Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran

Minggu, 5 Juli 2026 19:34 WIB

Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa

Minggu, 5 Juli 2026 18:15 WIB

Argentina vs Cape Verde: Juara Bertahan Berhadapan dengan Tim yang Paling Mengejutkan

Minggu, 5 Juli 2026 17:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran
  • Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa
  • Argentina vs Cape Verde: Juara Bertahan Berhadapan dengan Tim yang Paling Mengejutkan
  • Sengit! Inggris vs Meksiko, Duel Klasik yang Bisa Ubah Nasib di Piala Dunia 2026
  • Tak Terbendung! Irfan Hakim Borong 14 Penghargaan di Bogor Koi Show 2026
  • Belum Tutup Bursa Transfer, Bos Persib Bocorkan Masih Ada Kejutan Pemain Baru
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
  • PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal PT Migas Utama Jabar, Subkontrak Fiktif dan Potensi Tersangka Tambahan

By SusanaSelasa, 24 Juni 2025 18:30 WIB2 Mins Read
Logo PT Migas Utama Jabar (MUJ). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat, PT Migas Utama Jabar (MUJ), terus bergulir.

Setelah menetapkan tiga tersangka, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung membuka peluang akan adanya tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp86 miliar lebih.

Penyidikan Terus Berkembang, Tersangka Tambahan Dimungkinkan

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Kota Bandung, Ridha Nurul Ihsan, mengungkapkan bahwa tim penyidik masih terus melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan tambahan guna mendalami keterlibatan pihak lain.

“Tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru,” ujar Ridha, Jumat (20/6/2025).

Tiga Tersangka Sudah Ditahan Terkait Kasus PT ENM dan PT SDI

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Pajak Tambang BUMD Jabar, PT Jasa Sarana Rugikan Negara Rp3 Miliar

Sejauh ini, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pengadaan barang dan jasa oleh anak perusahaan MUJ, yaitu PT Energi Negeri Mandiri (ENM), dengan pihak swasta PT Serba Dinamik Indonesia (SDI) pada periode 2022–2023. Mereka adalah:

  • BT (Begin Troys) – Mantan Direktur Utama PT MUJ
  • NW (Nugroho Widyantoro)
  • RAP (Ruli Adi Prasetia)

Ketiganya resmi ditahan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Modus Korupsi: Proyek Subkontrak Tanpa Persetujuan

Kasus ini bermula dari dana Participating Interest (PI) 10% senilai sekitar Rp800 miliar yang diterima PT MUJ dari anak perusahaan Pertamina sejak 2017. Dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan wilayah terdampak eksplorasi migas di kawasan Pantura Jawa.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Pajak Tambang BUMD Jabar, PT Jasa Sarana Rugikan Negara Rp3 Miliar

Namun, sebagian dana kemudian digunakan oleh PT MUJ untuk menyuntik modal ke anak usahanya, PT ENM. Dana segar itu dipakai untuk menjalin kerja sama proyek subkontrak pengadaan kilang dengan PT SDI.

Sayangnya, proyek tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pemberi kerja utama, sehingga dinyatakan tidak sah dan menimbulkan kerugian negara.

Penggeledahan dan Penyitaan Barang Bukti

Sebagai bagian dari upaya penegakan hukum, penyidik Kejari Bandung telah menggeledah rumah Begin Troys, di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, pada Senin (14/4/2025) malam. Dari lokasi tersebut, penyidik menyita:

  • Sertifikat rumah dan tanah
  • 42 dokumen penting
Baca Juga:  Dugaan Korupsi Pajak Tambang BUMD Jabar, PT Jasa Sarana Rugikan Negara Rp3 Miliar

Penggeledahan juga dilakukan di kantor PT ENM di Jalan Jakarta, Bandung, yang menghasilkan penyitaan:

  • 56 dokumen tambahan
  • Beberapa pecahan mata uang asing
  • ATM Mandiri Gold dan ATM BCA Dollar

Upaya Kejaksaan Dalam Mengusut Tuntas Kasus Korupsi BUMD

Kepala Kejari Kota Bandung, Irfan Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya akan terus membongkar praktik korupsi yang melibatkan BUMD dan pihak swasta.

Fokus penyidikan kini mencakup aliran dana, mekanisme pengadaan, dan kemungkinan adanya oknum lain yang terlibat dalam kasus korupsi MUJ.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Begin Troys ditahan kasus BUMD Jawa Barat korupsi PT MUJ tersangka korupsi Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa

Padam Listrik

PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari

Detik-Detik Mencekam! Pekerja 20 Tahun Tersetrum di Rigging Videotron Konser Bandung

KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral

Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.