Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai

Jumat, 20 Februari 2026 02:00 WIB
menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Jumat, 20 Februari 2026 01:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Kamis, 19 Februari 2026 22:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Soroti Pengelolaan Anggaran, Dedi Mulyadi: Pegang Triliun Tapi Rakyat Masih Sengsara?

By SusanaJumat, 24 Januari 2025 20:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, menyampaikan pernyataan tegas tentang pengelolaan anggaran dan sumber daya alam di Jabar.

Dalam pidato yang penuh refleksi, Dedi mengungkapkan bahwa ada kesadaran kolektif yang perlu dibangun dalam mengelola kekayaan dan pendapatan daerah.

Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu, mengkritisi sistem pengelolaan anggaran yang selama ini dilakukan di Pemprov Jabar.

Ia menilai, meskipun Jabar memiliki pendapatan yang besar, seperti dari sektor pajak dan bagi hasil kendaraan bermotor, provinsi ini sebenarnya tidak memiliki kekayaan atau wilayah yang sepenuhnya dikuasai.

Baca Juga:  Alasan Dedi Mulyadi Sulap Kendaraan Dinas Gubernur Jadi Mobil Rumah Sakit

“Ini wilayahnya terhampar, kabupaten/kota dari desa, kita ini gak punya wilayah. Tapi, kita mencapai anggaran 36 triliun, dan setelah itu kita habiskan sekehendak kita. Saya katakan kita ini penjajah, kenapa kita penjajah? Karena kita mengeruk kekayaan alam, kita ngeruk orang kerja di pabrik, dan ketika numpuk duitnya di kita, kita habiskan sekehendak kita,” ungkap KDM sapaan akrab Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Jumat (24/1/2025).

KDM menyadari bahwa meskipun selama ini pendapatan yang besar sudah terkumpul, kenyataannya banyak rakyat yang masih hidup dalam kesulitan.

Baca Juga:  Menang Dramatis atas Kalsel, Tim Sepak Bola Jabar Melaju ke Final PON XXI 2024

“Kenapa kita yang pegang triliun-triliun tapi rakyatnya sengsara? Ini adalah kesadaran kolektif kita yang harus dibangun,” tegasnya.

KDM mengingatkan bahwa sebagai pemimpin, tugas utama adalah mengelola sumber daya dengan bijak dan adil, serta memastikan bahwa kesejahteraan rakyat bisa tercapai, bukan hanya sekadar mengumpulkan anggaran yang besar tanpa memperhatikan distribusinya kepada masyarakat.

Baca Juga:  Viral Sidak Dedi Mulyadi ke Pabrik Aqua, Terungkap Airnya dari Sumur Bor

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Jabar Pemprov Jabar pengelolaan anggaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.