Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki

Minggu, 18 Oktober 2026 20:44 WIB

Dibayar Tuntas! 15 Tahun Vakum Akting, Comeback Agnez Mo Langsung Guncang Hollywood!

Minggu, 18 Oktober 2026 18:26 WIB
Ilustrasi gempa

Melonjak dari 17 Jadi 253, Rumah Rusak Akibat Gempa Bogor Terus Bertambah

Minggu, 18 Oktober 2026 17:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki
  • Dibayar Tuntas! 15 Tahun Vakum Akting, Comeback Agnez Mo Langsung Guncang Hollywood!
  • Melonjak dari 17 Jadi 253, Rumah Rusak Akibat Gempa Bogor Terus Bertambah
  • Pelari ITB Ultra Marathon Meninggal di Cianjur, Ini Kronologinya
  • Jelang Persib vs Persik, Beckham Putra Kirim Pesan Khusus untuk Bobotoh
  • Dibesarkan Sepenuh Hati, Diusir di Usia Senja?! Kisah Pilu Kakek 78 Tahun yang Bikin Netizen Elus Dada
  • Kronologi ASN Pemkot Bandung Dipecat Tidak Hormat Usai Diduga Hamili Pelajar Magang
  • Balas Dendam Tuntas! Fajar/Fikri Melaju ke Final Denmark Open 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Suhu Tembus 38°C, Gelombang Panas Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

By SusanaKamis, 2 Juli 2026 17:32 WIB3 Mins Read
Ilustrasi suhu panas. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Amerika Serikat tengah menghadapi gelombang panas ekstrem yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini terjadi bertepatan dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 serta libur Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli, sehingga menimbulkan tantangan besar bagi berbagai sektor, termasuk dunia olahraga.

Fenomena cuaca panas ini tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat, tetapi juga memengaruhi kesiapan pertandingan, keselamatan pemain, kenyamanan penonton, hingga stabilitas pasokan listrik di sejumlah wilayah.

Suhu di AS Tembus Lebih dari 38 Derajat Celsius

Prakiraan cuaca menunjukkan wilayah timur Amerika Serikat akan mengalami suhu jauh di atas normal. Di New Jersey, suhu diperkirakan mencapai sekitar 32 derajat Celsius, sementara sejumlah kota seperti Washington hingga Boston berpotensi mengalami suhu di atas 38 derajat Celsius.

Kondisi ini dipicu oleh fenomena heat dome (kubah panas), yakni situasi ketika udara panas terperangkap di suatu wilayah dan menyebabkan suhu terus meningkat selama beberapa hari.

Baca Juga:  Janji Gila Marc Cucurella: Siap Pensiun Dini & Tato Wajah Pelatih Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat memperingatkan bahwa suhu harian di berbagai wilayah bisa terus berada di atas rata-rata dalam periode tersebut.

New York Tetapkan Status Darurat Panas

Di New York, otoritas setempat menetapkan status darurat panas hingga akhir pekan libur nasional. Wali Kota New York menyebut kondisi ini sebagai situasi berbahaya yang berdampak luas bagi masyarakat kota.

“Ini adalah kondisi yang sangat berbahaya, dan akan memengaruhi setiap bagian kota kami,” ujarnya.

Pemerintah kota juga membuka ratusan pusat pendinginan, termasuk layanan mobil pendingin dan memperpanjang jam operasional kolam renang umum untuk membantu warga menghindari risiko paparan panas ekstrem.

Tantangan Besar untuk Piala Dunia 2026

Cuaca panas ekstrem diprediksi menjadi tantangan serius dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Selain suhu tinggi, tingkat kelembapan juga diperkirakan meningkat, sehingga suhu yang dirasakan tubuh (feels like temperature) akan jauh lebih panas dibandingkan suhu aktual.

Baca Juga:  Prancis Lolos Semifinal Piala Dunia 2026, Mbappe Bangkit Usai Gagal Penalti

Meteorolog senior AccuWeather, Tyler Roys, menjelaskan bahwa kelembapan tinggi dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam mengatur suhu.

“Tubuh tidak dapat mengatur suhu dengan baik ketika udara sangat lembap. Risiko penyakit akibat panas akan meningkat pada semua kelompok usia,” ujarnya.

Risiko untuk Pemain dan Penonton

Kondisi ini tidak hanya memengaruhi pemain di lapangan, tetapi juga meningkatkan risiko kesehatan bagi penonton dan ofisial pertandingan.

Selain itu, cuaca ekstrem juga berpotensi memicu badai petir musim panas di wilayah timur Amerika Serikat. Hujan deras dapat memengaruhi kondisi lapangan dan membuat permainan semakin sulit, terutama bagi penjaga gawang.

Di Toronto, Kanada, yang juga menjadi lokasi pertandingan, suhu diperkirakan mencapai sekitar 32 derajat Celsius saat laga Portugal vs Kroasia digelar.

Ancaman Serius bagi Penyelenggaraan Turnamen

Fenomena gelombang panas ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kesiapan Piala Dunia 2026. Faktor keselamatan pemain, ofisial, hingga jutaan penonton menjadi perhatian utama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat turnamen berlangsung.

Baca Juga:  Elkan Baggott Tolak Gabung Timnas untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Penjelasan Pelatih Patrick Kluivert

Langkah Antisipasi FIFA

Sejumlah langkah mitigasi telah disiapkan untuk mengurangi dampak panas ekstrem, di antaranya:

  • Penerapan cooling break di tengah pertandingan
  • Pemantauan Wet-Bulb Globe Temperature (WBGT) untuk mengukur tingkat tekanan panas
  • Mengacu pada rekomendasi FIFPRO terkait penundaan pertandingan jika kondisi tidak aman
  • Prioritas keselamatan pemain, ofisial, dan penonton dalam setiap keputusan pertandingan

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya agar pertandingan tetap dapat berjalan dengan aman di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Gelombang panas ekstrem yang melanda Amerika Serikat menunjukkan bahwa perubahan iklim kini menjadi tantangan nyata bagi penyelenggaraan ajang olahraga dunia. Meski berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, kesiapan infrastruktur dan sistem mitigasi tetap menjadi kunci agar Piala Dunia 2026 dapat berlangsung aman dan lancar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Piala Dunia 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Balas Dendam Tuntas! Fajar/Fikri Melaju ke Final Denmark Open 2026

Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti

Kantor FAM Malaysia.

Terjerat Skandal Naturalisasi, Malaysia Malah Masuk Nominasi Federasi Terbaik AFC 2026

Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan

3 Wakil Indonesia Berburu Semifinal Denmark Open 2026, Putri KW Hadapi Penguasa China

Kekerasan di Sepak Bola Jadi Sorotan, I.League Dorong Hukuman Berat hingga Pengurangan Poin

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.