Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Strategi Kang DS Amankan Nasib 17.000 Guru Ngaji di Tengah Pemangkasan Anggaran Pusat Rp1 Triliun

By Aga GustianaMinggu, 22 Februari 2026 22:52 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komitmen Bupati Bandung, Dadang Supriatna, terhadap kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan rupanya tak tergoyahkan oleh badai anggaran. Meski Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat ke Kabupaten Bandung mengalami penyusutan drastis hingga Rp1 triliun pada tahun 2026, program insentif guru ngaji dipastikan tetap menjadi prioritas utama.

Langkah berani ini ditegaskan pria yang akrab disapa Kang DS tersebut saat menggelar Safari Ramadan dan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Mutazam, Komplek Cherry Field, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Minggu (22/2/2026) malam.

Anggaran Rp109 Miliar Tetap Terjaga

Di hadapan ratusan jemaah dan tokoh masyarakat, Kang DS memaparkan bahwa program ini bukan sekadar kebijakan sementara, melainkan investasi jangka panjang untuk sumber daya manusia di Kabupaten Bandung. Tercatat, sebanyak 17.000 guru ngaji telah tersentuh program ini dengan total kucuran dana mencapai Rp109 miliar per tahun.

“Program ini sudah berjalan sejak periode pertama saya menjabat dan terus berlanjut hingga periode kedua bersama Wakil Bupati Ali Syakieb,” ujar Kang DS mempertegas keberlanjutan visi agamisnya.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung 13 Juni 2025, Catat Lokasinya

Menurut Bupati, setiap guru ngaji tidak hanya mendapatkan insentif tunai sebesar Rp350.000 per bulan, tetapi juga perlindungan sosial berupa fasilitas BPJS Kesehatan gratis yang preminya ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Bandung.

Lonjakan Drastis Literasi Al-Qur’an

Keberhasilan program ini terbukti bukan sekadar angka di atas kertas. Kang DS mengungkapkan transformasi nyata dalam kualitas pendidikan keagamaan anak-anak di wilayahnya. Data menunjukkan lonjakan signifikan: dari yang semula hanya 15 persen anak mampu membaca Al-Qur’an, kini angka tersebut meroket hingga menyentuh 80 persen.

Baca Juga:  Jadwal Buka Puasa Kabupaten Bandung 28 Maret 2025

“Kami akan terus melanjutkan program ini karena mendapat dukungan dari Kementerian Agama dan DPR RI,” tambahnya lagi.

Kolaborasi Memakmurkan Masjid

Selain membahas anggaran, Kang DS memberikan apresiasi tinggi terhadap pengelolaan Masjid Al Mutazam yang dinilainya sangat profesional dan modern. Ia mendorong adanya kolaborasi aktif antara Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dengan jajaran pejabat Pemkab Bandung yang kebetulan bermukim di perumahan tersebut.

Baca Juga:  Bupati Bandung Turun Tangan Tinjau Korban Gempa di Kertasari

“Kebetulan di perumahan ini ada Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, Teguh Purwayadi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ruli. Ketua DKM dapat berkoordinasi dengan mereka apabila memerlukan keterlibatan Pemkab Bandung dalam memakmurkan masjid ini,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna guru ngaji Kabupaten Bandung Kang DS Safari Ramadan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.