedua dalam kurun waktu satu bulan sistem imigrasi Malaysia mengalami crashing. Direktur Jenderal Departemen Imigrasi, Zakaria Shaaban, mengonfirmasi bahwa kendala teknis berpusat pada pusat data Sistem Imigrasi Malaysia (MyIMMs).

Menariknya, Zakaria secara terbuka mengakui bahwa usia sistem tersebut sudah tidak lagi memadai untuk menangani volume arus manusia modern.

“Sistem tersebut kembali online setelah pekerjaan perbaikan dilakukan. Sistem tersebut tidak diretas. Sistem MyIMMs sudah berusia 30 tahun. Masalah pasti akan terjadi,” tegas Zakaria.

Menanti Solusi NIISe

Pemerintah Malaysia sebenarnya telah menyiapkan suksesor untuk MyIMMs, yakni Sistem Imigrasi Terpadu Nasional (NIISe) yang ditargetkan beroperasi penuh pada 2028. Platform digital ini dirancang untuk mengintegrasikan verifikasi paspor, visa, dan data pelancong dalam satu ekosistem yang jauh lebih modern.

Namun, hingga sistem baru tersebut siap, masyarakat tampaknya harus bersiap menghadapi kemungkinan gangguan serupa di masa depan.

“Kami akan bertahan hingga sistem NIISe siap,” ujar Zakaria.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Saifuddin Nasution Ismail telah memberikan instruksi kepada vendor NIISe untuk segera menyiapkan mitigasi darurat. Hal ini menjadi krusial mengingat akan dimulainya operasional Sistem Transit Cepat (RTS) Johor Bahru-Singapura pada tahun depan.

Imbas di Media Sosial

Di lapangan, gangguan ini memicu frustrasi massal. Banyak pelancong melaporkan keterlambatan signifikan dalam urusan pekerjaan. Citra kemacetan luar biasa dan lautan manusia di pos pemeriksaan pun viral di berbagai platform media sosial, menjadi pengingat nyata bagi pemerintah Malaysia akan urgensi peremajaan infrastruktur teknologi perbatasan mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Misteri Pria Hilang di Cimahi Berakhir, Ditemukan Meninggal di Persawahan Cipatat

Farhan Kecam Penyerangan Persib U-18 di Batang: Kita Siapkan Perlindungan Khusus!

Nasib 77 PKL Kiaracondong Usai Lapak Dibongkar: Tetap Bisa Berdagang Tapi Dilarang Bikin Bangunan

Badai PHK Hantam Jawa Barat: Industri Padat Karya Tertekan, Bekasi dan Karawang Jadi Paling Terdampak

Heboh Video Bullying Mahasiswa Tel-U, Kampus Jatuhkan Sanksi dan Polisi Siap Usut

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.