Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tak Bisa Sembarangan Naturalisasi, PB IDI Sebut Dokter Asing Harus Diuji Terlebih Dulu

By SusanaSelasa, 28 Mei 2024 15:42 WIB2 Mins Read
Ketua Umum PB IDI, DR Dr Moh. Adib Khumaidi, SpOT. Foto: Istimewa,
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menegaskan, tenaga kesehatan (nakes) asing yang dapat naturalisasi di Indonesia harus melalui beberapa tahapan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PB IDI Dokter Moh. Adib Khumaidi, SpOT terkait wacana Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin yang akan menerapkan konsep naturalisasi agar nakes di Indonesia naik kelas.

Dokter Adib mengatakan, syarat pertama yang harus dipenuhi para dokter asing yang paling penting adalah terkait administrasi, yang menyangkut latar belakang pendidikan.

“Administrasi terutama yang berkaitan dengan asal Institusi, asal Universitas, itu menjadi sangat penting. Seperti di Singapura, dokter asing bisa masuk tapi dia hanya menerima beberapa lulusan tertentu,” ucap Dokter Adib, Selasa (28/5/2024).

Baca Juga:  Update Proses Naturalisasi Jairo Riedewald

Syarat kedua mengenai persetujuan dari organisasi profesi negaranya, dan tentunya juga harus sesuai dengan kompetensi yang dimiliki para dokter asing tersebut.

“Kemudian approvelnya, siapa yang menjamin organisasi profesi dari negaranya, sesuai dengan kompetensinya,” ujarnya.

Baca Juga:  Erick Thohir Bertemu Kiper Inter Milan Emil Audero, Kode Dinaturalisasi?

Ketiga, mengenai ketentuan bahasa dan komunikasi juga harus menyesuaikan dengan bahasa Indonesia. Terakhir, terkait evaluasi kompetensi yaitu ujian kemampuan dokter asing dalam kompetensi yang dimilikinya.

“Lalu evaluasi kompetensi, tentunya harus ada proses ujian kompetensinya,” imbuhnya.

Terkait persyaratan tersebut, Adib pun menegaskan hal ini harus dimasukan ke dalam Peraturan Menteri Kesehatan.

Baca Juga:  Profil Mees Hilgers, Bek Berharga RP120 Miliar Calon Pemain Timnas Indonesia

“Ini perlu dimasukan kedalam PP Permenkes, tenaga kerja warga negara asing supaya memiliki dasar,” tegasnya.

Adib juga menjelaskan jika dengan adanya naturalisasi dokter asing tersebut tidak pula menjadikan sebuah ancaman bagi dokter lokal.

“Kalau mengancam, peminatan kedokteran di Indonesia masih tinggi, kalau kemudian dengan masuknya dokter asing, saya kira dokter Indonesia tak takut berkompetisi dengan dokter asing,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dokter asing Moh. Adib Khumaidi naturalisasi PB IDI uji kompetensi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.