Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 20:28 WIB

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Senin, 26 Oktober 2026 19:29 WIB

Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026

Senin, 26 Oktober 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi
  • Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana
  • Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026
  • Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne
  • Bikin Napas Terengah! Intip Jadwal Super Padat Persib Bandung usai Tekuk Garudayaksa FC
  • Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Tahun Cair Lagi? Cek Fakta & Cara Akses Bansos Kemensos Pakai NIK KTP
  • Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal PT Migas Utama Jabar, Subkontrak Fiktif dan Potensi Tersangka Tambahan

By SusanaSelasa, 24 Juni 2025 18:30 WIB2 Mins Read
Logo PT Migas Utama Jabar (MUJ). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat, PT Migas Utama Jabar (MUJ), terus bergulir.

Setelah menetapkan tiga tersangka, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung membuka peluang akan adanya tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp86 miliar lebih.

Penyidikan Terus Berkembang, Tersangka Tambahan Dimungkinkan

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Kota Bandung, Ridha Nurul Ihsan, mengungkapkan bahwa tim penyidik masih terus melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan tambahan guna mendalami keterlibatan pihak lain.

“Tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru,” ujar Ridha, Jumat (20/6/2025).

Tiga Tersangka Sudah Ditahan Terkait Kasus PT ENM dan PT SDI

Sejauh ini, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pengadaan barang dan jasa oleh anak perusahaan MUJ, yaitu PT Energi Negeri Mandiri (ENM), dengan pihak swasta PT Serba Dinamik Indonesia (SDI) pada periode 2022–2023. Mereka adalah:

  • BT (Begin Troys) – Mantan Direktur Utama PT MUJ
  • NW (Nugroho Widyantoro)
  • RAP (Ruli Adi Prasetia)

Ketiganya resmi ditahan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Modus Korupsi: Proyek Subkontrak Tanpa Persetujuan

Kasus ini bermula dari dana Participating Interest (PI) 10% senilai sekitar Rp800 miliar yang diterima PT MUJ dari anak perusahaan Pertamina sejak 2017. Dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan wilayah terdampak eksplorasi migas di kawasan Pantura Jawa.

Namun, sebagian dana kemudian digunakan oleh PT MUJ untuk menyuntik modal ke anak usahanya, PT ENM. Dana segar itu dipakai untuk menjalin kerja sama proyek subkontrak pengadaan kilang dengan PT SDI.

Sayangnya, proyek tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pemberi kerja utama, sehingga dinyatakan tidak sah dan menimbulkan kerugian negara.

Penggeledahan dan Penyitaan Barang Bukti

Sebagai bagian dari upaya penegakan hukum, penyidik Kejari Bandung telah menggeledah rumah Begin Troys, di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, pada Senin (14/4/2025) malam. Dari lokasi tersebut, penyidik menyita:

  • Sertifikat rumah dan tanah
  • 42 dokumen penting

Penggeledahan juga dilakukan di kantor PT ENM di Jalan Jakarta, Bandung, yang menghasilkan penyitaan:

  • 56 dokumen tambahan
  • Beberapa pecahan mata uang asing
  • ATM Mandiri Gold dan ATM BCA Dollar

Upaya Kejaksaan Dalam Mengusut Tuntas Kasus Korupsi BUMD

Kepala Kejari Kota Bandung, Irfan Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya akan terus membongkar praktik korupsi yang melibatkan BUMD dan pihak swasta.

Fokus penyidikan kini mencakup aliran dana, mekanisme pengadaan, dan kemungkinan adanya oknum lain yang terlibat dalam kasus korupsi MUJ.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta

Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat

Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

ilustrasi bansos

Modus Beli Rokok demi Kembalian Asli, Pengedar Uang Palsu Nyaris Diamuk Warga Ngamprah

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.