Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Taqy Malik Terancam Penjara? Heboh Dugaan Bisnis Berkedok Wakaf, Harga Mushaf di-Mark Up 3 Kali Lipat

By SusanaMinggu, 15 Februari 2026 19:52 WIB5 Mins Read
Influencer sekaligus pengusaha muda Taqy Malik. Foto: Instagram @taqy_malik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hubungan persahabatan antara Taqy Malik dan Randy Permana, yang dikenal sebagai Papa Rich, mendadak menjadi sorotan publik.

Perselisihan ini muncul setelah Randy membongkar dugaan mark up harga program wakaf mushaf Al-Qur’an yang digelar Taqy Malik di Arab Saudi, menimbulkan kontroversi besar di media sosial.

Dugaan Mark Up Wakaf Mushaf Al-Qur’an

Kasus dugaan mark up ini pertama kali diungkap Randy melalui akun Instagram @paparich666. Ia menyebut, Taqy Malik diduga menjual program wakaf mushaf Al-Qur’an dengan harga yang dilipatgandakan.

Harga satu mushaf yang ditawarkan Taqy sekitar 80 riyal atau setara Rp330 ribu, padahal harga asli di pasaran berkisar 20-30 riyal atau Rp120-200 ribu.

“Nggak pernah nemu harga mushaf/Quran di Mekkah Madinah seharga 80 riyal, mau musim haji atau Ramadhan sekalipun,” tulis Randy, dikutip pada Minggu (15/2/2026).

Ia bahkan mempertanyakan, “Antum penyalur atau jualan wakaf?”

Program Taqy diklaim berhasil mengumpulkan hampir 3 ribu mushaf untuk disalurkan ke Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi. Namun, dugaan pelanggaran regulasi di Arab Saudi membuat para penyalur mushaf lainnya was-was dan sulit melakukan transaksi.

Randy mengaku bukti dugaan ini sudah dilaporkan ke pihak berwenang di Madinah, dan Taqy disebut bisa langsung ditangkap jika kembali ke sana.

Dugaan Pelanggaran Donasi di Arab Saudi

Salah satu poin krusial dari polemik ini adalah dugaan pelanggaran aturan penggalangan dana di Arab Saudi. Randy menegaskan bahwa semua penggalangan dana di Saudi harus melalui otoritas resmi. Aktivitas mandiri tanpa izin, seperti yang dituduhkan kepada Taqy, berpotensi dianggap ilegal dan menimbulkan risiko hukum serius.

Baca Juga:  Sengketa Tanah Taqy Malik Kian Panas, Pemilik Lahan Bongkar Fakta di Balik Masjid Malikal Mulky

“Kalau Taqy datang lagi ke Madinah, bukti itu sudah ada semua. Teman-teman itu sudah banyak laporan ke polisi di Madinah. Insya Allah dia akan langsung ditangkap, tak ada negosiasi,” kata Randy.

Selain isu legalitas, dugaan mark up harga mushaf juga menambah sorotan publik. Randy menyebut, harga mushaf di Arab Saudi rata-rata 40 riyal, namun program wakaf yang dijalankan Taqy mematok 80 riyal per mushaf. Dugaan selisih harga ini menjadi bahan kontroversi yang terus viral di media sosial.

Respons Taqy Malik: Tabayyun Terbuka

Menanggapi tudingan tersebut, Taqy Malik mengunggah pernyataan resmi di media sosial dan mengundang Randy untuk melakukan diskusi terbuka atau tabayyun.

Tujuannya, kata Taqy, adalah menjaga kepercayaan umat dan mengklarifikasi fakta agar tidak ada kesalahpahaman yang berkembang di tengah masyarakat.

“Undangan tabayyun bukan untuk mencari pembenaran, melainkan menjaga transparansi dan kepercayaan publik. Saya siap memfasilitasi seluruh kebutuhan forum agar diskusi berjalan secara martabat dan terbuka,” jelas Taqy Malik.

Komentar Warganet

Di kolom komentar Instagram @lambe_turah dan Threads, warganet ramai menanggapi polemik Taqy Malik:

“Mudah-mudahan forum tabayyun bisa klarifikasi semua, biar enggak terus jadi isu viral.” – @ryn***

“Dari cara dia menceraikan Salmafina aja udah keliatan red flag-nya.” – @xxi***

“Udh lama ga suka ni orang, makin lama makin jauh. Dulu sempat ikut kajiannya rame, sekarang beda banget.” – @far***

Baca Juga:  Viral di TikTok! Begini Kronologi Lengkap Kasus Sengketa Tanah Taqy Malik

“Beliau ini bisnisnya makin kesini malah makin kesana, tidak konsisten.” – @rfn***

“Kasus mulu orang ini, kemarin soal pembangunan masjid, sekarang lagi wakaf Quran, terus apa lagi?” – @ikn***

4 Kontroversi Taqy Malik

Selain kasus wakaf Al-Qur’an, Taqy Malik juga tercatat dalam sejumlah kontroversi yang sempat menggemparkan publik:

  1. Kasus Sengketa Tanah
    Taqy Malik pernah terlibat sengketa tanah dengan seorang pria bernama Sirhan. Pihak Sirhan, melalui kuasa hukumnya, Husen Bafddal, mengungkap bahwa perjanjian jual beli kaving senilai Rp9 miliar tidak dipenuhi Taqy dengan baik. Hanya DP Rp1 miliar yang dibayarkan, sementara pelunasan dilakukan secara sporadis. Proses hukum berakhir di Mahkamah Agung pada April 2025.
  2. Galang Donasi di Tengah Sengketa Tanah
    Taqy Malik meluncurkan kampanye donasi “Selamatkan Masjid Malikal Mulki” untuk Masjid yang didirikan di atas tanah sengketa. Target donasi Rp6 miliar dengan kontribusi Rp30 ribu per orang. Aksi ini dikritik warganet karena diduga sebagian dana digunakan untuk kepentingan pribadi Taqy.
  3. Dugaan Penipuan Bisnis Saffron
    Pada 2022, Taqy bersama ayahnya, Mansyardin Malik, dilaporkan Aji Barkah atas dugaan merugikan pihak klien dalam bisnis produk Saffron. Laporan ini masuk ke Polres Jakarta Selatan dengan dugaan penipuan dan penggelapan.
  4. Terseret Kasus Net98
    Taqy Malik pernah diperiksa Bareskrim Polri terkait kasus investasi bodong robot trading Net89 (Net98) yang menimbulkan kerugian hingga Rp7 triliun. Sebanyak 230 korban telah melaporkan kasus ini. Kuasa hukum Taqy membantah keterlibatannya dalam kasus ini.
Baca Juga:  Viral di TikTok! Begini Kronologi Lengkap Kasus Sengketa Tanah Taqy Malik

Profil Lengkap Taqy Malik

Ahmad Taqiyuddin Malik, lahir di Banjarmasin, 17 Juni 1997, dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an dan pengusaha muda sukses.

Ia menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, serta menjadi Founder dan CEO Taqychan Group. Aktivitasnya sebagai konten kreator dan YouTuber kerap menjadi sorotan publik.

Menyusul dugaan mark up wakaf Al-Qur’an, publik menuntut klarifikasi terbuka. Taqy Malik menawarkan tabayyun sebagai wujud transparansi dan menjaga kepercayaan umat. Polemik ini menunjukkan kompleksitas figur publik yang aktif di dunia dakwah dan bisnis di era digital.

Penutup

Polemik Taqy Malik kali ini menjadi cermin kompleksitas figur publik yang bergerak di bidang dakwah, bisnis, dan konten kreator. Dugaan mark up wakaf Al-Qur’an, ditambah dengan kontroversi sengketa tanah, donasi, dan kasus bisnis sebelumnya, menunjukkan bahwa setiap langkah seorang figur publik mudah menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Tabayyun terbuka yang ditawarkan Taqy Malik menjadi momentum penting bagi publik untuk melihat fakta secara utuh, sekaligus menilai transparansi dan integritasnya dalam mengelola program wakaf dan kegiatan sosial. Masyarakat diharapkan tetap kritis, memverifikasi informasi, dan tidak langsung terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.

Dengan pendekatan terbuka dan diskusi yang jujur, diharapkan polemik ini dapat diselesaikan secara adil dan transparan, sehingga kepercayaan publik terhadap figur publik maupun program sosial yang dijalankan tetap terjaga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dugaan mark up wakaf Kontroversi Taqy Malik Randy Permana taqy malik Wakaf Al-Qur’an
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini

Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?

Harga Emas Hari Ini Mengejutkan! Antam Naik Tipis Tembus Rp2,82 Juta per Gram

Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile 14 Juni 2026 Terbaru, Ambil Paket Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis

Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.