Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

8 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Terbaik di Kuningan untuk Liburan Keluarga

Rabu, 23 September 2026 02:00 WIB

Menjelajah Cita Rasa Sunda: Deretan Kuliner Legendaris Khas Kuningan yang Wajib Dicicipi

Rabu, 23 September 2026 01:00 WIB

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Selasa, 22 September 2026 21:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 8 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Terbaik di Kuningan untuk Liburan Keluarga
  • Menjelajah Cita Rasa Sunda: Deretan Kuliner Legendaris Khas Kuningan yang Wajib Dicicipi
  • Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat
  • Oktober Mencekam! Persib Harus Jalani 7 Pertandingan di Tengah Jadwal Super Padat
  • MENGEJUTKAN! 12 Tahun Tanpa Gosip Miring, Borok Rumah Tangga Sara Wijayanto dan Demian Akhirnya Terbongkar?!
  • Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi
  • Jersey Supporter Edition Persib ACL Two 2026/27 Resmi Tersedia Dengan Harga Rp249 Ribu
  • Detik-detik Penutupan Bursa Transfer, Persib Pilih Tutup Buku atau Bikin Kejutan di Ujung Waktu?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Pesona Syakirah Athania Putriiska, Atlet Voli Cantik Jawa Timur Penerus Megawati Hangestri

By Aga GustianaKamis, 18 Desember 2025 12:04 WIB4 Mins Read
Syakirah Athania Putriiska. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Syakirah Athania Putriiska kini kian sering terdengar di telinga para pencinta bola voli Tanah Air. Di tengah persaingan ketat dan regenerasi atlet yang terus berjalan, sosok atlet muda asal Jawa Timur ini muncul sebagai salah satu talenta paling menjanjikan. Usianya masih belia, statusnya masih pelajar, namun prestasi dan kualitas permainannya sudah membuat banyak pasang mata menaruh perhatian lebih.

Syakirah bukan sekadar atlet muda biasa. Ia adalah gambaran nyata dari kerja keras, disiplin, dan konsistensi yang dipadukan dengan bakat alami. Bermain untuk klub Pertokimia Gresik Pupuk Indonesia, Syakirah juga tercatat sebagai siswi SMAN 1 Manyar, Gresik. Di usia sekolah menengah, ia sudah mampu menembus level kompetisi nasional dan tampil sebagai bagian penting dari kontingen Jawa Timur di ajang olahraga pelajar paling bergengsi di Indonesia.

Puncak sorotan terhadap namanya terjadi pada POPNAS XVII tahun 2025 yang digelar di Jakarta. Dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional tersebut, Syakirah menjadi salah satu pilar tim bola voli putri Jawa Timur yang berhasil meraih Juara 2. Prestasi ini bukan hanya membanggakan daerah asalnya, tetapi juga menegaskan kapasitas Syakirah sebagai atlet pelajar berkelas nasional. Di tengah tekanan pertandingan dan ekspektasi tinggi, ia mampu tampil solid dan menunjukkan mental bertanding yang matang.

Berposisi sebagai middle blocker, Syakirah memiliki modal fisik yang sangat mendukung. Dengan tinggi badan mencapai 177 cm, ia menjadi sosok yang cukup dominan di area net. Postur tersebut memudahkannya dalam melakukan blok, quick attack, serta membaca arah serangan lawan. Namun, keunggulan Syakirah tidak berhenti pada faktor tinggi badan semata. Yang membuatnya menonjol adalah bagaimana ia memaksimalkan kelebihan tersebut dengan teknik dan kecerdasan bermain.

Gerakan Syakirah di lapangan terlihat lincah dan efisien. Ia tidak hanya berdiri menunggu bola, tetapi aktif membaca permainan, menutup celah pertahanan, dan menjadi penghalang pertama serangan lawan. Blok-bloknya dikenal solid dan tepat timing, sebuah kemampuan yang biasanya baru dimiliki pemain dengan jam terbang tinggi. Untuk ukuran atlet seusianya, insting bermain Syakirah terbilang matang dan tenang.

Di balik penampilannya yang garang di atas lapangan, Syakirah tetap menampilkan sisi lain yang tak kalah menarik. Paras cantik dan imut khas Indonesia membuatnya mudah dikenali, namun ia tidak pernah menjadikan hal tersebut sebagai pusat perhatian. Fokus utamanya tetap pada performa dan kontribusi bagi tim. Sikap ini mencerminkan kedewasaan berpikir serta profesionalisme yang mulai terbentuk sejak dini.

Perjalanan Syakirah sebagai atlet pelajar tentu bukan tanpa tantangan. Menjalani peran ganda sebagai siswa dan atlet membutuhkan manajemen waktu yang baik serta komitmen tinggi. Jadwal latihan, pertandingan, dan kewajiban akademik harus dijalani secara seimbang. Namun justru dari situ terlihat karakter kuat Syakirah. Ia mampu menjaga prestasi olahraga tanpa mengesampingkan pendidikan, sebuah kombinasi ideal bagi atlet muda masa kini.

Membela Pertokimia Gresik Pupuk Indonesia juga menjadi pengalaman berharga dalam perkembangan kariernya. Klub tersebut dikenal sebagai salah satu wadah pembinaan atlet voli putri yang konsisten melahirkan pemain berkualitas. Lingkungan kompetitif dan bimbingan yang tepat membuat Syakirah semakin terasah, baik dari segi teknik, fisik, maupun mental bertanding.

Tak sedikit pengamat dan penggemar voli yang mulai menyematkan harapan besar pada diri Syakirah. Namanya bahkan kerap disebut-sebut sebagai calon penerus Megawati Hangestri, salah satu ikon voli putri Indonesia. Perbandingan ini tentu bukan tanpa alasan. Keduanya sama-sama memiliki postur ideal, keberanian bermain di net, serta mental pantang menyerah. Meski demikian, Syakirah tetap memiliki jalannya sendiri untuk berkembang dan membangun identitas sebagai pemain.

POPANAS XVII 2025 menjadi salah satu batu loncatan penting dalam kariernya. Raihan medali perak bersama Jawa Timur bukan hanya catatan prestasi, tetapi juga pengalaman berharga menghadapi tekanan pertandingan tingkat nasional. Dari ajang tersebut, Syakirah mendapatkan pelajaran tentang arti kerja sama tim, konsistensi performa, dan bagaimana menjaga fokus dalam situasi krusial.

Sebagai atlet muda, perjalanan Syakirah masih sangat panjang. Banyak peluang terbuka di depan, mulai dari level klub, kejuaraan nasional, hingga kemungkinan membela Merah Putih di level yang lebih tinggi. Dengan pembinaan yang tepat, dukungan lingkungan, serta kemauan belajar yang terus terjaga, Syakirah Athania Putriiska berpotensi menjadi salah satu pilar masa depan bola voli putri Indonesia.

Hari ini, namanya mungkin baru ramai dibicarakan di kalangan pencinta voli. Namun jika melihat kualitas, dedikasi, dan pencapaiannya sejauh ini, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan Syakirah akan menjadi sosok yang benar-benar diperhitungkan. Dari Gresik, dari bangku SMA, ia perlahan menapaki tangga menuju panggung yang lebih besar, membawa harapan baru bagi voli putri Tanah Air.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Geger, Dirtek Java United Diduga Lontarkan Umpatan Rasis ke Shin Tae-yong

Putri KW Menang Dramatis 3 Gim, Indonesia Tinggal Selangkah Lagi ke Semifinal Asian Games 2026

Reuni Emosional, Kevin Ray Mendoza dan Daisuke Sato Kembali ke Bandung

Indonesia Tambah 2 Medali di Asian Games 2026, Posisi di Klasemen Mulai Berubah

Pemain Timnas Indonesia usai mencetak gol ke gawang Arab Saudi.

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: SUGBK Jadi Saksi Perjuangan Garuda di Grup A

Gebrakan MMA Indonesia! Vallensia Fahira Hotmauli Sumbang Medali di Asian Games 2026

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.