Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Duel Hidup-Mati Grup F Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Statistik Agresif Jepang vs Swedia

Kamis, 25 Juni 2026 23:06 WIB

Borong Primogem Gratis! Segera Tukar 6 Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Juni 2026 Ini Sebelum Hangus

Kamis, 25 Juni 2026 22:40 WIB

Regulasi Baru Mulai 1 Juli 2026: Registrasi Kartu SIM Wajib Rekam Wajah, Ini Skema Daftarnya

Kamis, 25 Juni 2026 22:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Duel Hidup-Mati Grup F Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Statistik Agresif Jepang vs Swedia
  • Borong Primogem Gratis! Segera Tukar 6 Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Juni 2026 Ini Sebelum Hangus
  • Regulasi Baru Mulai 1 Juli 2026: Registrasi Kartu SIM Wajib Rekam Wajah, Ini Skema Daftarnya
  • Saingi Pasar Tablet Murah, Intip Spesifikasi Poco Pad C1 yang Dibanderol Rp2 Jutaan
  • Jangan Panik, Lakukan 5 Penyelamatan Ini Jika Terlanjur Klik APK Undangan Palsu
  • Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Jumat 26 Juni 2026: Laga Hidup-Mati Jerman dan Belanda Berburu Tiket 32 Besar
  • Lebih Sangar dari Intel! Emak-emak Ini Sendirian Obrak-Abrik Sarang Sabu 24 Jam, Polisi Baru Gerak Pas Viral?
  • Peringati Hari Asyura, Cucun Ahmad Syamsurijal Santuni 1.448 Anak Yatim dan Resmikan Rumah Layak Huni
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 26 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tega! Bharada Reval Tinggalkan Bayi di RS dan Nikah Siri, Kini Jadi DPO Karena Pinjol

By SusanaMinggu, 25 Januari 2026 17:05 WIB3 Mins Read
Publik geram atas oknum polisi Polairud DPO yang dituding meninggalkan anak dan utang Rp60 juta. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus mengejutkan muncul dari oknum polisi Bharada Reval Agia Mukori, yang berdinas di Mabes Polairud Jakarta Utara.

Bharada Reval Agia Mukori dikabarkan meninggalkan tanggung jawab keluarga, termasuk putrinya yang baru lahir, dan menimbulkan utang melalui pinjaman online (pinjol) hingga hampir Rp60 juta. Status oknum ini saat ini tercatat sebagai DPO, memicu perhatian publik dan kecaman warganet.

Menurut pengakuan mantan istrinya, Bharada Reval meninggalkan rumah dan anaknya setelah operasi persalinan di IGD rumah sakit.

Ia bahkan menelpon sang mantan istri untuk menyatakan ingin menceraikannya dengan ucapan “aku menalak kamu tiga,” diulang dua kali. Setelah itu, ia menghilang tanpa kejelasan.

Selain itu, oknum ini disebut menikahi wanita lain secara diam-diam di Sumatera Barat, meskipun masih memiliki tanggung jawab terhadap anak dan mantan istrinya.

Baca Juga:  Video Tak Senonoh Oknum Polisi NTT Viral di Medsos, Link Diburu Netizen

Putrinya tidak menerima nafkah maupun biaya rumah sakit, sementara keluarga besar Bharada Reval pun tidak menanyakan kondisi anaknya.

Laporan ke Divisi Propam Belum Ada Kepastian

Mantan istri Bharada Reval menyebut bahwa laporan telah diajukan ke Divisi Propam Polri, namun hingga kini belum ada tindakan nyata terkait laporan tersebut.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik tentang integritas dan akuntabilitas institusi terhadap anggota yang melanggar kode etik.

Reaksi Publik Melalui Media Sosial

Kasus ini memantik gelombang kemarahan warganet di media sosial, khususnya melalui kolom komentar Instagram @feedgramindo. Banyak netizen menyuarakan kekecewaan dan sorotan tajam terhadap kinerja dan etika anggota Polri.

Baca Juga:  Video Tak Senonoh Oknum Polisi NTT Viral di Medsos, Link Diburu Netizen

Beberapa komentar publik yang menjadi sorotan media antara lain:

  • Akun @tir*** menulis, “Tolong dong, katanya kalian melayani mengayomi masyarakat, ada anggotanya begitu, astaghfirullah haladzim kelakuan syetan ko d diemin.” Komentar ini menegaskan kekecewaan publik terhadap lemahnya pengawasan internal Polri.
  • Akun @you*** mengkritik budaya “makan jabatan”: “Emang mau makan cinta? Makan tuh gajih bulanan, pangkat dan jabatan.” Warganet ini menyoroti dugaan oknum memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi.
  • Akun @den*** menyoroti kualitas rekrutmen: “Rata-rata masuk karena punya duit bukan otak, jadi nggak heran.” Komentar ini mencerminkan keraguan publik terhadap integritas rekrutmen anggota kepolisian.
  • Akun @ber*** menambahkan, “Makan tuh seragam sama pangkat,” menegaskan kekecewaan publik terhadap oknum yang dinilai menyalahgunakan wewenang.

Sudut Pandang Human Interest

Baca Juga:  Video Tak Senonoh Oknum Polisi NTT Viral di Medsos, Link Diburu Netizen

Kasus ini memunculkan pertanyaan lebih luas: apakah aparat yang seharusnya mengayomi masyarakat bisa dianggap layak jika tidak mampu menanggung tanggung jawab pribadi? Publik menyoroti bahwa dugaan pengabaian anak, hutang pribadi, dan status DPO mencerminkan persoalan integritas, etika, dan pengawasan internal Polri.

Selain itu, reaksi warganet menandakan bahwa masyarakat kini semakin vokal menuntut transparansi dan akuntabilitas. Hal ini bukan sekadar kritik, tetapi juga bentuk tekanan sosial agar Propam Polri segera menindaklanjuti laporan.

Kasus Bharada Reval Agia Mukori menjadi pengingat bagi institusi kepolisian: disiplin internal, akuntabilitas, dan pengawasan etika anggota harus berjalan seiring dengan tugas pengayoman publik. Publik berharap langkah tegas dilakukan agar kasus serupa tidak terulang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anak ditinggal polisi Bharada Reval Agia Mukori Oknum Polisi DPO Pinjol Rp60 juta Polisi tinggalkan anak Propam Polri Warganet kritik polisi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lebih Sangar dari Intel! Emak-emak Ini Sendirian Obrak-Abrik Sarang Sabu 24 Jam, Polisi Baru Gerak Pas Viral?

Peringati Hari Asyura, Cucun Ahmad Syamsurijal Santuni 1.448 Anak Yatim dan Resmikan Rumah Layak Huni

Ilustrasi gempa

Gempa Dahsyat Magnitudo 7,5 Guncang Venezuela, Puluhan Tewas dan Ratusan Terluka

Dedi Mulyadi Alihkan Sayembara Rp250 Juta untuk Korban YTR, Diserahkan saat Hari Bhayangkara

Masa Lalu Taufik Hidayat Terungkap, Ayah Sebut Anak Temperamental Sejak Kecil

Kisruh SPMB 2026, Ombudsman Semprot Disdik Jabar: Sosialisasi Minim Banget!

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.